
Hari ini semuanya begitu sibuk sampai tak ada yang membari tahu Momy muda yang tengah linglung saat ia didandani sedemikian rupa sampai pinggangnya pegal duduk lama di ruang Make-up. sesekali ia menatap wajah damai Baby Angel yang tengah mengedot didadanya dengan beberapa perias tampak mengakhiri tatanan rambut pendeknya yang dibuat anggun.
Athena memakai Dress tertutup berwarna hitam selutut dengan Mantel bulu yang dibalutkan ketubuhnya yang terlihat berisi tapi begitu cantik dengan aura yang terpancar dari Ibu satu anak itu.
"Kenapa begini?"
"Nona. anda akan menghadiri acara formal dan kemungkinan akan banyak orang."
Jelas Luifi yang mendampingi Athena sedari tadi. wanita itu melaporkan semua omelan Nonanya ke Master Tampan yang sengaja pergi lebih dulu sampai saat bangun tidur tak biasanya Athena mengaburkan pandangan dari pria itu.
"Dimana suamiku?"
"Master tak sempat pergi. itu karnanya dia menyuruh anda pergi setelah itu Master akan menyusul. Nona!"
Dengan raut wajah berubah kesal Athena berdiri masih menggendong Putrinya. 5 pelayan yang berjaga untuknya terlihat waspada takut Nona besarnya ini jatuh dan mencabut nyawa mereka oleh tangan sang Master.
"Mana Ponselku?"
"Sebentar!"
Luifi mencari benda pintar itu didalam tas Nonanya hingga memberikannya ketangan Athena yang lansung membuat panggilan ke nomor kontak suami menyebalkannya itu.
Namun. beberapa kali mencoba tetap hanya suara operator yang berbunyi membuat Athena benar-benar naik pitam menduga pria itu pasti merencanakan sesuatu.
"Sebenarnya dia mau apa? selalu saja meninggalkanku sendirian!!"
Babh Angel memberi senyum hangat pada Momynya memantik rasa nyaman dihati Athena yang tak tega memaki nama Lucifer didepan putrinya.
"Baby. kalau Dady mengajakmu bermain jangan mau, hm?"
"Nona. silahkan!"
Luifi menyudahi rayuan Momy muda ini dengan mengarahkan Athena keluar kamar melepas susuan pada Baby Angel. pengawalan ketat dari anggota Lucifer diluar sana sangat teliti. mereka seakan mengawal sang Ibu Negara dan itu memang benar, semuanya ada digenggaman wanita ini sekarang.
Setelah menaiki Lift dan turun kelantai dasar, Athena terus menghubungi Lucifer dengan wajah tak bersahabat sama sekali. parasnya yang cantik tak ia perdulikan dilirik banyak para pelayan wanita yang bergejolak penuh kagum.
Apalagi Cestor yang tadinya melamun didepan sana seketika mematung melihat Athena yang sudah keluar dengan tampilan feminim tapi sangat pas berkelas.
"Dimana suamiku?" pertanyaan membuayarkan segalanya.
"Aku tak tahu."
Jawab Cestor tadar memalingkan wajah kearah Mobil dimana Luifi yang sudah turun lebih dulu membuka pintu Mobil mempersilahkan Athena untuk masuk.
"Nona!"
"Kau pasti tahukan dimana dia?"
"Aku tak tahu!"
Tegas Cestor melangkah pergi. ia sudah pusing sedari kemaren entah apa penyebabnya dan sekarang Athena semangkin memojokan pikirannya.
"Cih, bilang saja kau ingin menanyakannya."
Geram Athena mengumpati Cestor yang sangat membuatnya geram. sejak Cellin tak lagi menunjukan wajahnya pria itu jadi sering melamun dan marah-marah tak jelas. terlihat jika Cestor ingin bertanya tapi rasa egois itu terlihat nyata dibenaknya.
"Jangan beritahu dia apapun."
"Baik. Nona!"
Athena masuk ke Mobilnya begitu juga anggota yang lain mengikuti dari belakang hingga mereka melakukan perjalanan menuju tempat acara formal yang dituju.
Lampu-lampu Istana ini mampu menerangi malam yang dingin dengan rembulan yang masih enggan membenamkan diri.
Netra tajam Athena menatap kearah spion dimana ada Mobil Cestor yang juga mengikuti. ia yakin pria ini ingin mencari tahu sesuatu tapi hanya tak mau menundukan rasa angkuhnya.
"Suamiku bahkan lebih angkuh darimu. tapi dia sangat cepat jika sudah tahu jawabannya."
"Apa, Nona?" tanya Luifi yang tengah menyetir.
"Si Lamban dibelakang sana. sudah pergi baru mencari, kenapa harus seperti itu? Pria memang mahluk yang butuh kepekaan tinggi."
Omelan Athena disepanjang jalan membuat sudut bibir Luifi terangkat. wanita ini sangat cocok dengan Masternya. pantas jika pria itu begitu memuja sang istri karna harga diri Athena sangat tinggi bahkan pandai disegala bidang, tak kekurangan apapun dalam jiawanya.
Disepanjang perputaran Ban Mobil ini. Athena terus menatap kedaerah sekelilingnya dimana tak ada Mobil yang lewat dijalan ini selain Mobil mereka. tak biasanya begini dan terlalu membingungkan.
"Kenapa tak ada orang?"
"Mungkin jalan ini dikhususkan untuk anda. Nona!"
"Hiass. kenapa harus begini? bagaimana jika orang-orang yang lebih membutuhkan jalan ini malah terganggu." decah Athena mulai kembali berulah.
"Sudah ada jalur lain. Nona! Master mengaturnya untuk anda."
Athena lansung terdiam sedikit merasa begitu dibuat mabuk dengan perlakuan Pria itu. entahlah ia tak bisa lama-lama marah walau terkadang Master Alaska itu juga sangat menyebalkan.
Setelah beberapa lama. Mobil mereka melewati satu Gerbang yang membuat Athena Dejafu seakan pernah melewati tempat ini. seakan ada yang berbeda membuat Luifi yang melihat respon Monanya hanya mengulum senyum.
"Sudah sampai?" bingung Athena karna Mobil sudah berhenti.
Luifi keluar dari Mobil dengan para anggota memberi penjagaan yang sangat ketat sampai Athena tak bisa dilihat dari kejahuan.
"Nona!"
"Ini Jalanan!"
Gumam Athena tak mengerti keluar dari Mobil. dengan suasana remang yang misterius.
Mata Athena seketika tertuju pada balutan Turai besar yang terpampag nyata dihadapannya. kalau tak salah ini adalah wilayah Alaska tapi kenapa sangat berbeda.
Daerah sekitarnya juga tak asing hanya berubah jalur dengan kesunyian yang melanda. tak ada satu orang pun disini kecuali mereka sampai pada Mobil Cestor sudah ada disampingnya.
"Ini Alaska, bukan?"
"Aku tak tahu."
Jawaban Cestor yang sangat menyebalkan. pria itu keluar dari mobilnya lalu menatap datar kesemua arah dengan tak bersamangat membuat Athena menyipitkan matanya dengan Baby Angel yang tersenyum melihat wajah Uncelnya.
"Dia tak ada disini!"
"Kau bicara apa?"
"Kau mencari wanita itu kan?" Athena menyeringai geram.
"Kau urus saja suamimu. heran dengan wanita di dunia ini."
Geram Cestor mengumpat membuat Athena benar-benar naik pitam.
"Suamiku tak sama sepertimu."
"Cih, ku pastikan dia sekarang dengan wanita lain!"
"Kauu!!!"
"HAPPY BIRTHDAY!!!!!"
Duarrr...
Seketika Athena terkejut saat tirai besar tadi dibuka dengan suara gemeriah dari Balon yang dipecahkan sampai beberapa orang telah memadati tepat didepan Pagar Gerbang yang memperlihatkan ratusan manusia tersenyum kearahnya dengan menenteng Spanduk besar yang bertulisan.
HAPPY BIRTHDAY MRS LUCIFER.
Disertai lentera yang mengelilingi tempat disekeliling Athena.
Mata Athena benar-benar membulat tak percaya dengan pemandangan Kota Alaska yang seakan bukan tempat yang dulu penuh darah. disepanjang lekukan jalan sana dihiasi bunga yang bermekaran dengan Foto Pernikahannya terpampang jelas dihadapannya dikelilingi lampu kecil yang sangat cantik.
"Selamat atas kelahiran Baby Angelina dan Ulang Tahun anda. Nona!!!"
"Yahhh!!!!"
Teriak mereka menyoraki Athena yang digiring masuk oleh pelayan. wajah mereka terpesona kagum melihat kecantikan Ibu satu anak dan putri kecil kebanggaan Venuz dan Alaska itu.
"Ouhh, Gemoynya!"
"Cantik! aku suka senyumnya."
Mereka semua terfokus pada Baby Angel yang hanya diam menatap semua orang memenuhi lingkungannya. penjagaan diketatkan sampai Athena melihat Jors yang memberi hormat padanya dengan penuh kekagguman.
"K..Kau.."
"Salam hormat saya. Nona besar!"
Athena hanya diam menatap jauh kesemua wajah ratusan manusia di lapangan luas ini. gedung-gedung tinggi yang dulunya rubuh itu sekarang telah berdiri kokoh dengan sangat menakjubkan diterangi lampu besar yang menunjukan Kota besar yang begitu rapi dan maju.
"Nona. anda bisa bersenang-senang hari ini."
"A.. dimana suamiku?"
"Disini!!"
Athena lansung menatap kedepan dimana kerumunan tadi mengurai memberi jalan bagi seorang pria yang terlihat sangat tampan membuat para Media yang sedari tadi meliput tak mampu menahan diri untuk merekam moment ini.
Lucifer datang membawa sebuket bunga yang membuat mata Athena tertegun membatu menghayalkan sosok Pria yang telah membuat semuanya menjadi berbeda.
Pakaian formal yang membungkus tubuh gagahnya begutu mempesona serasi dengan Dress yang dipakai Athena. mereka mundur membiarkan orang-orang penting ini untuk merayakan acara hari ini.
"C..Cifer!"
"Aku rasa kau tak terkejut untuk ini!"
Ucap Lucifer berdiri didepan Athena yang menatapnya dengan hati yang mekar. tumpukan kado disampingnya begitu banyak dengan semua orang yang merayakan hari penting dalam hidupnya ini.
"Kau merubah Alaska?"
"Bukan aku. tapi kau!"
Athena hanya memberi senyuman kilas tak ingin terlihat terlalu berlebihan tapi memang benar ia membungkus rasa rindu pada Neneknya dihari ini.
"Terimakasih!"
"Simpan itu untukku nanti."
"M..Maksudmu?"
Lucifer menarik pinggang Athena merapat kearahnya sampai tak ada jarak yang membentang diantara keduanya. mereka semua berdiri diatas Karpet merah yang memanjang tapi masih setengah terlihat oleh semua orang yang belum memulai kejutannya.
"Sekarang!"
Mereka lansung berbaris disepanjang Karpet dengan memeggang sebuket bunga yang ada foto Nenek Nuseta disana membuat Athena benar-benar terkejut bahkan Gedung pencakar langit sana memaparkan Visual wanita tua itu tengah menggendongnya diwaktu kecil dan foto-foto kedua orang tua Athena disaat mereka masih bersama. malam ini begitu jelas memaparkan semua kejutan Lucifer yang tak main-main megahnya.
"I..Itu.."
"Ini hari ulang tahunmu. mustahil aku lupa kalau mereka juga ingin hadir disini!"
Bisik Lucifer membiarkan Athena memandangi semua orang mengangkat Buket bunganya seakan mempersembahkan itu semua padanya. tak ada yang menentang Visual keluarganya di semua kaca Gedung bahkan mereka terlihat menatap Athena penuh rasa hormat.
Athena menunjuk satu Foto didekat Papan Elektronik yang memperlihatkan seorang wanita cantik tengah terbaring dirumah sakit dengan menggendong bayi merah yang diajak berfoto oleh pria yang notabenntya adalah suami wanita itu. Visual kelahirannya yang tak Athena punya.
"Aku punya semuanya tentangmu!"
"C..Cifer kau.."
Athena bergetar mengembun menyandarkan kepalanya ke bahu kokoh ini memandangi Foto itu intens. ia sangat merindukan keluarganya sampai saat ini.
"Kalau mereka ada. pasti mereka sangat senang karna aku memiliki suami sebaik kau."
"Lihat kedepanmu!"
"Ha?"
Tanya Athena tak mengerti hingga Lucifer menjentikan jarinya dengan lampu yang tiba-tiba menyala memperlihatkan seseorang dikegelapan didepan sana terlihat samai dipandangan Athena.
Semua orang menyingkir membiarkan pria itu berdiri sendiri dibatasan lampu yang masih menyamarkan visual aslinya.
"Sayang! siapa?"
"Lihatlah dia!"
Ucap Lucifer mengambil alih Baby Angel seraya mendorong pelan Istrinya untuk melangkah menyusuri Karpet merah yang menuntun kearah pria itu.
Athena tampak linglung ditempatnya dengan semua orang yang hening seakan menjadi benda tak bernyawa memberikan ruang bagi wanita itu untuk bergerak.
Sesekali Athena menoleh kebelakang menatap Lucifer yang memberinya senyuman hangat meyakinkan semuanya mengantarkan langkah Athena kedepan semangkin mendekat dan..
"Selamat Ulang Tahun. Sayang!"
Duarrr...
Seketika Athena hampir ingin tumbang saat mendengar suara itu dengan lampu yang lansung menyorot seorang pria paruh baya yang memeggang rangkaian balon ditangannya.
Mata pria itu menggenang begitu juga netra Athena yang tak mampu lagi membendung cairan bening yang tumpah begitu saja. pahatan yang sama bahkan hanya terlihat lebih menua tapi masih sangat ia kenal.
"K..Kau.."
"M..Maafkan Dady. Nak!"
Grep...
"Dad!!!!"
Teriak Athena memeluk erat pria itu sampai tangisnya pecah mengharukan suasana malam yang gemilau penuh dengan cahaya malam ini. pelukan keduanya sangat erat bahkan Athena tak perduli dengan pandangan semua orang yang mendengar isak tangisnya yang membelah jiwa seorang anak sangat merindukan Dadynya.
"Dad hiks, i..ini.. ini Dady?"
Tuan Manoch mengangguk berlinang air mata mengecup lama kening putrinya lalu kembali memeluk dengan penuh kerinduan. tak ia sangka putrinya sudah sangat cantik dan tumbuh besar sekarang.
"H..Hena. kau..kau putriku!"
"D..Dad. aku..aku sangat merindukanmu, hiks! sangat!"
Keduanya larut sampai Athena benar-benar sembab tak melepas pelukannya sama sekali. bahkan semua orang ikut merekam Moment pertemuan ini seakan ikut merasa bahagia akan kisah hidup Athena.
"Dad hiks!"
"Hm? kau sudah sangat cantik. kau yang tercantik!"
Tuan Manoch mengusap kepala Athena yang membuat wanita itu sangat lemah. pelukan dan belaian seorang ayah yang sangat ia rindukan begitu menyentuh hatinya.
"Dad. bagaimana? bagaimana bisa kau.."
"Dia!"
Tuan Manoch menatap Lucifer yang telah hanyut melihat raut bahagia istrinya sampai ia hanya bisa diam menggendong Putrinya tanpa mengalihakn tatapan lembut yang langka bagi semua orang pada Athena.
"I..Itu.."
"Dia pria yang sangat baik. dia.."
"Dia suamiku. Dad!"
Jawab Athena bangga menatap Lucifer yang mendekat dengan tatapan mata semua orang tak lekang darinya, langkah pria itu sangatlah tegas membuat Tuan Manoch benar-benar mendapatkan air dari perjalanan gurunnya.
"Dia yang menyelamatkan Dady dan memaafkan semuanya."
"B..Benarkah?"
Athena menatap Lucifer dengan tatapan sembab dan sendu. air matanya tak berhenti mengalir sama sekali seakan mengungkapkan ini adalah hari ulang tahun yang sangat-sangat spesial dalam hidupnya.
"S..Sayang!"
"Hm?"
"Aku.. Aku sangat mencintaimu hiks!"
Lucifer lansung memeluk Athena yang kembali menangis diiringi tepukan tangan meriah semua orang yang melihatnya.
"Ouhhhh!!!"
Prokkk..Prokkk...
"Terimakasih!!! hiks, aku..aku sangat bahagia!!!"
Teriak Athena tak malu mengungkapkan isi hatinya membuat Baby Angel geli melihat wajah Momynya yang bengap dan begitu terlihat jatuh dalan ikatan Dadynya.
"Kau bahagia?"
"Hm. sangat!"
Jawab Athena kembali menatap Dadynya yang masih ingin ia puluk tapi Lucifer tak mau berbagi sampai tetap mendekap posesif pinggang istrinya.
"Sekarang. aku ingin kau menerima kembali Cincin pernikahan kita!"
"A..Apa?"
"Maaf kalau hari itu aku mengecewakanmu. untuk seterusnya aku tak akan melakukan itu lagi, aku berjanji!"
Tegas Lucifer memakaikan cincin yang dulu Athena lempar ke wajahnya hingga keduanya kembali berpelukan ditengah malam yang dihiasi gemrlap lampu menerangi langit Alaska yang sangat meriah.
"Ini untukmu Kapten!!!!"
Suara Pria gempal yang memandu acara kembang api malam ini membuat Athena bertambah terkejut melihat Dames tengah ada dipuncak gedung mengontrol pertunjukan.
Cestor memandangi Lucifer yang asik dengan Athena sedangkan ia bagaimana? tak ada semangat apapun yang ia temukan dalam kurungan ratusan orang ini.
"Kau dimana?" gumam Cestor putus asa merasa sangat kosong bersandar ke Mobilnya memandangi langit Alaska yang dipenuhi pertunjukan kembang api beserta lentera dari para putra Lucifer yang berterbangan ikut memeriahkan malam ini, suaranya sangat merdu setelah mengoyak dagging empuk tahanan Alaska itu.
"Kau merindukanku?"
Degg..
Cestor tersambar petir ditempatnya hingga lansung menoleh kebelakang dengan mata yang nyaris keluar melihat seorang wanita yang telah lama tak dilihat oleh netranya.
"K..Kau.."
"Nikahi dia. Dasar Lamban!!!!"
Suara Lucifer dari belakang sana dengan semua orang menertawakan Cestor yang terlihat bak orang linglung masih memfokuskan objek didepannya.
"I..Ini..ini kau?"
"Cellin!! jika dia tak mau, Asisten Brian sudah menanti!!!"
Timpal Athena yang ada dipelukan Dadynya hingga Cestor tanpa pikir panjang menyambar tubuh ramping Cellin yang sebenarnya tak pergi sesuai perintah Lucifer yang hanya menguji Kakaknya.
"Aku menikah malam ini!!!!"
"Dasar Siput!"
Gumam Lucifer menatap Cestor yang sudah kehilangan harga diri dan egonya dihadapan semua msyarakat yang baru pertama kali melihat dua pria yang sangat tak tersentuh ini bercengkrama malam ini.
Dan itu hanya karna Cinta Misterius antara Athena dan Lucifer yang mengikat semuanya dalam satu melodi Cinta yang aneh. seorang penjahat berdarah dingin mampu mencintai wanita bersifat galak yang mampu merubah semuanya.
Wanita mandiri yang mampu meluluhkan Master Alaska itu akan selalu dipuji masyarakatnya karna mampu menunjukan harga diri yang tinggi dalam sebuah cinta tanpa mengejar dan merendahkan tapi wanita sekelas Athena hanya bermain dalam kelebihan yang dia punya, tak pernah menyerah dan selalu menciptakan kedamaian.
....
TAMAT..
Terimakasih bagi yang sudah mengikuti cerita ini sampai akhir. Author sangat-sangat mengapresiasi para readers setia yang masih enggan berpaling dari lapak Author receh ini๐..
Cerita Athena dan Lucifer sudah selesai dan untungnya Author sudah punya cerita baru yang insyaallah tak akan kalah lagi. tapi sebelum itu Author mau mengumumkan bagi yang Vote dan kasih Gift ke Novel Author tapi di Ss ke Group ya..
. Gebriel Junior
.Deni iraini bintang gemini
.Rayunraa Zarraz
.Yuni Zahratul Muna
.Salsa sara
.Putri Nanda Nurcahya
.Saselvila
.Marisi Tumbolon
.Fundy Candy
.Wilda...
Terimakasih atas nama-nama diatas yang sudah ngevote dan untuk yg lain mungkin tak sempat author sebutkan karna tak di kirim ke Group.. ๐๐
Ini untuk Novel barunya semoga suka..๐
DILEMA CiNTA NATALIA
.........................................
: Bagaimana jika kau dipaksa menikahi seorang pria beristri dengan paras yang jauh dari kata Elok dipandang?
Tentu itulah rasa yang dialami Natalia Diajeng Pramudita. tak ada yang menarik dari tubuh berisi dan wajah polos berkacamatanya yang serba kekurangan terutama dalam segi hal berdandan. ia bisa dibilang wanita kampungan yang tak dianggap oleh keluarganya yang berada, lalu bagaimana bisa ia bertahan dalam satu pernikahan yang sangat menyakitkan baginya dikala yang menjadi Madunya adalah saingan saudarinya sendiri yang dalam segi penampilan melebihi gaya hidup sederhananya.
Apakah Natalia bisa mengambil hati suaminya dengan paras seadanya itu? atau ia malah menyerah memilih pergi merelakan Pernikahan pertamanya?
....
Udah di Up sampai eps ke 6 ya. ditunggu kehadirannya say.. Muahhh Mat malam๐