My Korean Husband

My Korean Husband
Makcomblang



Setelah kepergian Avril, Eun Soo segera memakan makanan yang ia pesan tanpa berkata apa-apa. Begitupun dengan Seung Chul yang tidak berkata sepatah kata pun.


Mereka memakan habis makanan mereka, karena merasa canggung, Eun Soo kemudian berpamitan kepada Seung Chul untuk pulang.


"Tujuan mu kesini untuk menemui Avril kan? jadi, karena dia sudah tidak ada di sini, aku berpamitan pulang dulu." Kata Eun Soo gugup.


"Kenapa kamu buru-buru ingin pulang? Apa tidak sebaiknya kita mengobrol dulu?" Tanya Seung Chul menggoda.


Karena Eun Soo sendiri tidak ada hal yang penting untuk ia lakukan, Dia pun menyetujui ajakan Seung Chul untuk mengobrol.


Selesai mereka makan, Seung Chul mengajak Eun Soo untuk pergi ke karaoke. Sebenarnya Eun Soo sangat canggung saat berada di dekat Seung Chul. Apalagi, Seung Chul hari itu terlihat tampan.


Dengan perasaannya yang gugup, Eun Soo mengikuti langkah Seung Chul keluar dari restoran. Karena hari itu Seung Chul tidak bawa mobil, ia pun menggunakan mobil Eun Soo.


"Yang menyetir aku atau kamu?" Tanya Eun Soo gugup.


"Aku saja! kasian kamu seharian sudah bekerja, pasti kamu capek." Jawab Seung Chul perhatian.


Eun Soo yang mendapat perhatian dari Seung Chul merasa hatinya berbunga-bunga, padahal sebelumnya ia masih marah dengan Seung Chul saat kejadian di restoran waktu itu. Ketika Boo Young tidak menganggap dia ada dan lebih memperhatikan Avril.


Eun Soo pun tersenyum sendiri sambil memasang sabuk pengaman. Mungkin ia terlalu gugup, jadi sabuk pengamannya nyangkut, sehingga Seung Chul membantunya.


"Kamu kan seorang model, apa kamu tidak takut kalau ada gosip." Tanya Eun Soo.


"Kenapa harus takut? sudah jadi resiko seorang publik figur yang tidak jauh dari kata gosip." Kata Seung Chul sambil menyetir.


Tak lama kemudian, mereka pun sampai di tempat karaoke. Beberapa orang mengenali wajah Seung Chul dan sengaja Seung Chul menggandeng tangan Eun Soo memasuki tempat karaoke.


Dengan wajah yang menunduk, Eun tampak malu ketika banyak orang melihat ke arahnya dan Seung Chul. Seung Chul pun menyewa tempat karaoke yang khusus, sejenis VIP.


Seung Chul duduk di sofa dan mulai menekan tombol remote untuk mencari lagu yang ia suka.


"Eun Soo, lagu apa yang kamu suka?" Tanya Seung Chul menoleh ke arah Eun Soo.


"Kamu saja yang menyanyi, aku jadi pendengar saja!" Sahut Eun Soo grogi.


Seung Chul memilih lagu sedih, ia pun mulai melantunkan lagu itu yang membuat Eun Soo merinding. Karena suara Seung Chul sangatlah merdu seperti penyanyi profesional.


...****************...


Avril baru saja sampai di apartemen, ia kemudian berjalan menuju ke dapur untuk menaruh belanjaannya yang ia beli di perjalanan pulang ke apartemen.


Lalu ia pergi masuk kamar untuk melihat sang suami, ia membuka pintu secara pelan-pelan dan di lihatnya Boo Young yang masih tertidur pulas. Kemudian Avril mengganti pakaiannya dan pergi keluar lagi untuk memasak.


Dengan semangat, Avril memasak semur ayam dan ia campur dengan telur puyuh. Karena itu makanan kesukaan Boo Young. Sembari masak, Avril mengobrol dengan kedua orang tuanya melalui saluran telepon.


Selesai memasak, Avril pun menyudahi panggilannya dengan kedua orang tuanya. Lalu ia menyiapkan semua makanan di meja makan, kemudian Avril masuk kamar untuk membangkitkan Boo Young.


Dengan lembut Avril membangunkan Boo Young. Di tempelkan telapak tangannya yang dingin di pipi Boo Young. Karena tak kunjung bangun, Avril pun mengecup ringan bibirnya. Tetapi malah tubuh Avril di tarik olehnya dan Boo Young memeluk dan mengunci tubuh Avril hingga tak bisa bergerak.


"Ini hukuman karena kamu sudah ninggalin aku sendirian." Goda Boo Young sambil menyerang tubuh Avril dengan tangannya.


Karena Boo Young tidak mau makanannya dingin, ia segera menghentikan aktifitasnya dan turun dari ranjang. Dengan menggandeng tangan Avril, mereka berdua keluar dari kamar.


Mata Boo Young langsung tertuju pada semur ayam plus kentang. Sedangkan Avril mengambilkan nasi pada mangkuk. Nasi baru saja datang, Boo Young sudah makan beberapa kentang yang ada di dalam semur.


"Kamu selalu masak enak seperti ini membuatku harus olahraga ektra." Protes Boo Young tetapi menikmati.


"Hahahaha....jangan makan kalau begitu!" Canda Avril.


Ketika Avril masak di rumah, Boo Young tidak dapat mengontrol ***** makannya. Dia makan banyak hingga merasa kenyang, demi menjaga sixpack pada perutnya, ia harus olahraga ekstra.


Sudah menjadi rahasia umum jika seorang pria yang memiliki sixpack pada perutnya lebih menarik dari pada perut buncit. Begitupun dengan Boo Young, dia olahraga ekstra agar mendapat bentuk tubuh yang ideal, agar Avril tidak melirik pria lain.


Melihat Boo Young makan dengan lahap, Avril pun merasa bahagia. Dia benar-benar merasa menjadi seorang istri yang berguna. Tak pernah terlintas di benaknya, jika ia sampai memiliki suami sekaya dan setampan Boo Young. Ingin sekali ia memamerkan pada teman-temannya yang berada di Indonesia.


Memamerkan bahwa dirinya saat ini sangat bahagia dan memperlihatkan kepada semua temannya yang dulu pernah meremehkannya. Ia ingin memberi tahu kepada siapa saja, bahwa dirinya bahagia. Tetapi sampai saat ini dia belum melakukan hal itu, dia ingin waktu yang memberi jawaban kepada mereka-mereka yang memandangnya rendah.


"Sayang, kamu tidak rindu dengan Calvin?" Tanya Boo Young menatap Avril.


"Itu tak perlu di tanya! tinggal 2 hari lagi, Calvin akan pulang." Sahut Avril balik menatap Boo Young.


Ada rasa menyesal pada diri Boo Young yang tidak bertanggungjawab atas apa yang ia lakukan 7 tahun yang lalu. Tetapi dia masih bersyukur, bisa memiliki Avril dan anaknya, walaupun dia tidak bisa merasakan bagaimana rasanya menggendong seorang bayi.


Memikirkan seorang bayi, Boo Young jadi ingin memiliki bayi lagi. Apalagi saat ini hubungan Avril dan Boo Young sangat baik, jadi ia ingin sekali memiliki seorang bayi perempuan.


"Sayang....." Rengek Boo Young pada Avril.


"Bersihkan ini semua dan aku mau mandi." Suruh Avril.


Seperti tahu maksud Boo Young, Avril pun menyuruh Boo Young untuk membantunya membersihkan dapur dan Avril pergi untuk mandi. Karena dia ingin tampil bersih dan wangi saat bersama Boo Young.


Tentu saja Boo Young tidak menolak untuk mencuci piring, seumur-umur baru kali ini Boo Young mencuci piring. Dan hanya Avril yang bisa membuatnya melakukan itu.


Setelah mencuci piring dan membersihkan dapur, Boo Young dengan buru-buru masuk ke kamar. Karena Avril belum keluar dari kamar mandi, Boo Young kemudian melepas baju atasannya hingga ia hanya mengenakan celana pendek.


"Sayang, maafkan aku! sepertinya malam ini kita tidak bisa melakukan hal itu. Karena aku kedatangan tamu!" Kata Avril pasrah.


"Tamu siapa? kenapa malam-malam begini tamu mu datang?" Tanya Boo Young yang masih belum tahu tamu yang Avril maksud.


Avril yang masih berdiri di depan pintu kamar mandi, ia pun segera menghampiri Boo Young dan duduk di tepi ranjang samping Boo Young. Kemudian Avril menjelaskan tentang tamu yang ia maksud.


Sontak saja, Boo Young langsung lemas dan menidurkan badannya ke kasur. Ia kemudian menarik selimut untuk menutupi badannya. Sementara Avril hanya tersenyum melihat ekspresi Boo Young yang kecewa karena tidak mendapat jatah.


Bersambung....


Tinggalkan Like dan Komentar kalian, bagi top fans akan ada kejutan di akhir cerita. Jadi dukung karya ini dengan vote,hadiah dan like. Terima Kasih.