
Setelah masa idah nya selesai, Jono melamar Yuni untuk ia jadikan istri. Selain itu, ia mencoba untuk meredam gosip yang beredar bahwa ia dan Yuni kumpul kebo. Sungguh sangat tidak nyaman untuk di dengar.
Yuni menerima pinangan Jono dan sebulan setelah lamaran, mereka resmi menjadi suami istri. Yuni membawa serta anak perempuannya yang bernama Eka Saputri itu untuk hidup dengan lelaki yang sudah menjadi suami nya itu.
Yuni menyayangi Salina layaknya putri nya sendiri. Ia baru saja kehilangan bayi laki-laki yang tidak mau melihat indah nya dunia dan hidup bersama nya. Ia menerima kenyataan bahwa anaknya saat ini adalah Salina. Dan anak yang telah pergi, ia simpan di dalam lubuk hati yang paling dalam dan akan terus hidup di hatinya.
Hari harinya di mulai dengan lembaran baru suami baru dan keluarga baru.
"Semoga, pernikahan ini adalah pernikahan terakhir ku ..." doa Yuni dalam hatinya.
Yuni memulai semuanya dari awal kembali.
*
*
*
Mina telah kembali ke mansion Johanson. Mansion milik sang mertua. Ia dan Adam tengah duduk di bangku belakang mansion sambil menatap hamparan rumput hijau serta tanaman sayuran yang tengah tumbuh subur di belakang mansion orang tua nya itu.
Mina duduk sambil menyusui bayi nya dengan penuh sukacita. Sementara itu kedua anaknya, Eko dan Dwi sedang belajar dengan guru bahasa nya dan di lanjutkan dengan les piano setelah makan siang.
Hayden si bayi tampan itu tengah tertidur pulas di dalam pangkuan sang ibu. Adam tersenyum bahagia. Suasana ini adalah hal yang paling ia dambakan di dalam hidupnya. Bahagia bersama dengan keluarga tercinta.
Adam bersyukur karena kekayaan yang ia miliki saat ini adalah pernikahan yang bahagia, kesehatan serta keluarga yang utuh.
Allina dan Stanly tinggal di mansion Houghlash di negara bagian Ottawa. Allan dan Jane tinggal di mansion Johanson sebagai ahli waris yang sah.
Setelah bayi tampan Hayden berumur 5 bulan, Adam memboyong Mina dan anak anaknya itu untuk tinggal di mansion khusus yang ia sebut dengan Mansion Abraham Johanson.
Anak anak Mina, Eko dan Dwi telah masuk ke sekolah umum yang ada di sana. Mereka telah mampu untuk berbaur dengan teman sebaya mereka. Dan mampu untuk melanjutkan pendidikan mereka ke tahapan yang lebih serius.
Adam memberikan nama pada anak tirinya itu dengan nama Eko Raharjo Abraham. Dan Dwi Ariana Abraham.
Hanya Hayden si bayi tampan yang ia beri nama belakang Johanson sebagai tanda bahwa darah keluarga Johanson mengalir di diri bayi itu.
***
Jono memboyong Yuni dan anak anak ke kota untuk hidup di sana. Rumah yang mereka tempati di kampung, ia renovasi untuk di tinggal li oleh mereka ketika week end.
Jono telah membangun sebuah toko material di kota. Dengan uang yang ia terima sebagai kompensasi atas diri sang mantan istri yang di rebut lelaki lain.
Yang ia pikirkan saat ini adalah, bahwasanya hidupnya masih harus tetap berjalan. Dari mana pun uang yang ia belanjakan untuk isian tokonya , tidak ia buat beban. Yang terpenting adalah, wujud uang itu akan tetap utuh.
"Maaf kan aku Mina... aku menggunakan uang kompensasi yang suami mu berikan padaku untuk modal usaha agar aku bisa menghidupi keluarga baru ku... Aku akan kembalikan uang itu nanti ketika aku berhasil mengembangkan usaha ku..." gumam Jono sambil menatap langit biru nan cerah.
Sebulan setelah pembukaan toko material , Jono menerima telepon dari Canada. Putranya, Eko Raharjo mengabari jika ia telah naik ke kelas 3 SMP. Sang putra menelpon menggunakan telepon umum yang tersedia di dekat sekolah nya. Meskipun ia mempunyai telpon seluler yang di hadiahi oleh sang ayah tiri, ia tidak berani untuk menggunakan nya. Selain itu, Eko berusaha untuk menjaga perasaan sang ayah tiri dengan sikapnya.
Rasa syukur atas semua nikmat yang telah di rasakan putra putrinya saat ini adalah bentuk dari pengorbanan dirinya dan sang mantan istri.
Jono mengusap air matanya. Ia berjanji akan memberikan sebagian besar harta yang tengah ia kembangkan ini untuk kedua buah hatinya yang saat ini tengah berada di negeri nun jauh di sana.
"Mas Jono... makan siang sudah siap..." Yuni memanggil pria yang menjadi suami ke tiganya itu dengan senyum merekah.
"Iya... Bun... sebentar ya ..." jawab Jono sambil tersenyum.
"Mina... berbahagialah kau di sana dengan suami mu... aku pun akan berbahagia di sini dengan istri ku..." gumam Jono sambil menatap langit biru nan cerah.
***
Adam dan Mina tengah merayakan acara 6 bulanan Hayden Abraham Johanson bayi mereka. Halaman Mansion Abraham Johanson di penuhi oleh keluarga besar serta kerabat dekat. Sang tuan rumah menggunakan pakaian khusus adat Jawa di padukan dengan hiasan di kepala.
Kemeriahan acara itu adalah hal yang sangat di impikan Adam untuk mengenalkan budaya milik negara sang istri. Adam juga tidak lupa memboyong orang tua sang istri untuk menghadiri acara itu. Selain itu, ia juga mengundang anak anak panti asuhan yang ada di kota itu untuk mensyukuri nikmat dari Allah dan segala kebahagiaan nya saat ini.
Setelah kelahiran Hayden, bisnis yang tengah ia geluti menjadi lebih baik dan berkembang pesat. Ia juga membangun beberapa kantor cabang di berbagai negara di dunia.
Adam juga menjadi sosok yang lebih dermawan dari sebelumnya. Ia juga membangun berbagai fasilitas publik yang baru dan menata kota agar lebih rapi dan indah.
Adam menatap sang istri yang tengah menggendong bayi nya itu. Rasa haru dan bahagia menghampiri Adam. Ia bersyukur bahwa ia di berikan jodoh idaman yang mampu untuk mengubah segala keburukan.
"Mina... terimakasih sudah menjadi bagian dari dalam hidup ku... aku bersyukur karena bisa berdampingan dengan kamu ... aku pun tak menyesal telah merebut mu dari mantan suami mu itu... Meskipun aku telah di cap sebagai pebinor..." gumam Adam sambil menatap sang istri dari kejauhan.
Mina melambaikan tangannya pada Adam. Ia meminta pada Adam agar bergantian untuk menjaga sang putra.
"Mina... Aku mencintaimu..." gumam Adam setelah menerima sang putra ke dalam gendongan nya. Tak lupa pula ia mencium pucuk kepala sang istri dengan penuh kasih.
" Aku juga mencintaimu Bie..." jawab Mina dengan lembut.
Tamat...
Alhamdulillah... akhirnya... tamat... terimakasih untuk semua pembaca yang sudah Sudi untuk mampir ke cerita aku yang amburadul ini. Sekali lagi, terimakasih...
Cerita anak anak Mina , dan lain nya akan hadir di dalam novel baru... yang judulnya juga... My Maid and I 2.
Semoga berkenan untuk mampir ke sana. Akan di mulai pada pertengahan bulan ini. Terimakasih...