Nothing Is Impossible

Nothing Is Impossible
episode 3



Andi menatap anaknya sekaligus menghela nafas. Pasrah akan hal yang sudah terjadi.


TOK…TOK…TOK…


“buka pintunya.” Ujar suara laki-laki dari balik pintu dengan suara keras.


Tampa berpikir panjang jey langsung berlari membukakan pintu tepat saat pintu baru dibuka.hantaman mentah ia dapatkan.


Ia memegangi pipinya yang berdenyut sakit, kemudia menatap sang pelaku yang ternyata kakak dari wanita yang ia hamili.


“kak kenapa saya dipukul?”


“lo udah hamilin ade gue dan lo masih nanya kenapa?”


“saya minta maaf kak saya gak sadar waktu itu”


Tak berselang lama datang satu mobil lagi yang ternyata itu ayah dan mamanya unay.


Tampa basa-basi dan panjang lebar barra ayah-unay langsung turun dan memukul bahkan menendang jey dengan sangat berutal.


Unay hanya menagis dipelukan mamanya unay sangat takut ketika melihat ayahnya berubah menjadi berutal seperti itu.


“maaf om saya bener-bener gak sadar waktu itu”


Andi ayah-jey yang mendengar keadaan didepan rumahnya semakin berutal langsung bergegas keluar rumah .ia melihat anaknya yang sudah tergeletak lemah didepan pintu dengan lebam dimukanya.


Ayah jey yang melihat langsung memisahkan mereka.


“berhenti kalian semua dan stop pukuli anak saya”


“anak kamu memang pantas mendapatkan itu"


“ayo kita bicarakan baik-baik didalam “


Kemudia mereka smua masuk dan langsung berkumpul diruang tengah.


“jey panggil kakak kamu”


Setelah sampai kamar kakaknya jey hanya melihat kakaknya yang sedang duduk sambil berlamun di balkon kamarnya.


“kak disuru turun sama ayah. Ada ka nando dan yang lain datang” ucap jey dengan pelan.


Reina yang tersadar ada adiknya langsung mengusap air matanya “ya nanti gue turun “ ucap reina dengan suara bindeng khas sehabis nangis.


Ketika reina dan jey turun mereka langsung duduk dihadapan keluarga unay dengan penuh kesunyian.


“maaf menunggu” ucap reina”


“maaf om tante sebelumnya saya minta maaf saya tau tujuan om tante dan kamu mas datang kesini memiliki maksud dan tujuan untuk apa.


Tapi sebelum lanjut kemasalah itu aku ingin bicara didepan orang tua saya dan om tante”


“kamu mau ngomong apa “ sambung nando


“sekali lagi saya meminta maaf atas kesalahan adik saya karna kelalaiannya menghancurkan orang lain. Tapi disini aku Cuma ingin menyampaikan untuk membatalkan pernikahan aku dan mas nando pernikahan kami digantikan saja dengan adik-adik kami”


“dek kamu apa-apaan si” ucap nando


“sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya terimakasih saya permisi naik keatas dulu”


Reina yang sudah selesai berbicara tampa basa-basi langsung naik keatas untuk menenangkan diri. Nando pun langsung mengejar reina tampa perpikir panjang.


“biar mereka menyelesaikan urusan mereka terlebih dahulu” ucap ayah jey.


“saya datang kesini ingin langsung to the poin saya ingin menikahi anak saya secepatnya!” ujar barra.


“kapan mau dilaksanakannya pernikahan itu”


“terserah saya mau masalah ini cepat selesai”


Dia lain sisi reina dan nando yang masih berselisih paham tentang hubungannya mereka yang sudah diujung tanduk .