Nothing Is Impossible

Nothing Is Impossible
PREPARE



Di lihatnya hujan sudah mulai reda, Aldo pun bergegas untuk pamit pulang kepada kedua orang tua putri, ,


"ya udah kalau begitu saya permisi pulang dulu om, tante, kebetulan hujannya juga sudah reda, besuk pagi saya akan datang kesini lagi untuk mengantar putri ke bandara" (ucap Aldo sambil mencium tangan ke dua orang tua putri)


" iya hati hati di jalan ya nak, (jawab ibu putri), put,, antar nak Aldo ke depan" (sambung ibu mendorong bahu putri ke depan), putri pun berlari mengejar Aldo dari belakang,


"kenapa put" (tanya Aldo menengok ke arah putri)


"gak papa pak, tadi di suruh ibu untuk nganter bapak ke depan, , hehe, ow iya pak, saya mau tanya sama bapak, kenapa bapak tadi bohong kepada orang tua putri tentang mas. Risqi, harusnya kan bapak bilang aja apa adanya, kalau memang mas. Risqi itu karyawan bapak di kantor bukan saudara bapak," (ucap putri lirih sambil menengok ke arah orang tuanya)


" siapa yang bohong, risqi emang saudara saya kok, ya meskipun bukan saudara kandung sih, (jawab Aldo sambil menatap ke arah putri yang hanya terdiam mendengar perkataan dari Aldo tersebut) ya udah, aku pulang dulu ya put, habis ini langsung istirahat, gak usah buka IG terus apalagi di saat jam kerja (lanjut Aldo sambil melirik ke arah Hp yang ada di genggaman putri)


"hehehe,, pak.Aldo hati hati ya ( putri hanya tersenyum malu mendengar perkataan dari Aldo tersebut sambil melambaikan tanganya ke arah Aldo yang berlalu pergi),," ok habis ini masuk, cuci muka terus tidur, besuk kan harus berangkat ke Bali" (gumam putri dalam hati).


Di sisi lain, sesaat setelah Aldo sampai rumah, dilihatnya risqi masih terlihat sibuk mengobrak abrik lemari pakean di kamar, dengan sesekali menggaruk garuk kepala,,


"ngapain qi? " (tanya Aldo dari balik pintu kamar)


"eh,, do, ngagetin aja, kapan pulang? " (jawab risqi sambil memilih pakean di dalam lemari)


"kamu itu di tanya malah balik nanya" ,, (ucap Aldo sembari berjalan masuk ke kamar risqi)


"ha,, kamu nanya apaan tadi do??" (jawab risqi sambil melongo ke arah Aldo),, "ni anak sakitnya gak sembuh sembuh dari dulu" (gumam Aldo dalam hati sambil menarik nafas dalam)


"kamu lagi nyari apa sih,, kok sibuk banget kayaknya" (tanya Aldo)


"oh,, ini aku lagi nyari pakean renang do, kamu tau gak pakean renang ku dimana" (jawab risqi masih terlihat sibuk membolak balik baju)


"pakean renang, buat apaan?"


"ya buat renang dong do, masa iya buat tidur ada ada aja kamu itu"


"mau renang dimana emang jam segini, gila lu ya"


"buat besuk do,, di Bali"


" ya elah qi,, ngapain juga bawa pakaian renang segala, ada ada aja kamu ini qi, kalian ke bali kan buat buka stand qi bukan buat lomba renang antar kabupaten,, lagian kamu mau berenang dimana sih" (ucap Aldo sambil cekikian melihat tingkah konyol risqi)


"KUTA" (jawab risqi singkat)


"huahahahaha,, kamu mau pakai pakaian renang di pantai Kuta qi, ada ada aja lu qi, (ucap Aldo yang masih terlihat terbahak bahak)


" emang kamu bisa berenang" (tanya Aldo)


"emang kalau pakai pakaian renang harus jago renang juga ya,,"


"ya gak juga sih qi, tapi,, tau ah, serah lu aja qi, gua mau tidur, ow iya,, jangan lupa besuk pagi sebelum jam 8 kamu harus udah stay di bandara, jangan sampai telat" (ucap Aldo sambil berjalan keluar dari kamar risqi),, risqi hanya terdiam mendengar ucapan dari Aldo tersebut, "tapi kalau di pikir pikir aneh juga sih, dulu waktu di pantai aku juga gak pernah tu liat cowok pakai pakean renang di pantai, palingan cuma pakai kolor doang, mungkin bener juga kata Aldo, cukup pakai kolor aja, tapi masa iya sih", gumam risqi sembari mengingat masa kecilnya bersama ke dua orang tuanya saat pergi ke pantai saat hari libur tiba, dia begitu antusias saat itu, masih teringat jelas di memory kepalanya saat pergi bersama orang tuanya di pantai, dia selalu di gendong ayah nya di pundak sambil berlari menyusuri pinggir pantai sembari menikmati indahnya pemandangan sore hari,, "jadi kangen bapak ibu di rumah, gimana kabarnya ya" (ucap risqi lirih),, di lihatnya jam di tanganya menunjukan pukul 19:20, "biasanya jam segini bapak, ibu lagi asik nonton tv", segera di ambilnya hp yang sedari tadi di sakunya, entah kenapa malam ini dia ingin sekali menelfon kedua orang tuanya, sudah 3 hari dia belum pulang ke rumah, apalagi besuk pagi dia harus berangkat ke Bali selama satu minggu, pastinya akan lebih lama lagi untuk bisa berkumpul dengan kedua orang tuanya tersebut,,


"Assalamualaikum,," (terdengar suara yang tidak asing lagi di telinganya)


"waalaikumsalam,, ibu gimana kabarnya, sehat" (ucap risqi sambil merebahkan tubuhnya di kamar)


"Alkhamdulillah sehat nak, tumben telfon ibu, ada apa? " (tanya ibu)


"gak apa apa bu, bapak gimana kabarnya bu, sehat juga kan" ( jawab risqi cepat)


" bapak mu sehat,, tu lagi ngopi di depan tv, kamu udah makan nak? "


"sudah bu,, ow iya bu, risqi mau bilang kalau minggu depan risqi gak bisa pulang, soalnya ada tugas dari kantor untuk buka Stand di Bali selama 1 minggu",


"wahhhhh,,, ke Bali,,!! Bapak ikutan dong Qi", "eh bapak ini, maen samber aja", bentar bu, bapak kan pengen ngomong sama risqi juga",, tiba tiba terdengar suara bapak dari telpon, ternyata sedari tadi bapak mendengar percakapan kami, padahal kan kata ibu tadi bapak lagi di depan tv sambil ngopi, ketika mendengar kata Bali pasti langsung loncat antusias, yahh bapak kan dari dulu emang pengen banget ke Bali, katanya seumur umur belum pernah lihat Leak, haaehhh,, ada ada aja bapak ini, jauh jauh ke Bali cuma mau lihat Leak (ucap riski dalam hatinya sambil sesekali menghela nafas dalam)


"Qi,, risqi,, ni anak di ajak ngomong kok gak ada suaranya" (sontak ucapan Bapak menbuyarkan lamunanku)


"iya pak,," (jawab risqi cepat)


"katanya kamu mau ke Bali, bapak ikut ya,, bapak kan belum pernah ke Bali,, " ehhh bapak, ibu kan juga belum pernah ke Bali, enak aja",, "waduh,, ini bakalan lama nih ngobrolnya, bisa sampai 100 episode kalau kek gini ceritanya, (ucap risqi dalam hati)


" bapak, ibu,, dengerin risqi ya,, risqi besuk ke Bali itu untuk kerja, bukan mau liburan, besuk InshaAllah kalau ada rejeki, bapak dan ibu risqi ajak jalan jalan ke Bali, bapak ibu do'a in risqi ya,semoga cepet jadi bos, biar bisa ngajak bapak dan ibu liburan ke Bali bareng bareng,, hehehe (ucap risqi)


"dengerin tu anaknya ngomong apa",, "waduhhh,, Bapak gagal nonton Leak dong ini",, terdengar suara kedua orang tua risqi dari telfon membuat risqi ingin sekali pulang dan berkumpul di tengah hangatnya keluarganya tersebut,


"risqi mau minta do'a restu sama Bapak, sama ibu, risqi besuk pagi mau berangkat ke Bali, do'a in risqi ya semoga lancar kerjaanya" (ucap risqi)


"iya nak,, ibu dan bapak pasti akan do'a in kamu, selalu, kamu hati hati ya, jaga diri baik baik, jangan lupa makan, sholat (jawab ibu dengan nada lembut),," Qi bawa in bapak Leak ya",, (saut ayah risqi),, "ini apalagi coba bapak minta di bawain leak segala, hadehhh (gumam risqi sambil garuk garuk kepala)


" iya bu, terimakasih ya,, InshaAllah risqi baik baik saja disana, ibu gak usah kuatir, risqi gak sendirian kok, banyak temene juga nanti di Bali,, untuk bapak, InshaAllah risqi bawain pesenan bapak besuk, kalau ada yang jual tapi,, hehehe, ya udah risqi mau istirahat dulu Pa, bu besuk berangkat pagi soalnya, Assalamualaikum"


"waalaikumsalam"