
Avril menceritakan semua keluh kesahnya kepada Eun Soo. Begitupun dengan perasaannya terhadap Boo Young yang memang ia mulai menyukainya.
"Kalau kamu menyukai Boo Young, seharusnya kamu berusaha menjelaskan semua kepadanya." kata Boo Rua frustasi.
"Aku sudah berkali-kali mencoba untuk menjelaskan kepadanya, tetapi dia tidak mau mendengar dan tidak mempercayai ku lagi." kata Avril bersedih.
Eun Soo sendiri tidak bisa berkata banyak atas masalah yang di alami sang sahabat. Jika Avril memang memikirkan kebahagiaan Calvin, seharusnya dia tidak melakukan pernikahan kontrak tersebut, hal itu malah menyusahkan dirinya-sendiri.
Karena malam semakin larut, mereka pun tidur bertiga bersama Calvin. Karena sudah lama mereka tidak menikmati hari-hari bersama.
Keesokkan Harinya,
Tadi malam Boo Young tidak pergi ke apartemen Boo Rua, dia lebih memilih untuk tidur sendiri di apartemennya tanpa Avril dan Calvin. Memang terasa sepi, dia merindukan di saat-saat mereka saling bercanda.
Apalagi, mobil miniatur buatan Calvin yang ia pajang di lemari kaca dan lukisan-lukisan karya Calvin yang di bingkai rapi yang tergantung di dinding-dinding, membuat Boo Young tidak ingin berpisah dengan sang anak.
Biasanya Boo Young menginap di apartemen Boo Rua hanya untuk beristirahat, karena dia tidak ingin melihat wajah Avril. Itulah Boo Young, ketika sudah menyukai seseorang, dia tidak siap jika harus tersakiti.
Boo Rua pun tidak merasa keberatan walaupun tak di sentuh sedikitpun oleh Boo Young. Asal uang mengalir, bagi Boo Rua sudah lebih dari cukup. Jika saja Boo Rua mau bekerja keras, pasti dia sudah menjadi artis papan atas di Korea Selatan. Karena Boo Rua termasuk cantik dan banyak talenta.
"Kamu awasi mereka dan beritahu kepada ku apa saja yang mereka lakukan!" kata Boo Young kepada seseorang melalui handphone.
Setelah Boo Young melihat sosial media milik Avril, kemudian ia menyuruh seseorang untuk mengawasinya. Kerena Avril meng-upload sebuah foto yang memperlihatkan mereka sedang di taman hiburan.
Betapa murkanya Boo Young saat mendapat laporan dari anak buahnya, kalau Seung Chul pergi dengan Avril, Calvin dan Eun Soo di taman hiburan. Dan yang lebih membuat Boo Young murka ketika, Calvin terlihat akrab dengan Seung Chul.
"Kamu orang yang selalu mengganggu ku dan kamu Avril, tunggu saja apa yang akan aku lakukan kepada mu nanti!" batin Boo Young yang sedang menahan amarahnya.
Memang saat ini Avril sedang bersenang-senang di taman hiburan, karena sikap sabar Seung Chul akhirnya membuat Calvin merasa nyaman dekat dengannya. Dan tak malu-malu Calvin meminta untuk memanggulnya di punggung Seung Chul.
Eun Soo memandang kagum kepada Seung Chul yang sangat sabar menghadapi Calvin yang cukup egois. Mereka sangat menikmati liburan di taman itu dan ada beberapa orang yang meminta foto kepada Seung Chul, karena Seung Chul model yang cukup terkenal.
Lelah bermain mereka kemudian berencana untuk pulang, karena Boo Young menyuruh Avril untuk balik ke apartemennya di sore hari. Sedangkan Eun Soo memilih untuk pulang menggunakan taksi dan Avril di antar Seung Chul.
Karena Seung Chul memaksa untuk makan terlebih dahulu, akhirnya Avril pun mengiyakan ajakan Seung Chul. Saat itu mereka makan pizza kesukaan Calvin agar Calvin merasa senang. Setelah mereka selesai makan, kemudian Seung Chul mengantar Avril dan Calvin pulang.
"Sampai ketemu besok." pamit Seung Chul dengan melambaikan tangannya.
"Hati-hati di jalan....." sahut Avril yang juga melambaikan tangannya.
Avril dan Calvin kemudian naik ke atas menggunakan lift dan Boo Young pun sudah menunggu mereka di dalam apartemen.
"Papa........." teriak Calvin ketika melihat sang papa yang sedang menonton TV.
Kemudian Boo Young berdiri dari duduknya dan memposisikan dirinya untuk memeluk Calvin. Dengan senangnya, Calvin langsung memeluk sang papa dengan erat.
"Papa tidak ada masalah sama mama kok, sekarang papa akan bantu Calvin untuk bersihkan badan mu dan cepat istirahat. Calvin pasti capek kan?" kata Boo Young sambil menggendong Calvin menuju kamar mandi.
Sedangkan Avril mengikuti mereka dari belakang dan menyiapkan baju untuk Calvin.
Setelah semua beres dan Calvin pun tertidur, Boo Young pun turun dari ranjang dan keluar dari kamar Calvin. Dia pun mencari keberadaan Avril yang sedang duduk di kursi meja makan meminum air putih.
Dengan kasar Boo Young menarik tangan Avril dan membawanya ke dalam kamar. Boo Young pun melempar Avril ke atas ranjang, hingga Avril merasa kaget.
"Setelah kamu tidur dengan pria itu, sekarang kamu mencoba menggoda Seung Chul. Apakah kamu tidak puas?" kata Boo Young dengan mata merahnya yang sedang marah.
"Apa yang kamu bicarakan? jangan menuduhku sesuka mu, buktikan dahulu baru berbicara!" kata Avril dengan nada yang agak tinggi.
Boo Young tidak memperdulikan perkataan Avril dan dia segera melepas kaosnya hingga membuatnya telanjang dada.
Mata Avril terbelalak melihat tubuh Boo Young yang sangat ****, tubuh yang memperlihatkan sixpack dengan sempurna. Pikiran Avril mulai berseluncur dalam pikiran negatif.
"kenapa? apakah aku lebih menggoda dari pada laki-laki yang tidur dengan mu?" tuduh Boo Young yang semakin berani.
Mendapat perkataan kasar dari Boo Young, Avril pun segera mengalihkan pandangannya dan ia mencoba untuk turun dari ranjang. Tapi tangan Boo Young lebih cepat dari gerakannya, sehingga Avril di tariknya hingga terlentang.
Saat itu tubuh Boo Young sudah menindih tubuh Avril hingga membuat Avril sulit bergerak. Dengan sekuat tenaga Avril mendorong tubuh kekar Boo Young, tapi sedikitpun Boo Young tidak bergerak.
"kamu mau apa? lepaskan aku!" teriak Avril sambil mendorong tubuh Boo Young.
Karena Avril sangat berisik, Boo Young pun mendarat kan bibirnya untuk mengunci bibir Avril agar tidak teriak lagi.
Awalnya Avril memberontak, tetapi Boo Young melakukan ciuman dengan lihai hingga Avril membalas ciuman panas itu. Lidahnya mulai bermai-main di rongga mulut Avril dengan agresif.
Avril pun memejamkan matanya dan menikmati setiap gerakan yang di lakukan oleh Boo Young. Mata Boo Young menatap wajah Avril dengan tajam, bibirnya tersenyum sinis menandakan bahwa dirinya masih tersulut api amarah.
Karena merasa Boo Young tidak melakukan pergerakan, Avril pun membuka matanya dan mendorong tubuh Boo Young.
"Apa kamu sudah tidak sabar ingin merasakan nikmatnya senjataku?" tanya Boo Young dengan menyunggingkan bibirnya.
Plak.....
Tangan kanan Avril berhasil mendarat ke pipi mulus Boo Young. Tamparan Avril membuat Boo Young semakin marah dan ia pun membuka baju Avril dengan paksa hingga gundukan kembar Avril terlihat jelas di hadapan Boo Young.
Bersambung...
Please, tinggalkan liike dan komen sebagai bentuk penyemangat Author. Terima Kasih✌️