
Zana melangkahkan kakinya menuju panggung di mana Kenzo berada. lagi-lagi Kenzo memetik gitarnya dan sekarang langu yang di bawakan Kenzo di iringi alunan musik lainnya
*Woke up sweating from a dream
With a different kind of feeling, oh
All day long my heart was beating
Searching for the meaning, oh
Hazel eyes, I was so color blind
We were just wasting time, uh uh babe
For my whole life, we never crossed the line
Only friends in my mind, but now I realize*
Kenzo menyimpan gitarnya lalu berdiri menggenggam tangan Zana dan lanjut bernyanyi. semua orang yang melihat keduanya sangat bahagia. Zana pun ikut bernyanyi di kala Kenzo memberikan mic padanya.
*It was always you
Can't believe I could not see it all this time
All this time
It was always you
Now I know why my heart wasn't satisfied
Satisfied
It was always you, you
No more guessing who
Looking back now I know it was always you
Always you
All my hidden desires
Finally came alive, hmm
No, I never told lies
To you so why would I
Start tonight
Hazel eyes, I was so color blind
We were just wasting time, uh uh yeah
For my whole life, we never crossed the line
Only friends in my*
setelah musik dari Maroon yang berjudul It Was Always You berhenti musik kembali nyala dengan alunan yang berbeda. para sahabatnya Aji, Keysa dan Icha juga ketiga adik angkatnya Gian, Kia dan Galen ikut bernyanyi dan menaiki atas panggung. kali ini Keysa memimpin lagunya dan yang lain hanya mengikuti karena memang dia memiliki suara yang sangat bagus.
*Hari ini saat bahagia untukmu
Bertambah 1 tahun usiamu
Kunyanyikan sebuah lagu
Agar istimewa harimu
Chorus:
Happy birthday to you
Happy birthday to you
Happy birthday to you
Hari ini istimewa
Karena ini ulang tahunmu
Hari ini berbahagia
saat musik selesai Zana langsung memeluk satu persatu para sahabat. saat hendak memeluk Aji Kenzo langsung menghadangnya membuat suasana aula saat itu penuh dengan tawa.
"masih aja lo cemburu sama gue" ucap Aji mengundang tawa. Kenzo hanya tersenyum menaikkan bahunya.
setelah para adik dan sahabatnya turun kini kedua orang tua Zana naik ke atas panggung. Tristan mengambil alih mic untuk mengucapkan beberapa kata-kata. pertama-tama dia mengucapkan banyak terimakasih pada Kenzo yang sudah mempersiapkan acara kejutan ini untuk anaknya dan juga terimakasih untuk semua saudara dan para sahabat Zana yang sudah hadir.
"kak selamat ulang tahun ya sayang maafin papa belum bisa menjadi yang terbaik buat kakak" Zana langsung memeluk tubuh Tristan dan kali ini suasana menjadi haru.
"Zana yang harusnya minta maaf karena belum bisa membanggakan mama sama papa" Zana pun menarik Putri kedalam pelukannya. suara tepukan meramaikan suasana kala itu.
Rei pun ikut naik ke atas panggung dan mengucapkan selamat ulang tahun pada kakak perempuannya sambil membawa kotak kecil panjang berwarna biru kesukaannya.
"kakak selamat ulang tahun" ucapnya langsung memeluk tubuh Zana, dan dia membalas pelukannya dan mencium kening adiknya. Tristan mengambil kotak itu dari tangan Rei.
"kak ini hadiah dari kita buat kakak" Tristan memberikan kotak kecil itu pada anaknya
"makasih pa, ma dan Rei" ucapnya sambil membuka kotak yang di pegang nya.
Zana melotot tersenyum tak percaya melihat kunci mobil yang ada di dalam kotak itu. memang sejak lama Zana sangat menginginkan mobil Lexus biru dan sekarang dia bisa memilikinya. dari awal Tristan membelikannya mobil Zana tidak pernah meminta papa nya untuk menggantinya tapi Tristan tau kalau selama ini anaknya sangat menginginkan mobil itu dan memang berniat akan membelikannya di usia Zana menginjak angka 20 tahun.
bukan hanya kado dari kedua orang tuanya saja tapi Zana pun mendapat kado-kado yang lainnya dari kakek, nenek dan para orang tua adik-adiknya.
mereka semua pun berkumpul sambil menikmati makanan yang sudah tersedia.
"jadi kapan kalian akan menikahkan Zana?" tanya Rio pada kedua anaknya. pertanyaan itu sudah sering di dengar oleh Zana dan Kenzo mengingat mereka sudah bertunangan dan pasti pertanyaan itu lah yang akan di layangkan setiap orang yang bertemu mereka.
"aku sih nunggu pihak Kenzo ngelamar" sindir Putri pada Sarah yang mengundang tawa para orang tua.
"tenang aja granpa secepatnya Kenzo bakal ngelamar cucu kesayangan granpa" ucap Kenzo
"jangan kelamaan, nanti granpa jodohkan dia dengan kolega granpa loh" canda Rio
"ya udah deh bun, yah lamar nya sekarang aja deh" ucap Kenzo dan mereka semua tertawa.
setelah acara selesai Zana, Kenzo dan para sahabat yang lainnya masih berkumpul di aula sedangkan para orang tua mereka sudah pamit untuk pulang duluan.
"sebentar lagi liburan semester nih kita kemana ya enaknya" ucap Zacky
"liburan kali ini gue mau mau ke Singapura mau cari apartemen buat nanti tinggal disana" deg jantung Zana yang mendengarnya langsung langsung berdetak kencang, hati nya terasa sakit.
"lo jadi kuliah di luar Ken?" tanya Aji
"ya kak itu udah rencana gue sejak dulu"
"trus Zana gimana?" tanya Keysa, Kenzo melirik pada Zana tersenyum sambil merangkul bahunya
"kalau bisa sih gue bawa di masukin dalam koper" canda Kenzo semua tertawa kecuali Zana
"barang kali di masukin koper" juteknya
"udah bang halalin aja napa" timpal Kia
"maunya gitu, yank mau ga?" tanya Kenzo, Zana langsung mencubit perut Kenzo sampai dia meringis kesakitan.
"aw sakit yank"
"makanya jangan becanda mulu"
"siapa yang becanda sih sayang, aku serius" tapi Zana tidak percaya dengan apa yang di katakan Kenzo.
tidak terasa waktu sudah sore dan merekapun pamit untuk kembali ke rumah masing-masing.
Zana yang baru masuk kedalam mobil barunya kagum melihatnya.
"suka banget ya sayang?" tanya Kenzo yang duduk di sebelahnya, Zana hanya tersenyum mengangguk sambil menikmati jok mobil yang sangat empuk. Zana pun mulai menyalakan mesinnya dan menjalankan nya.
"yank nanti mau ikut ga?" tanya Kenzo
"kemana?" tanyanya
"ke Singapura, bunda sama ayah juga ikut kok, aku pengen kamu yang pilihin apartemen buat aku"
"emm boleh" katanya. hatinya kembali sakit setiap kali Kenzo membicarakan tentang negara singa itu. Andai aku bisa ikut bersamanya aku akan merasa sangat bahagia pikir Zana.
TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA ♥️♥️😘