
Author POV.
"ka melvin mana ya kok udah lama banget gak balik-balik ya mana gue dilantai 3 lagi jauh dari daratan" ucap Adel yang resah karna ketakutan.
tak lama terdengar suara pintu terbuka perlahan.
Adel yang merasa takut langsung berinisiatif mengambil sapu dan memberanikan diri untuk melihat siapa yang membuka pintu.
ketika pintu itu terbuka Adel langsung memukul laki-laki itu menggunakan sapu ditangannya dengan sangan kencang.
"eh Adel Lo gila ya" ucap laki-laki itu
"OMG! kak Melvin " Adel yang kaget ternyata itu Melvin langsung berhenti dan berusaha membantu Melvin berdiri.
"Lo apa-apaan si "
"maaf ka aku fikir maling"
"apa maling? Lo pikir ini tempat apa adel, ini tuh sekolah"
"maaf ka aku salah"
"seharusnya tadi gue gak nolongin Lo dan bawa Lo kesini paham Lo" ucap Melvin sambil menahan sakit ditangannya.
Adel yang merasa dirinya tak dimaafkan langsung bergegas mengambil tas nya dan handphone nya "yaudah kak aku pergih aja maaf udah buat Kaka repot makasih untuk bantuan nya" ucap Adel sambil menahan air mata.
"dasar cwe cuma bisa merepotkan saja"
ADELIA POV.
KEESOKAN HARI.
"Del Lo mau kekantin gak " ucap
"gak deh ri, gue mau sendiri dulu"
"yah Lo marah ya gara-gara gue pulang duluan sama Gilang"
"gak kok RI santai aja"
"yaudah gimana kalo gue beliin Lo makan ya? gimana"
"gak usah makasih, dah sana noh ka Gilang nyamperin"
"yaudah deh gue kekantin dulu ya"
setelah bel masuk berbunyi
seluruh koridor sekolah ramai dengan teriakan "kak Melvin lewat"
gue yang mendengan nama Melvin langsung teringat dengan caciannya dan merasa jengkel.
Melvin POV.
"untuk semua OSIS setelah bel masuk berbunyi kita smua turun dan berbagi tugas ok untuk lomba besok" ucap Melvin kepada tim OSIS yang lain
ya Melvin selain tampan, pintar , dan berbakat dia juga menjabat sebagai ketua OSIS disekolah makanya semua cwe hanya tertuju dengannya.
"sorry Mel untuk anak kelas 11 gimana" ucap Grizelle salah satu anggota OSIS yang salalu berusaha mendekati Melvin
"biar gue yang handel semua anak kelas 11 ok"
setelah bel berbunyi seluruh OSIS pun langsung turun dan menyapa seluruh siswa siswi disekolah. terkecuali gue yang setia dengan gaya ketus gue.
"eh vano kelas 11 IPS 1 udah Lo data ?"
"oh iya kelewatan gue mau ngurus 11ips 2 dulu"
"yaudah bagi tugas gue di kelas 11 IPS 1, dan Lo di kelas 11 IPS 2 ok"
"siap pak presiden"
mereka pun langsung beranjak pergi ke kelas tujuan mereka masing-masing
gue pun langsung masuk kedalam kelas dan berbincang dengan murid lain.
"hallo semua gue sekalu ketua osis mau data siapa yang mau ikut lomba tahun ini"
"ah kak Melvin ganteng banget" ucap fans
"kak boleh minta no wa gak ?" ucap fans (2)
"kak boleh minta id line gak?" ucap fans (3)
dan terus terusan bersautan.
"DIAM LO SEMUA. JANGAN KAYA ORANG NORAK LO SEMUA" ucap Adelia yang terbangun dari tidurnya dan langsung berbicara sambil menggebrak meja
seketika kelas menjadi hening.
Adelia pun langsung kembali menaruh kepalanya diatas meja dan memejamkan matanya.
*hmm cwe ini kenapa gue jadi tertarik sama dia ya* ucap batin gue
"ok smua disini siapa ketua kelas? silakan maju"
"hmm itu kak maaf ketua kelasnya Adelia kak" ucap Riri
"mana yang namanya Adel maju" ucap Melvin yang mengulang 3x
setelah 3x mengulang kata-katanya dan tak kunjung ada yang maju kedepan Melvin pun kesal dan langsung menendang meja guru.
"gue bilang maju-maju gak usah ngelunjak"
Adel yang mendengar langsung berdiri dan maju menghadapi Melvin.
"apa Lo ? kenapa gk seneng"ucap Adel
"Lo ? ketua kelas"
"ya"
"ikut gue ke ruang OSIS"
"ogah siapa Lo gue harus nurut sama orang songong kaya Lo"
"gue tunggu 15 menit paham Lo" ucap Melvin sambil menunjuk muka Adel.
BERSAMBUNG.....