
Hari ini Calvin akan mengikuti perlombaan melawan peserta dari Amerika yang juga akan di siarkan langsung oleh stasiun TV yang sama dengan Minggu yang lalu.
Sejak saat Eun Soo mengusir Boo Young dari apartemennya, Boo Young tak lagi datang untuk menemui Calvin dan di saat Eun Soo bertemu dengan Boo Young di kantor, mereka tidak membicarakan hal lain selain pekerjaan.
Pagi itu Calvin terus memohon kepada mamanya untuk menelpon Boo Young. Dia ingin sekali di temani Ayahnya saat perlombaan berlangsung.
Tetapi Avril terus saja memberi alasan kepada Calvin, kalau Ayahnya tidak bisa menemaninya karena ada urusan pekerjaan.
"Ma, ini hari Minggu, tidak mungkin Papa bekerja!" Teriak Calvin yang tidak mau ganti baju.
Melihat Calvin yang tidak mau mengikuti perlombaan, Eun Soo pun mendekati Calvin dan berjanji akan menelpon Boo Young.
"Tapi Calvin harus janji, harus memenangkan perlombaan ini, ok!" Kata Eun Soo sambil memeluk Calvin.
Akhirnya kata-kata Eun Soo di dengar oleh Calvin, lalu Avril menggantikan baju Calvin dan kemudian mereka makan sarapan pagi yang sudah Avril siapkan.
Setelah itu mereka datang ke studio menggunakan layanan taksi online. Hampir saja mereka telat, karena Calvin sempa tidak mau mengikuti perlombaan jika Ayahnya tidak menemani dia berlomba. Ketika perlombaan baru saja di mulai, tiba-tiba Boo Young datang dan berdiri di samping Avril dan Eun Soo.
Calvin yang melihatnya pun langsung tersenyum lebar di atas panggung dan melemparkan ciuman terbang untuk Boo Young.
Semangat Calvin kembali, ia berusaha sebisa mungkin untuk mengalahkan lawannya yang cukup berat baginya. Ia ingin mempersembahkan kemenangannya untuk sang Ayah.
"Bagaimana bisa kamu masuk ke sini?" Tanya Eun Soo heran.
Avril tidak begitu perduli atas kedatangan Boo Young. Saat itu dia sedang berdoa agar sang putra bisa menyelesaikan soal yang cukup rumit, apalagi lawannya sudah berumur 15 tahun. Jadi cukup berat bagi Calvin untuk mengalahkan lawannya.
"Bukan Boo Young namanya kalau tidak bisa melakukan apa yang dia inginkan." Jawab Boo Young menyombongkan diri.
Eun Soo pun hanya bisa menyunggingkan bibirnya dengan senyum sinis, sedangkan Avril masih tak menghiraukan keberadaan Boo Young.
Kedatangan Boo Young membuat Calvin menjadi lebih bersemangat. Hal itu membuatnya bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan tepat dan benar.
Tetapi ketika pertanyaan terakhir tentang ilmu Fisika, Calvin menemukan kesulitan, sehingga dia memerlukan waktu lebih di banding lawannya yang lebih dulu selesai.
Calvin sempat terdiam sejenak, tiba-tiba dia merasa tidak mampu mengerjakan tugas yang dikasih, tetapi senyum di bibirnya mengembang ketika ia mengingat rumusnya.
Dan akhirnya Calvin menyelesaikan soal itu dengan benar, walaupun Calvin kalah dalam waktu, tetapi Calvin unggul dalam poin. Karena setiap soal ia jawab dengan benar, sedangkan lawannya ada satu soal yang tidak bisa ia jawab.
"Avril.... Calvin benar-benar anak yang hebat!" Puji Eun Soo sambil memeluk sahabatnya.
"Itu semua karena Calvin memiliki Aunty yang hebat juga." Sahut Avril membalas pelukan dari Eun Soo.
Boo Young pun terharu dan bertepuk tangan dengan kerasnya. Dia merasa bangga atas kemenangan Calvin. Dia sendiri merasa bingung, karena bagi Boo Young itu hal pertama merasakan perasaan haru sampai tak terasa matanya berair menahan haru.
Untung saja Avril dan Eun Soo tidak menyadari di saat Boo Young mengelap matanya yang tiba-tiba berair. Bukan air biasa, tapi air mata. Tepatnya Boo Young menangis karena terharu.
*****
Acara tersebuy pun di tayangkan langsung di televisi swasta Indonesia. Warga Indonesia pun merasa bangga atas kemenangan Calvin Sanjaya. Suatu kebanggaan bagi warga Indonesia, memiliki penerus bangsa yang hebat seperti Calvin.
Sosial media milik Avril pun di banjiri dukungan oleh warga net, ada yang berkomentar baik dan ada juga berkomentar menanyakan siapa ayah dari Calvin. Karena dari awal perlombaan, para warga net tidak menemukan biodata valid milik Calvin.
"Calvin, terima kasih sudah membawa harum nama bangsa. Kamu harapan kami!" Komentar warga net.
"Wajah mu mirip orang Korea, siapa ayah mu sebenarnya?" Tanya warga net melalui kolom komentar.
Tentu saja Avril tidak bisa merespon komentar para warga net, dia hanya menuliskan sesuatu di laman sosial medianya bahwa dia berterima kasih atas dukungan dari semua warga Indonesia.
"Kami bangga kepada mu sayang, Oma sangat merindukan kalian." Kata Nyonya Ussy sambil memandangi TV.
Kemenangan Calvin membuat Indonesia lebih di kenal dunia, Calvin membuktikan bahwa orang Indonesia banyak yang berprestasi dan membanggakan negaranya.
...****************...
Setelah selesai dalam perlombaan itu, Calvin berlari dan menghampiri Boo Young yang sudah siap untuk memeluknya. Lalu ia menggendongnya dan memberi selamat atas keberhasilan Calvin dalam memecahkan soal-soal yang baginya sangat rumit.
Avril dan Eun Soo hanya menatap ke arah mereka berdua dengan tatapan khawatir, khawatir jika Calvin tidak mau di pisahkan dengan Boo Young.
"Sayang, kamu mau makan apa?" Tanya Boo Young dengan rasa bangga.
"Aku mau makan pizza!" Jawab Calvin bersemangat.
Karena Calvin sering makan pizza, Avril pun menegur Boo Young agar tidak memberi pilihan kepada Calvin. Avril khawatir jika Calvin mengalami permasalahan pencernaan di kemudian hari.
"Kan tidak setiap hari, biarlah hari ini Calvin merayakan keberhasilannya." Sahut Boo Young.
Kemudian Boo Young membawa mereka pergi ke restoran pizza organik yang paling mahal dan terkenal karena rasanya yang super lezat.
Calvin memakan 2 potong Pizza berukuran sedang, sedangkan Boo Young menghabiskan sisa pizza yang ada di pan. Karena Avril dan Eun Soo lebih memilih untuk makan spaghetti yang terkenal enak di restoran tersebut.
Makan siang pun selesai, Boo Young mengantar Calvin untuk pulang dan di pertengahan jalan Calvin tertidur pulas. Sesampainya mereka di parkiran apartemen, Boo Young turun dari mobil, mencoba untuk menggendong Calvin.
"Kamu tidak perlu naik ke atas, aku bisa menggendongnya sendiri." Kata Avril yang sebenarnya berat menggendong Calvin.
"Ok! kalau itu mau mu, aku gak maksa." Sahut Boo Young dengan santai.
Tidak ada ucapan terimakasih dari Avril maupun Eun Soo, mereka langsung pergi ke atas meninggalkan Boo Young yang masih berdiri di samping mobilnya.
Tanpa mereka sadari, Boo Young telah mengambil rambut milik Calvin. Dia berencana untuk melakukan tes DNA, karena Boo Young sangat yakin kalau Calvin adalah anaknya.
Kemudian Boo Young melajukan mobilnya untuk menjemput Boo Rua. Yang sedari tadi marah-marah karena telpon dan pesannya tak di respon olehnya.
"Kamu kemana saja? Di telpon tidak di angkat!" Protes Boo Rua yang sedang berdiri di dekat apartemennya menunggu Boo Young.
"Maaf sayang, aku ada urusan pekerjaan." Jawab Boo Young berbohong.
Tak semudah itu Boo Rua di bohongi, dia tahu betul kalau Boo Young tidak pernah melakukan pekerjaan di hari Minggu, walaupun itu penting.
Kemudian Boo Young membawa Boo Rua ke apartemennya untuk bersenang-senang.
Ketika Boo Young sedang bermanjaan dengan Boo Rua, terdengar handphone nya berbunyi dan panggilan itu dari Eun Soo.
"*Papa kenapa tidak di sini menemani ku?" Tanya Calvin dalam telpon*.
Karena yang menelpon Calvin, Boo Young pun dengan cepat langsung keluar dari kamarnya untuk berbicara dengan Calvin dan hal itu membuat Boo Rua merasa curiga.
"Kalau papa ada waktu, nanti papa akan ajak Calvin ke apartemen papa ok!" Sahut Boo Young agar Calvin tidak ngambek.
Setelah selesai menelpon, Boo Young kembali ke kamar dan melanjutkan aktivitasnya dengan Boo Rua.
Bersambung...