Mysterious Love

Mysterious Love
Aku ingin mati!



Deru nafas pria itu begitu memburu lansung melesat dengan amarah yang menggunung dijiwanya seakan ia ingin mengoyak semua manusia yang telah beraninya membuat wanita yang sangat berarti dalam hidupnya itu sampai memucat bahkan sudah membiru.


Cestor pun terkejut saat melihat Lucifer datang yang lansung menghajar habis para anak buahnya yang melawan tapi mereka semua terpental jauh akibat tinjuan tangan kosong kerss berotot itu dengan terjangan kaki kokoh yang sangat membunuh.


"Brengsek kalian semua!!!!"


Brakkk..


Lucifer memukul membabi-buta semua orang yang ada dihadapannya hingga tak hayal mereka terus terbentur menghantam dinding Kastil yang lansung rubuh dengan lelehan darah menjiprat membasahinya.


11 pria yang tadi berani menyentuh Istrinya Lucifer hantam keras ke dinding sana sampai kepalan tangannya sudah berlumuran darah menghancurkan wajah-wajah tak berguna ini.


"M..Master!"


5 diantara mereka yang masih tersisa dengan luka dalam di kepala itu tampak beringsut mundur saat Lucifer sudah melangkah mendekat dengan tatapan yang benar-benar sangat mengerikan seakan menghisap nyawa mereka bulat-bulat.


"Kalian memang ingin ini!"


"M..Master!"


Lucifer mengambil tali yang ada dibawah kakinya hingga tangan yang berlumuran darah itu menggenggam erat benda itu seraya melangkah dengan penuh amarah menyala.


"Kesini kau!!!"


Srett..


Athena hanya bisa meringkuk disudut ruangan dengan nafas tersendat bahkan tubuhnya gemetar melihat Lucifer mencekik leher para pria tadi dengan talinya hingga mereka memberontak keras ingin lari tapi satu persatu Master Alaska itu menarik lidah mereka semua keluar karna berani mengatakan hal kotor pada Istrinya.


"Aaaaaasss sakittt!"


Lucifer hanya diam mengambil satu ranting dibawahnya hingga Asisten Brian lansung menunduk tak berani melihat Lucifer yang mengeluarkan mata-mata para anak buah Cestor yang sudah gemetar ingin lari namun mereka malah diserang anggota Lucifer.


"T..Tuan!!!!!"


Jerit mereka meminta tolong pada Cestor yang hanya diam dengan tangan terkepal melihat Lucifer benar-benar marah sampai membantai anggotanya dengan brutal seperti ini. ke 11 suruhan yang ia titahkan tadi sudah tewas dengan wajah rata digesekan ke dinding dengan leher dicekik kuat dengan tali belum lagi mata yang keluar membuat Athena yang melihatnya benar-benar takut merapatkan diri ke dinding.


Lucifer menendang kepala-kepala mereka semua dengan keras sampai berkumpul didekat kursi yang diduduki Cestor hingga Asisten Brian gemetar.


Tetesan darah dikepalan tangan Lucifer berjatuhan dengan mata pria itu bersitatap murka dengan mata elang Cestor yang juga memiliki amarah yang sama.


"Kau begitu mencintainya!"


Cestor mendekati Lucifer dengan tenang tapi deru nafas Lucifer sudah tak bisa dikendalikan sama sekali. sudut bibir Cestor terangkat menatap jijik tubuh Lucifer yang sangat munafik.


"Kau Adik tak tahu diri dan anak tak tahu di untung!"


Bughh..


Lucifer lansung menghantam wajah Cestor membuat Brian terkejut melihat gerakan cepat itu bahkan, Cestor tersungkur kembali kedekat kaki kursinya dengan Lucifer yang sudah hilang kendali.


"Kau anak tidak berguna. Cifer!!!"


"Kau melukainya!!!"


Geram Lucifer lansung menyonsong Cestor yang juga berdiri menangkis pukulan keras Lucifer yang seakan seperti besi begitu keras sampai tangannya pegal dan nyeri.


Keduanya saling baku hantam bahkan tak segan melukai tubuh masing-masing membuat mereka semua hanya diam melihat dua saudara ini bertarung secara jantan ditengah-tengah mereka.


Lucifer sudah tak perduli bahkan ia sudah gila melihat luka ditubuh Athena bahkan betis wanita itu yang dulu luka kembali berdarah membuat nyawanya dikoyak habis.


"Kau memang ingin mati!!!"


Brakkk..


"Tuan!!!"


Asisten Brian terkejut saat Lucifer meninju wajah Cestor dengan sangat kuat hingga darah dihidung pria itu terus mengalir dengan tubuh dihantamkan ke beton kastil.


Tak cukup tinjuan panas itu saja yang melayang tapi Lucifer juga menerjang perut bahkan dada Cestor bertubi sangat kuat dengan suara keras hantaman kulitnya.


"Master! Jangan!!!"


"Sialan!!!!"


Bughhh..


"Uhukkk!!"


Cestor lansung terpental saat Lucifer memberi salto kunci ke tengkuknya hingga ia menyemburkan cairan merah itu dengan sangat mengerikan.


Kemeja putihnya sudah berlumuran darah dengan wajah lebam dan pipi terkoyak kecil akibat tinjuan keras Lucifer.


Namun, bukannya jera Cestor malah terkekeh menatap Lucifer dengan remeh. ia akui kalau kekuatan Lucifer memang sangat terlatih dari pada dirinya tapi ia tak akan membiarkan pria menyelamatkan wanita busuk itu.


"Aku belum selesai!"


"T..Tuan!"


Asisten Brian ingin membantu berdiri namun Cestor menepisnya seraya meludahkan darah kental dimulutnya menatap Lucifer penuh dengan ambisi yang nyata.


"Kau terlaku na'if. mencintai wanita yang sama sekali tak pantas bagimu!"


"Kau yang buta!!! kau yang buta dan Egois!!!!"


Cestor lansung mendekati Lucifer dengan kepalan tangannya yang benar-benar membuktikan kedua pria ini sama-sama memiliki jiwa yang terluka tapi dalam sudut pandang dan posisi berbeda.


"Aku Egois?"


Bughh..


Cestor memberi tinjuannya ke wajah Lucifer yang masih berdiri hanya kepalanya saja yang tertoleh kesamping membuat Athena histeris mencengkram kepalanya kuat.


"J..Jangan hiks! Jangan!!!"


Lucifer menatap kearahnya hingga mata Lucifer merah dengan genagan air yang mengigil melihat keadaan Athena yang sangat-sangat tak baik.


"J..Jangan hiks, k..kau..kau j..jangan hiks!"


"Lihat! dia sudah gila!"


Cestor terbahak melihat Athena yang terlihat kacau sangat takut menatap mereka semua hingga terus meringkuk disudut dinding.


"Dia sudah gila, Cifer! kau mau punya istri gila dan kotor sepertinya."


"Mati kau!!"


Lucifer lansung mencekik Cestor kuat membuat mereka semua ingin mendekat tapi keberanian itu ciut saat Lucifer benar-benar kehilangan kendali mencekik kuat sampai urat tangan kekarnya keluar dengan wajah mengeras meremukan tulang leher Cestor yang mencengkram lengan kekarnya.


"K..Kauuu.. a..akan.. m..menyesall!!!"


Krekk..


"Master hentikan!"


Asisten Brian panik saat suara retakan itu berbunyi hingga wajah Cestor benar-benar memucat sangat sulit bernafas apalagi tadi persendian tubuhnya Lucifer lumpuhkan bahkan sangat sakit menusuk tulang.


Berots yang melihat itu hanya bisa menunduk bersama anggota lainnya. ia paham betul bagaimana amarah Masternya terhadap semua ini bahkan ia sendiri merasa sangat sakit melihat Nonanya yang sedari tadi menjauh tak ingin di sentuh.


"K..Kau p..penghinat.. C..Cifer, Uhuhukk!"


"Kau yang meminta ini dariku!"


Geram Lucifer lansung ingin menghantamkan punggung Cestor ke besi runcing dibelakangnya namun teriakan Athena menghentikannya.


"Jangan!!!!!"


Mereka semua hening menatap Athena yang menggeleng dengan wajah lebam dan mata sembab seakan sangat takut bahkan ia merasa semua orang disini memandangnya dengan tatapan penghakiman seakan mereka menudingnya sebagai anak pembunuh.


"A..Aku ...Aku tidak..tidak melakukannya! aku.."


"Sayang!"


Lucifer melepas cekikannya ke leher Cestor yang lansung tersungkur ke lantai kasar ini dengan leher yang patah tak bisa digerakan sama sekali.


Sementara Athena. ia menggeleng menjauh saat Lucifer mendekatinya dengan tatapan takut sangat takut begitu mengigil.


"Menjauh dariku!!!!"


"Hey!"


"M..Menjauh hiks, aku..aku a..anak pembunuh dan ..dan kalian pergi!!! pergi dari sini!!!"


Lucifer menghentikan langkahnya dengan mata menggenang penuh kesakitan menatap Athena yang benar-benar terlihat semberaut dengan luka dimana-mana.


"S..Sayang!"


"A..Aku.. aku j..jahat hiks, k..kalian..kalian pergi. Jahui aku! aku mohon, hiks! Pergi!!!!"


Athena semangkin merapatkan tubuhnya ke dinding menolak Lucifer yang merasa dihujam belati tajam, seandainya aku cepat datang kau tak akan seperti ini. Sayang.


"A..Aku..aku anak pembunuh hiks, aku..aku akan membunuh kalian juga!!! aku pembunuh hiks!"


"Kau bukan pembunuh, hm?"


Lucifer hati-hati mendekati Athena karna takut wanita ini nekat menyakiti dirinya sendiri hingga wajah pucat tanpa rona Athena menatap Lucifer dengan gemetar melangkah mundur.


"M..Menjauh!"


"Ini aku, Sayang! kau..kau tak merindukanku, hm?"


Bibir Athena bergetar mendengar itu hingga ia mengalihkan pandangan kerah pintu Kastil merasa sangat jijik dengan dirinya sendiri, bahkan memandangnya saja ia tak sanggup menahan rasa malu ini.


"B..Buka pintunya!"


"Athena dengarkan aku.."


"Buka pintunya aku ingin keluar!!!"


Grepp..


Lucifer lansung menarik tangan Athena yang ingin pergi hingga jatuh kepelukan eratnya hingga tangis wanita itu pecah begitu saja.


"Lepas!!!! hiks, Lepas!!!"


"Tidak akan!"


"Lepas!!! aku ingin mati!!!"


"JAGA BICARAMU!!!"


.....


Vote and Like Sayang..