
hampir setiap hari Zacky datang ke rumah Yuri untuk sekedar bertemu dengannya. tidak jarang Gian dan Kia pun ikut bersamanya. karena Kenzo dan Zana masih berlibur di Singapura jadi mereka lebih menghabiskan waktunya di rumah kekasih Zacky.
pagi hari Zacky menjemput kekasihnya karena hari ini mereka berencana untuk bermain ke Dufan bersama Gian, Kia dan tidak lupa Galen ikut bersama mereka. setelah menjemput Yuri, Zacky yang membawa mobil Fortuner berwarna hitam itu pun melaju ke rumah Galen dan terakhir rumah Kia sedangkan Gian sudah menunggu di rumah kekasihnya.
selama perjalanan Galen harus menelan pahit ludahnya melihat kemesraan 2 pasangan yang sedang di mabuk cinta. beginilah nasib jones hanya bisa pasrah menjadi nyamuk di antara para sahabatnya.
"gue mau tanya kenapa gue harus duduk di tengah-tengah lo berdua?" heran Galen karena duduk diantara Gian dan Kia.
"biar lo ga kesepian kak, kalau lo duduk di pinggir nanti kita malah ga anggap lo ada" canda Kia
"buset dah nasib-nasib" mereka semua pun tertawa melihat wajah Galen yang pasrah
"makanya Len cepetan napa nyari cewe" sindir sepupu perempuannya itu
"cewek yang gue suka udah di pacarin sama Gian dan hati gue belum bisa terbuka lagi buat cewek lain" ucapnya membuat Gian kaget melirik sinis ke arahnya sedangan Kia hanya tertunduk malu
"kak mending kita tukeran duduknya deh" ucap Gian yang mendadak cemburu pada sahabat baik Kenzo itu, yang lain kembali tertawa melihat kecemburuan Gian.
"santai aja bro gue bukan peparang" ucapnya
"apaan tuh?" tanya Zacky
"perebut pacar orang" ucapnya mengundang tawa.
akhirnya mereka sampai ke dunia fantasi. karena mungkin ini hari libur, taman hiburan itu pun sangat penuh dengan berbagai kalangan. mereka memilih membeli tiket fast track agar tidak terlalu lama mengantri.
"kalau bang Kenzo sama kak Zana ikut pasti tambah seru" ucap Kia karena rasa rindu nya pada kedua kakaknya
"kan ada gue pengganti mereka" ucap Galen mendekat padanya tapi sebelum itu terjadi Gian langsung berada di tengah-tengah menghalangi Galen untuk dekat dengan kekasih nya. lagi-lagi mereka menertawakan Gian yang tiba-tiba menjadi sangat posesif pada Kia.
"takut banget cewek lo di deketin gue" ucap Galen
"jelas lah, takut Kia berpaling dari gue kak" Kia hanya menggelengkan kepalanya dan berjalan meninggalkan keduanya.
mereka memilih menaiki wahana yang ekstrim terlebih dahulu. Gian yang so-soan menjadi pemberani setelah naik dia mendadak pucat dan lemas. ternyata keberanian dia hanya kedok agar terlihat berani dan yang jelas tidak mau kalah dari Galen.
"makanya kalau ga berani jangan so-soan" ejek Galen membuat Gian hanya melirik sinis ke arahnya
"makan dulu yu lapeer" ucap Yuri karena memang mereka sudah lelah menaiki beberapa wahana. kelima nya pun mencari makanan cepat saji.
Galen berada di tengah-tengah dimana di sebelah kirinya Zacky dan Yuri dan di sebelah kanannya Kia dan Galen. dia terpaksa melihat pemandangan 2 pasang sejoli ini sedang saling menyuapi makanan mereka. sekali lagi ini memang nasib seorang jones yang hanya bisa melihat kemesraan orang lain.
"bisa ga kalian makan pake tangan sendiri?" kesalnya karena sejak tadi dia bagaikan nyamuk di antara kedua pasang kekasih ini.
"ga bisaaaa, aaaa sayaaaaang" ucap Gian yang sengaja memancing kemarahan kakak kelasnya itu
"habis ini kita kemana nih?" tanya Zacky
"main Kicir-Kicir yuu udah lama aku mau naik itu" ucap Yuri dan semuanya pun menyetujuinya.
selesai makan mereka pun langsung menuju wahana Kicir-Kicir sesuai rencana. dan lagi-lagi Galen tidak berada di posisi yang mendukung dirinya. dia berada di dalam 1 tempat dengan kedua pasangan yang membuatnya dari tadi naik darah.
"nyesel gue ikut" ucapnya dan kali ini dia duduk di tengah-tengah Zacky dan Yuri agar tidak merasa kesepian.
"perasaan gue selalu jadi kacung deh dulu antara kak Zana dan Kenzo dan sekarang sama kalian, apes banget deh nasib gue" Galen terus mengeluarkan unek-unek nya dan membuat keempat sahabatnya hanya tertawa.
"gue lagi gak ngelawak kali ketawa mulu deh" kesalnya
"habisnya lo dari tadi nyerocos ga jelas tau ga, udah sih Len nikmati aja liburannya, kita janji deh ga mesra-mesraan di depan lo" ucap Yuri yang masih menertawakannya.
"telat ngomong janji nya udah mau pulang ini, harusnya dari tadi lo ngomong janjinya" kesalnya lagi.
"hahaha, gue ngeliat lo kesal gini puas kak" ledek Gian
"jahat emang lo jadi adik kelas, liat aja yaa dalam waktu dekat ini gue bakal dapetin cewek cantik dan pamerin ke lo semua"
"Aamiiiiiiin" jawab keempat nya, Galen hanya diam dengan wajah yang cemberut.
hari sudah mulai petang dan taman bermain itu pun sudah mulai menyalakan lampu-lampu yang ada di tiap wahana. pengumuman bahwa taman bermain akan segera di tutup pun sudah di umumkan dan kelimanya berjalan keluar menuju parkiran.
"yaaah lusa udah sekolah lagi, siap-siap konsentrasi buat ujian deh" keluh Yuri. Galen, Kia dan Gian sudah tertidur lelap di belakang
"semangat donk sayang"
"yank nanti kita bakal jarang ketemu, mulai semester ini aku banyak les yang harus di ikuti" ucapnya lemas
"yaa aku akan selalu mengantar dan menjemputmu lah biar kita selalu bertemu" Yuri tersenyum dan mengandeng lengannya sambil menyenderkan kepalanya di bahu Zacky
"janji yaaaa gak bohong"
"iyaaaa, kapan sih sayang aku ngebohong" Yuri bahagia bisa mempunyai Zacky di samping nya, walaupun umur Yuri yang berbeda 1 tahun lebih tua darinya tapi Zacky selalu memanjakannya dan memperlakukannya seperti usia di bawahnya.
TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA ♥️♥️😘
kamut :"jangan pernah melihat seseorang dari penampilannya karena penampilan bisa menipu seseorang, tapi lihat lah dia dari hatinya karena hati tidak akan pernah berbohong"