Nothing Is Impossible

Nothing Is Impossible
HEBOH



"bisa ga sih kalian ga usah mesra-mesraan di depan gue? gue yang jomblo kan baper ngeliatnya" ucap Galen sedikit emosi melihat Gian dan Kia juga Zacky dan Yuri, bukannya mendengarkan Galen tapi mereka malah menertawakannya.


"sumpah punya sodara sama sahabat kaya kalian ngenes banget tau" ucapnya lagi, Kenzo yang melihat para sahabatnya hanya tertawa sambil menikmati es teh manis yang di pesannya


"ngedate bareng yuuu" ucap Kia


"tuh kan bener ngenes banget deh gue, kalian ngedate gue jadi kacung gitu?" kembali Galen emosi dan mengundang tawa semuanya


"ya udah ganti namanya jangan ngedate tapi kita jalan bareng yu"


"sama aja ga ada bedanya lo pada bawa pasangan gue sendiri" kesalnya lagi.


"lo baperan amat sih cowok, amat aja ga pernah baper" canda Yuri tapi Galen tetap memasang wajahnya cemberut


"jadi mau ga niih? kita nonton aja" tanya Kia


"gue sih ayok aja, Ken ajak kak Zana donk kali-kali kita maen bareng kan seru" ucap Yuri


"emm nanti gue coba hubungin Zana yaa"


"asiik pulang sekolah langsung cuzz yaa" kata Kia kegirangan


Kenzo pun mengubungi Zana dan dia menyetujuinya, kebetulan kelas Zana memang sudah kosong. rencananya Zana akan menjemput mereka di sekolah karena memang hari ini dia membawa kendaraan sendiri. jam pulang sekolah pun tiba Zana sudah dari tadi menunggu mereka di parkiran bersama Icha. Icha yang mengetahui rencana mereka ingin sekali ikut bergabung. kali-kali jalan sama anak ABG ucapnya.


Kenzo and the genk pun akhirnya keluar dari gerbang sekolah. dia langsung menghampiri mobil tunangannya yang sudah terparkir di depan sekolah.


"kak Zana" teriak Yuri dan langsung memeluknya saat Zana keluar dari mobil dan Zana pun menyambut pelukannya.


"oia kenalin ini temen baik gue di kampus namanya Raisa panggil aja Icha" Icha pun memperkenalkan dirinya pada satu persatu adik angkat Zana.


"asek gue ga jomblo sendiri" canda Galen mengundang tawa semuanya. mereka pun akhirnya pergi, sebagian di mobil Zana dan sebagiannya lagi menggunakan mobil Gian karena memang kebetulan hari ini dia membawa mobil.


"yank aku ganti baju jangan?" tanya Kenzo karena dia masih menggunakan seragam SMA, dia takut Zana akan malu jalan bersamanya


"ga usahlah pake baju itu juga kamu udah cakep" ucapnya sambil mencubit kecil pipi Kenzo


"ehemz... ada jomblo di belakang" ucap Galen dan Icha hanya tertawa


"ooh ada orang kiraen gue lo karung beras"canda Kenzo sambil menatap spion ke arah belakang


"buset dah, gue nyesel ga bawa sendiri motor gue" katanya membuat seisi mobil menertawakannya


mereka pun sampai di mall dan langsung menuju ke XXI. sebelumnya Kenzo sudah membeli tiket nonton melalu aplikasi jadi mereka tinggal menebusnya dan membeli beberapa cemilan. setelah semuanya beres mereka pun duduk di lorong-lorong sambil menunggu jam tayang film mereka.


candaan-candaan dari para ABG membuat Zana dan Icha tertawa.


"sumpah gue kangen masa-masa SMA" ucap Icha yang masih tertawa


"bener masa-masa yang ga akan terulang lagi" lanjut Zana


"emang kalau kuliah membosankan ya kak?" tanya Yuri penasaran. Zana dan Icha saling pandang tersenyum


"ga membosankan sih cuma garing karena memang temen-temen nya akan berbeda di tiap kelas ga selalu sama terus kebanyakan juga pada masing-masing" jelas Icha


"yaah ga seru donk, gue sih beharap bisa kuliah bareng sama kalian" ucap Yuri


"yaelah kak, kakak kuliah kita disini masih SMA kali" canda Gian mengundang tawa


"oh iya gue lupa kalian masih pada bocah ya"


"jadi kamu pacaran ma bocah nih ceritanya" ucap Zacky sedikit kesal


"cieee ada yang ngambeeek" goda Galen dan mereka kembali tertawa.


mereka pun masih asik dengan candaan-candaan mereka dan sesekali tertawa membuat orang yang disekitar melihat ke arah mereka. tanpa Zana dan Icha sadari 2 pasang mata melihat ke arah mereka semua.


"Ni lo liat tuh cowok yang duduk di sebelah Zana itu tunangannya kan?" kata Fara sambil menunjuk ke arah Kenzo


"sumpah tunangannya masih SMA? gue ga nyangka, kirain gue dia udah kuliah. bener ya wajah cakep bener-bener menipu umur. wah ini bisa jadi berita heboh di kampus, cepetan foto Ra" titah Nani dan Fara pun langsung mengambil ponselnya dan memotret mereka yang masih asik mengobrol.


pengumuman Film mereka akan segera tayang dan mereka pun langsung masuk ke studio 1 tempat di tayangkan film mereka yang akan di tonton.


***♥️♥️***


hari sudah malam dan Kenzo pun mengantar satu-persatu teman-teman nya dan akhirnya diapun mengantarkan Zana. rencananya mobil Zana akan di bawa olehnya karena motor dirinya yang menginap di sekolah.


"besok aku jemput ya"


"ga mampir dulu?" tanya Zana


"udah malem, aku banyak tugas ga apa-apa ya sayang"


"ya udah ga apa-apa, aku turun ya kamu hati-hati di jalan" pamit Zana sambil mengecup pipi kiri Kenzo, Zana melambaikan tangannya saat mobil itu berjalan pergi darinya.


"mama aku pulang" teriaknya masuk ke dalam rumah


"hei kalian lagi apa hayooo" kaget Zana pada kedua adiknya yang sedang berada di ruang tengah


"ga liat apa kak kita lagi belajar " ucap Rei jutek


"hai kak Zana" sapa Nia


"hai sayang, mama mana Rei?"


"lagi pergi sama bunda, mami dan yang lainnya dari sore katanya mau pulang malem"


"oh.... ya udah kakak masuk kamar yaaaa bye Nia" dia pun pamit dan segera masuk ke kamarnya.


Zana mengambil ponsel yang ada di tasnya, dan betapa kagetnya dia melihat 30 panggilan tidak terjawab dari sahabatnya.


"Icha ngapain nelpon?" ucapnya dan dia pun langsung menelpon balik sahabatnya itu.


"Zanaaaaaaaaa lo kemana aja di telpon dari tadi" teriak Icha membuat Zana menjauhkan ponselnya dari telinganya saking kencang suaranya


"gue baru balik sorry, ada apa?"


"lo liat chat grup kampus sekarang, lagi heboh ngomongin lo. gilaaaaa tuh si Fara nyebarin foto kita tadi di bioskop" dengan cepat Zana membuka chat grupnya, betul saja sudah ada ratusan chat yang masuk di dalam sana, Zana tidak memperdulikan chat apa saja itu tapi dia langsung mencari foto yang di kirim oleh temannya itu. tubuh Zana serasa lemas dia langsung duduk di sofa yang ada di kamarnya


"Zan lo masih sadar kan?" tanya Icha, Zana memang tidak mematikan teleponnya


"gila ya apa masalah mereka sama gue sih? ya suka-suka gue donk mau tunangan sama siapa" emosi Zana


"ga bisa dibiarin nih Zan, cewek kayak mereka harus di kasih pelajaran" ucap Icha yang ikut-ikutan emosi


"biarin aja Cha nanti juga cape sendiri, yang penting Kenzo jangan sampe tau, gue ga mau dia sedih mendengar ini"


"sumpah lo memang the best, kalau gue jadi lo pengen gue tarik rambutnya"


"hahahaha ngapain repot-repot coba, gue ma Kenzo damai-damai aja kok, ngapain juga urusin mereka"


"terbuat dari apa sih hati lo? ya udah deh lo istirahat ya bye Zan"


"thanks ya bye" Zana menutup ponselnya dan langsung menyenderkan tubuhnya di sofa


"kenapa sih orang-orang harus selalu mempermasalahkan status Kenzo yang masih SMA" kesalnya


TERIMAKASIH ATAS DUKUNGANNYA


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA ♥️😘