My Korean Husband

My Korean Husband
Tidak Tahu Mau Kasih Judul Apa



Dengan rasa kesal, Avril pun keluar dari kamar dengan pakaian kantornya. Dia mendengus kesal, karena makanan yang ia siapkan tidak sempat ia makan karena kelakuan dua pria yang saat ini sedang duduk di sofa. Dia berjalan ke arah dapur dan membuka kulkas untuk meminum susu.


Setelah ia minum susu, Avril berjalan menghampiri kedua pria yang sedang asyik mengobrol. Karena mereka berdua sedang serius mengobrol, hingga mereka tidak menyadari keberadaan Avril yang sudah berdiri di samping mereka.


"Aku tidak mau ada makanan yang terbuang! Di sana, di meja makan ada makanan yang sudah dingin. Jadi kalian harus memakannya, awas kalau sampai ketahuan membuangnya!" Kata Avril sambil mengancam.


Boo Young dan Hyung Shik pun hanya bisa memandangi Avril yang sedang berbicara dengan nada kesal. Dan mereka berdua pun mengangguk sebagai jawaban kalau mereka akan memakan makanan yang sudah tersaji di meja makan.


"Dan juga, bersihkan semua dapur hingga benar-benar bersih. Jika aku pulang dari kantor tetapi masih ada kotoran, kamu orang pertama yang harus bertanggung jawab Boo Young!" Tegas Avril kesal.


"Aku yang akan bertanggung jawab atas kebersihan seluruh ruangan, karena aku lah yang sudah membuat onar di sini." Sahut Hyung Shik yang merasa bersalah.


"Baguslah kalau kamu tahu diri!" Sahut Avril ketus.


Sebelum keluar dari pintu, Avril kemudian menunjuk semua ruangan yang harus di bersihkan oleh kedua laki-laki itu. Sambil menunjukan jari telunjuknya ke Boo Young dan Hyung Shik, Avril kemudian mendatarkan tangannya ke lehernya sendiri. Pertanda sebagai ancaman, jika tidak membersihkan ruangan dengan bersih.


Setelah kepergian Avril, Boo Young kemudian menelpon sang sekertaris dan memberitahunya bahwa dirinya tidak datang ke kantor. Agar bisa menjadwal ulang meeting yang seharusnya di lakukan pagi ini.


Kemudian Boo Young mengajak Hyung Shik untuk memakan makanan yang ada di meja makan. Memang makanannya terlihat enak, tapi karena sudah dingin, makanan yang berbahan baku mie pun terlihat sudah mengembang.


"Aku tidak mau makan, buang saja! lagian istri mu tidak melihatnya." Kata Hyung Shik.


"Istri ku sudah capek-capek memasak ini dan kamu lah orang yang sudah membuat makanan ini jadi tidak enak. Kamu harus bertanggung jawab untuk memakannya habis dan membersihkan semuanya. Ingat! kamu sendiri yang sanggup akan membersihkan seluruh ruangan." Kata Boo Young sambil memasukan mie dingin ke mulutnya.


Setelah selesai makan, mereka berdua pun mengerjakan tugas mereka. Boo Young benar-benar sudah kehilangan kewibawaannya sebagai CEO karena Avril. Bisa saja ia menyewa seseorang untuk membersihkan apartemen, tapi karena tidak mau berbohong dengan Avril ia pun membersihkan seisi rumah dengan Hyung Shik.


Di kantor,


Sore itu Avril memilih pulang lebih awal, bukan karena dia sudah resmi menjadi seorang istri CEO jadi bisa bertingkah seolah-olah menjadi Nyonya. Pulang lebih awal karena dia sedikit khawatir dengan keadaan Boo Young yang menerima pukulan bertubi-tubi dari Hyung Shik. Karena tadi pagi dia tidak sempat melihat luka di wajah Boo Young.


Ia berpamitan kepada team ketua untuk pulang lebih awal dengan alasan sang suami sakit. Biarpun Avril tak berpamitan pun tak jadi masalah, toh semua karyawan tahu kalau dia istri sang CEO, jadi tidak ada peraturan khusus. Hal itu di lakukan Avril agar rekan kerjanya tetap bersikap sama ketika mereka belum tahu yang sebenarnya.


Dengan langkahnya yang anggun, Avril berjalan menuju depan perusahaan untuk mencari taksi. Karena dia pulang lebih awal, asisten pun tak bisa menjemputnya. Ketika Avril berjalan menyusuri trotoar, tiba-tiba mobil warna hitam berhenti tepat di sampingnya.


"Avril, kamu mau kemana?" Tanya Seung Chul yang kebetulan lewat di situ.


"oh kamu! aku mau pulang." Jawab Avril.


Seung Chul pun menawarinya untuk mengantar Avril pulang. Awalnya Avril menolak, tetapi karena Seung Chul memaksa dan menunggu Avril sampai mau. Kemudian Avril membuka pintu dan masuk ke dalam mobil.


Jepret...Jepret...Jepret...


Setelah sampai di bawah apartemen, Avril kemudian berpamitan dengan Seung Chul untuk pergi ke atas. Tetapi, Seung Chul menarik tangan Avril dan memberi pelukan kepadanya.


"Avril, bisakah kau selalu di samping ku?" Tanya Seung Chul penuh harap.


"Seung Chul, jangan seperti ini. Aku sudah menjadi istri Boo Young. Aku tidak mau ada salah paham lagi. Kamu masih single dan juga banyak wanita yang lebih baik dari aku." Jawab Avril melepaskan pelukan Seung Chul.


Seperti memahami posisi Avril, Seung Chul pun hanya bisa tersenyum ke arah Avril dan merelakan dia bersama orang yang Avril cintai.


Ketika Avril keluar dari mobil Seung Chul, Avril pun membuka kembali pintu dan berkata sesuatu kepada Seung Chul.


"Ya! apa kau tidak menyadari kalau Eun Soo sangat menyukai mu?" Kata Avril dengan cepat.


Avril pun menutup pintu mobil kembali dan berlari menuju lift apartemen. Kemudian Avril dengan buru-buru memencet tombol lift. Seung Chul yang melihat tingkah Avril pun hanya tersenyum melihat dari kaca jendela mobil.


Sesampainya ia di lantai atas, Avril segera memencet kode pintu dan masuk ke dalam apartemen. Tetapi Avril tidak menemukan keberadaan Boo Young di ruang tamu, lalu ia berjalan menuju ke kamar dan ternyata Boo Young sedang tertidur pulas dengan posisi meringkuk.


Tidak mau mengganggu Boo Young, Avril pun masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka, tangan dan kaki. Lalu Avril keluar dari kamar mandi untuk berganti pakaian. Ketika ia baru saja melepas baju bagian atasnya, tiba-tiba Boo Young memeluknya dari belakang dan mencium leher Avril.


"Kemana perginya teman mu itu?" Tanya Avril sambil melepas celana yang ia pakai.


"Dia pergi menemani Boo Rua. Karena Seung Chul bilang dia akan menjaga Boo Rua.


Avril kemudian memutar badannya yang saling berhadapan dengan Boo Young. Dia tidak habis pikir, ternyata Hyung Shik menyukai Boo Rua ketika Boo Rua masih menjadi pacar Boo Young.


Boo Young kemudian mulai menggoda Avril, apalagi Avril saat ini hanya mengenakan baju dalaman saja. Tetapi mendengar nama Boo Rua, Avril menjadi malas melihat ke arah Boo Young. Avril pun mendorong tubuh Boo Young dan segera mengambil baju gantinya.


"Ya! kenapa kamu tiba-tiba marah?" Tanya Boo Young sambil menggoda.


"Jangan dekat-dekat dengan ku! aku lagi tidak ingin dekat dengan mu!" Kata Avril memalingkan wajahnya.


Boo Young kemudian menarik tubuh Avril hingga ia terjatuh di pangkuannya. Kemudian dia memeluk Avril dari belakang.


"Avril, aku mungkin bukan pria baik. Tapi, setelah aku bersama mu dan Calvin membuat hidup ku lebih berarti. Aku tidak bisa hidup tanpa kalian. Jadi aku mohon kepada mu untuk melupakan masa lalu ku. Terimalah aku yang sekarang, aku akan berusaha untuk membuat mu dan Calvin bahagia. Kita mulai hidup baru sebagai keluarga yang utuh." Kata Boo Young dengan serius.


Avril yang mendengar perkataan Boo Young pun segera membalikan badannya dan memeluk Boo Young dengan erat.


Bersambung....


Like kalian adalah semangat buat Author. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian.