Mysterious Love

Mysterious Love
Calon Dady Exstrem!



Semuanya hening seketika dengan wajah kosong keduanya saat mendengar kalimat yang sudah membuat dada mereka dibongkem oleh sesuatu yang membuat keheningan tanpa suara.


Lucifer menatap perut Athena intens bergantian dengan wajah wanita itu hingga Lucifer beralih menatap Dokter Maudy dengan pandangan penuh peneggasan seakan masih belum percaya atas semua ini.


"K..Kau.."


"Saya serius, Tuan! Nona tengah hamil 3 minggu dan.."


"Aaaa!!!!"


Lucifer mengusap wajahnya seraya berdiri dengan wajah yang begitu bahagia bahkan rona pucat tadi berganti dengan binaran rasa senang yang tak mampu Lucifer jabarkan.


"Hamil! Anak.. Anakku, Hena!"


Lucifer sampai mengusap rambutnya lalu bersandar ke dinding menatap Athena dengan binaran rasa lepas dimatanya dan begitu sangat-sangat senang.


"D..Dok, apa..apa kau tak salah?" Athena masih meyakinkan dirinya takut kecewa nantinya.


"Iya, Nona! kandungan anda masih harus dijaga. jangan terlalu stres atau bekerja terlalu berat, anda perlu istirahat dan Mood yang bagus."


"Kau..Kau dengar? kita .. kita akan jadi orang tua, Hena!!"


Lucifer menangkup pipi Athena dengan bibir melengkung seakan ia baru saja mendapat segunung berlian bahkan lebih dari itu membuat Dokter Maudy memerah melihat senyum dibibir sexsi pria tampan ini.


Namun, respon Athena sangat berbeda dengan Lucifer yang terlihat begitu bahagia sampai tak berhenti mengecup perutnya dengan penuh kasih membuat Dokter Maudy terdiam.


"Baby!"


"Hm."


Athena juga begitu bahagia mendengar itu tapi ia takut jika sampai Lucifer meninggalkannya hingga nasip anaknya sama dengan dirinya yang tak merasakan kasih sayang seorang ayah lagi, ia hanya takut jika sikap Lucifer yang begitu bahagia hanya menginginkan anaknya.


Merasakan Athena diam, Lucifer lansung menatap wanita itu hingga dengan jelas ia melihat Athena menangis tertunduk membuatnya lansung dibongkem.


"Sayang!"


Athena hanya diam menunduk seraya terus menghapus bulir bening itu tak ingin bicara hingga Dokter Maudy pamit meninggalkan beberapa Tablet obat pereda nyeri itu lalu melangkah keluar.


"Hey! kenapa? kau..kau tak senang?"


"K..Kau..kau akan meninggalkan aku, kan?"


Suara beegetar Athena lansung meruak membuat Lucifer menghela nafas halus duduk disamping Athena yang sangat berubah emosionalnya, wanita ini sering menangis padahal dulu dia tak pernah begini.


"Kenapa bicara begitu, hm?"


"Kau s..sudah berubah, Cifer! kau..kau jarang pulang dan ..dan aku takut kau.."


Lucifer lansung merangkuh Athena dalam pelukannya yang hangat, tangannya mengelus kepala Athena yang juga duduk dengan lembut dan sangat penuh kasih.


"Maafkan aku, hm?"


"Aku tak bisa tenang, Cifer! kita..kita sudah akan punya Bayi, tapi.. tapi kau.."


"Suttt! itu tak akan terjadi lagi, aku.."


Lucifer menjeda lalu menghela nafas halus. apa yang harus ia katakan sekarang pada Athena? tak mungkin ia membuat situasi semangkin memburuk apalagi sekarang Athena tengah hamil muda.


"Kemaren aku terlalu banyak masalah. aku membenci diriku sendiri karna menyusahkanmu dalam urusanku dan rasanya.. "


"Apa?"


"Rasanya aku merasa tak pantas, itu saja!"


Athena menatap mata Lucifer dengan intens mencari kebohongan disana, tapi nyatanya yang dikatakan Lucifer itu memang benar adanya. ia benci dirinya sendiri yang tak bisa menjaga Istrinya dengan baik.


"Tidak ada yang lain?"


"Tidak! hanya itu, dan sekarang.."


Lucifer menjeda ucapannya lalu menghela nafas sejenak membuat Athena menyeringit hingga..


"Aku akan menjadi Dadyyy!!! dan Istriku menjadi Momy!!!!! perhatian semuanya!!!!! kami sudah punya Bayiiii!!!!"


"Cifer!!"


Athena membekap mulut Lucifer yang berteriak sekencang-kencangnya tanpa rasa segan atau malu hingga membuat Berots yang mendengarnya dari luar lansung merasa sangat bahagia bersama anggotanya.


"Sayang. aku harus berteriak di Loby juga!"


"Kau!! mereka tak tahu kita sudah menikah, jangan membuat masalah lagi dan.."


Athena terkejut saat Lucifer memanggil Berots yang lansung masuk segera menunduk tak mau menatap wajah tampan Masternya yang begitu bahagia, bahkan baru kali ini ia melihat senyum penuh binarnya yang muncul hanya saat bersama Sang Istri.


"Ada apa? Master!"


"Aku ingin kau beri uang atau apapun yang banyak pada anak-anak bayi di seluruh tempat, belikan mereka apapun yang diinginkan dan bila perlu kau jamin hidup mereka sampai Sarjana lalu.."


"Sayang!"


Athena menghentikan titahan gila Lucifer yang begitu sangat Exstrem sampai membiayai semua balita atau anak-anak di Negara ini, terdengar sangat ngeri membayangkan jumlah uangnya.


"Hm? kau butuh sesuatu juga? atau..atau kita beli perlengkapannya sekarang!"


"Bukan itu! kau yang benar kalau bicara, jangan membual disini!"


Lucifer lansung menangkup pipi Athena penuh binar.


"Kau pikir aku bercanda, ha? Kau Hamil, Hena! kau hamil anak seorang Lucifer Helios Hannes. jadi semuanya harus senang dengan kehadiran Bayi kita."


Mendengar itu Athena mulai merasa jengkel, disituasi seperti ini Lucifer masih sempat membanggakan dirinya membuat ia agak geli tapi Berots hanya tersenyum simpul karna ia sudah biasa dengan tingkah angkuh Masternya.


"Semuanya harus senang. kau suruh mereka mendo'akan anak dan istriku baik-baik saja."


"Ada lagi? Master?"


"Kau bawa semua Dokter Spesialis wanita ke dalam sini!"


Athena lansung ingin protes tapi Lucifer menekan tatapannya hingga ia lagi-lagi pasrah memikirkan apalagi yang akan dilakukan calon dady ini.


"Baik. Master!"


"Hm, kerjakan cepat!"


Berots melangkah pergi menknggalkan Lucifer yang lagi-lagi mengecup perut Athena yang membuatnya hilang akal hari ini.


"Sayang! kita akan punya Bayi!"


"Hm, kau senang?"


Lucifee mengangguk cepat lalu menangkup pipi Athena yang juga begitu bahagia melihat respon suaminya.


"Aku sangat senang! terimakasih, dan terimakasih. Sayang!"


Cup...Cup..


Lucifer menghujami wajah Athena dengan kecupan penuh cintanya tanpa melewatkan sudut manapun dari wajah cantik Istrinya, dada Lucifer bergemuruh antara tak percaya ia akan memiliki seorang anak yang tak ia sangka akan hadir bayi kecil dalam hidupnya.


"Terimakasih, Sayang!"


"Mulai sekarang, kau jangan lagi minum atau merokok, hm? cobalah berhenti aku tak ingin anakku lahir tanpa Dadynya."


"Hm, aku janji tak merokok atau minum lagi!"


Athena tersenyum kecil membiarkan Lucifer berbicara seraya membenamkan wajahnya ke perut Athena yang mengelus kepala keangkuhan yang tengah menjadi jinak.


"Hey, kau jangan menyusahkan. Momymu, hm? jika ingin sesuatu kau minta saja pada Dady, 24 jam sedia untukmu!"


"Dia tak akan mendengarnya, Cifer!"


"Kenapa? dia pasti mendengarkan aku karna dia sangat berbeda denganmu yang keras kepala!"


Sinis Lucifer membuat Athena membelo jengah sampai ia beberapa kali terkekeh saat Lucifer terus bicara seakan Bayi itu sudah ada dihadapan mereka. hati Athena yang tadinya kandas kembali berlayar saat melihat Lucifer yang sangat bahagia.


Bagaimana jika dia sudah lahir? masih didalam perutku saja kau sudah sesenang ini. Gagak.


Batin Athena menikmati celotehan Lucifer yang membicarakan semuanya sampai makanan kesukaan dan mau hidup bagaimana? ia terlihat tak memikirkan masalah kedepannya karna Lucifer ingin menikmati waktu bersama sang istri.


"Sayang!"


"Hm? ada apa?"


"Aku sangat mencintaimu!"


Athena lansung menutup wajahnya saat ucapan mesra itu kembali terdengar dikepalanya membuat rona merah itu menghiasi pipinya.


....


Vote and Like Sayangku😂