Mysterious Love

Mysterious Love
Rencana Pernikahan Cepat!



Athena terdiam membisu mendengar ucapan Lucifer barusan, timbul rasa ingin tahu yang sangat dikepalanya mengingat pria ini memiliki Masa lalu yang Misterius, sangat tak bisa ia tebak bagaimana alur hidupnya.


Setelah menjahit luka tembakan dan melakukan beberapa pengobatan tadi Dokter Wiliam sudah melangkah pergi meninggalkan keduanya didalam kamar yang sama, ia tak ingin menjadi nyamuk antara dua insan manusia yang tak ingin diganggu di larutnya malam pekat ini.


Tentu sekarang Athena disibukan menidurkan Bayi besarnya yang sedari tadi tak ingin ditinggal, ia terus membelit pinggang ramping Athena yang duduk bersandar ke kepala ranjang memangku kepala Lucifer yang ada dipahanya.


"Sayang!"


"Hm? ada apa?"


Tanya Lucifer seraya menaikan kaos Athena keatas dada hingga ia bisa melihat dua Squishi sintal itu tengah dibungkus rapi oleh Bera berwarna hitam yang sangat seksi dimatanya.


"Sebenarnya menurutmu, siapa yang terlibat dalam konspirasi itu?"


"Memangnya kenapa?"


Tanya Lucifer melepas kaitan Bera Athena yang masih belum sadar, ia tengah membayang orang-orang yang ikut dalam Pembunuhan ini.


"Hm, aku sangat penasaran! kenapa Nyonya Violette selalu bertemu dengan Jendral Guinter? dan mereka sering membicarakan kasus Keluargamu!"


"Mereka berdua Patner!" suara Lucifer terkesan dingin melahap salah satu Squshi kembar ini membuat Athena menggelijang tersadar.


"C..Cifer!"


"Hm!"


"Kau..Kau ini.."


Athena tak bisa menolak karna Lucifer sudah menekan hisapannya membuat Athena sedikit melenguh kecil hingga Lucifer menarik sudut bibir sensualnya.


"Kau suka, hm?"


"K..Kau.. kau bukan Bayi!"


"Suttt! aku tak pernah merasakan ini, jadi aku minta padamu!"


Athena lansung membelo jengah akhirnya pasrah membiarkan Lucifer melakukan apa yang dia mau, ia hanya sesekali ia menahan suara lemah takut Lucifer terpancing.


Lucifer terus menghisap penuh jilatan membuat Athena mengigit bibir bawahnya tetap tenang, darahnya sudah mendidih sangat panas merasakan lidah basah itu sangat lihai memantik hasratnya.


"Akhs! C..Cifer kau.."


"Aku minta hadiahku!"


Mata Athena melebar menatap Lucifer yang menatapnya berat, ia baru ingan tentang kesepakatan mereka soal kemenagan dalam Drama tadi.


"A.. itu..kau..kau minta apa?"


"Aku menginginkanmu!"


Athena semangkin memucat, sungguh membayangkan saja ia sudah sangat takut. bagaimana bisa ia bertahan ditengah hujaman keperkasaan itu? ia tahu betul Lucifer tak akan berhenti sebelum tubuhnya benar-benar lelah.


"K..Kau..Kau masih, sakit! jadi kau.."


"Aku tak apa! aku masih bisa memuaskanmu."


Lucifer bangun dari baringannya menatap berat Athena dengan pandangan yang sangat ingin dan penuh damba, wajah Tampannya juga mulai merah dengan desiran darah yang menggebu ditubuhnya.


"K..Kau..C..Cifer kau, a..aku itu.."


Athena semangkin dibuat gugup saat wajah Lucifer sudah mendekat kearahnya mengikis jarak diantara keduanya, cengkraman Athena ke selimut lansung menguat dengan keringat dingin yang mulai keluar.


"C..Cifer!"


"Aku berjanji, kali ini tak akan sakit!"


Bisik Lucifer mengecup leher Athena yang lansung meremang merasakan cumbuan manis itu, ia merasakan jelas deru nafas Lucifer sangat berat dan memburu membuat ia dilanda gelisah dan rasa malu karna terbayang bentuknya.


"C..Cifer, kau..kau itu.. Akhs!"


"Aku tak suka penolakan!" bisik Lucifer setelah memberi jilatan pelan ke belakang telinga Athena yang sangat sensitif, memang sangat pas dipermainkan oleh pria ini.


"S..Sayang, aku..aku janji akan..akan memberinya saat kau..kau sehat, hm?"


"Aku tak bisa menunggu!"


Lucifer lansung menyambar bibir Athena hingga membuat wanita itu memekik tertahan akan aksi brutal ini sampai-sampai Athena terpadat kekepala Ranjang didorong tubuh kekar Lucifer untuk berbaring.


"Ehmm!!!!"


Athena sampai mencengkram bahu Lucifer agar tak terlalu kuat menekan tubuhnya, Lucifer memberi ruang Athena untuk bernafas disela ciuman panas keduanya.


"Master!!!"


Suara Hera dibalik pintu sama membuat Athena gelisah tapi Lucifer tetap menekan ciumannya agar acuh pada suara wanita itu.


"Master!!!"


"Emm!"


Athena mendorong pelan dada Lucifer yang akhirnya melepas tautan keduanya dengan deru nafas memburu dan juntaian benang saliva diantara bibir keduanya.


"Shitt!"


Lucifer mengumpat dengan kasar menyambar baju Kaosnya yang lansung ia pakai lalu membuka pintu dengan kasar.


"Ada apa?"


Hera lansung menunduk saat Lucifer sudah berdiri dihadapannya dengan tatapan mata yang menyala-nyala sangat tak bersahabat.


"Master! apa anda sudah melihat berita malam ini?"


"Tidak!" tegas Lucifer dingin.


"Maaf, ini tentang kita Master!"


Wajah Lucifer mulai bergurat datar hingga Hera lansung menunjukan layar Ponselnya kearah Lucifer yang membacanya.


Pernikahan antara Tuan Muda Kedua dan Nona Derdanos telah ditetapkan oleh Nyonya Violette,


"Sialan!!!!"


Geram Lucifer mengeraskan wajahnya membuat Hera menegguk ludahnya kasar, walau ini akan menyulut kemarahan Lucifer tapi ia senang karna berkat desakannya pada Nyonya Violette ia bisa memanfaatkan situasi ini.


"Saya tak tahu tentang ini, tapi mereka meminta kita untuk menghadiri pertemuan Istana ketika di Cam nanti!"


"Aku tak menyetujui ini!"


"Maaf, Master! Nyonya Violette mengatakan kalau ia akan menghancurkan Alaska jika anda tak menyetujui Pernikahan ini!"


"Hanya dalam mimpimu!"


Brakk..


Lucifer menutup pintu kasar membuat Athena terlonjak kaget diatas ranjang, wajah Lucifer terlihat sangat meradang membuat Athena menyeringit.


"Sayang, apa ada masalah?"


Lucufer menatap Athena rumit, bagaimana bisa ia menikah dengan orang lain ketika rencana pernikahannya dengan Athena sudah separuh jalan? ia tak mungkin mengorbankan Cinta yang sudah begitu susah ia dapatkan ini begitu saja.


"Kapan kau mau menikah denganku?"


Athena terdiam membisu, kenapa jadi begini? dulu Lucifer bilang kalau Pernikahan mereka masih direncanakan.


"Memangnya kenapa? apa ada masalah?"


"Aku ingin kita menikah secepatnya!" tegas Lucifer mendekati Athena yang terdiam.


"Hey! Menikah itu memang sangat ku idamkan, tapi jika Keluargamu dan semuanya masih abu. bagaimana bisa kita menikah, Cifer?"


"Itu tak masalah! yang penting kita menikah, aku tak ingin ada masalah besar kedepannya dan kau belum menjadi Istriku secara Sah!"


Athena juga termenggu, waktunya sangat padat karna besok ia harus ke Cam melakukan pekerjaannya belum lagi Misi soal Pembantaian ini masih berjalan panjang.


Melihat itu Lucifer duduk disamping Athena yang masih memikirkan pertanyaan Lucifer tadi, ia mau tapi kenapa harus tergesa-gesa?


"Aku tak ingin terlihat seperti Pria Brengsek yang hanya mendekatimu tapi tak berani menjadikan kau milikku sepenuhnya, hanya Pernikahan pengucapan Janji suci. setelah itu kau bisa memikirkan bagaimana menyelesaikan masalah ini dan kita menggelar Resepsi, apa kau mau?"


"Aku hanya punya Nenek dan.."


"Itu sudah cukup, dia juga pasti akan sangat senang melihat Cucu Kesayangannya menikah dengan orang yang dicinta!"


Lucifer menggenggam tangan Athena yang lansung menatap mata Elang tegas ini, terlihat begitu berwibawah dan sangat jantan padanya.


"Baiklah! tapi aku tak ingin di Publis, Identitasmu bisa terbongkar!"


Lucifer berbinar lansung melanjutkan kegiatannya tadi dengan pikiran yang telah merangkai acara, ia harus bergerak cepat sebelum Wanita licik itu semangkin memanfaatkan keadaan.


.........


Wajah geram tersembunyi itu lansung dibalut kedataran dari aura dan tatapan matanya, ia hanya diam mendengarkan jelas apa yang tengah dirundingkan tepat mendengung di meja makan ini.


"Jika Lucifer kita nikahkan, aku yakin dia akan berubah karna Cinta dari Hera!" Nyonya Violette sangat terlihat perduli pada Lucifer.


"Hm, aku sependapat! Batu yang keras akan terkikis juga ditempa air."


"Terkadang, tak semua Batu bisa ditempa air, dan begitupun sebaliknya. tergantung pada porsinya."


Jawab Cestor misterius membuat tanda tanya besar dikepala Nyonya Violette dan President Arcules yang mengelap bibirnya dengan Sarbet.


"Nak, apa maksudmu?"


"Tipe manusia berbeda-beda, terkadang sulit mencari debu yang bercampur dengan air keruh!"


Cestor pamit lalu melangkah pergi membuat Nyonya Violette berfikir, apa Cestor tak menyetujui ini? atau pria itu mulai membangkang?


....


Vote and Like Sayang..