
...****************...
Setelah kejadian semalam itu, hubungan Boo Young dan Avril semakin dekat. Mereka sering pergi keluar dengan mengajak Calvin, seperti sebuah keluarga yang lengkap akan kebahagiaan.
Sesekali Boo Young mengajak Avril dan Calvin menginap di rumah orangtuanya. Avril sendiri merasa nyaman di dekat Boo Young, apalagi dia sekarang sangat perhatian sekali terhadap Avril.
Walaupun begitu, keduanya belum menyatakan perasaannya yang sedang mereka rasakan. Avril sendiri sudah mengakui kepada Eun Soo, bahwa dirinya merasa nyaman bersama Boo Young.
Tapi di atas kebahagiaan mereka, ada seorang wanita yang di landa amarah. Yaitu Boo Rua kekasih Boo Young. Sampai saat ini belum ada kata perpisahan di antara mereka, tetapi Boo Young tak lagi menemuinya selama sebulan terakhir ini.
Boo Rua sendiri tahu apa penyebab dari sang kekasih yang tidak mau menemuinya, bahkan sebulan terakhir ini, dia tidak mendapat uang belanja dari Boo Young dan ketika ia kembali mendekati Seung Chul, tetapi tidak ada respon darinya.
Hal itu membuat Boo Rua murka dan saat itu dia sedang merencanakan sesuatu untuk membuat Boo Young kembali padanya. Entah apa yang sedang di rencanakannya.
"Ok! aku percayakan semuanya pada mu." kata Boo Rua dalam telpon.
Boo Rua sepertinya berencana untuk mencelakai Avril, karena dia baru saja menelpon seseorang yang di suruh untuk membawa Avril ke sebuah tempat. Dengan senyum sinis, Boo Rua kemudian berganti baju untuk keluar.
...****************...
"Maaf, apakah anda Avril?" tanya seorang laki-laki yang cukup ganteng tapi misterius.
Avril baru saja berpisah dengan Eun Soo sepulang dari kantor. Tiba-tiba, pria ganteng dengan penampilan misterius menghampirinya.
"Iya benar, aku Avril." jawabnya tanpa mencurigai apapun.
"Saya, asistennya Tuan Seung Chul dan beliau menyuruh Anda datang ke rumah sakit, karena beliau mengalami kecelakaan." kata laki-laki itu.
Tanpa memastikan, Avril terlihat khawatir dan langsung masuk ke mobil yang di bawa oleh pria tersebut. Ketika Avril masuk ke dalam mobil, pria itu memberi air minum di dalam botol.
"Silahkan di minum, jika anda haus." tawar laki-laki itu.
"Iya terimakasih, apakah ada yang luka di tubuh Seung Chul?" tanya Avril khawatir.
Avril khawatir bukan karena dia menyukai Seung Chul, tapi dia perduli karena selama ini Seung Chul sangat perhatian dengannya. Bodohnya Avril, saat itu dia tidak memastikan apakah Seung Chul benar-benar kecelakaan. Karena rasa gugup dan khawatir membuatnya tidak bisa berfikir jernih.
"Tidak terluka parah, hanya saja dia ingin bertemu dengan anda." sahut pria itu.
Kesalahan Avril lagi, dia mengambil botol air yang sudah di beri obat oleh sang pria itu. Avril meminum air itu hingga setengah dari botol itu. Alhasil, setelah sepuluh menit, Avril seperti orang mabok.
Kemudian pria itu menelpon seseorang dan ternyata pria itu adalah suruhan Boo Rua. Entah apa yang sedang ia rencanakan, tapi Boo Rua menyuruh pria itu untuk membawa Avril ke sebuah hotel yang cukup dekat dengan apartemen Boo Young.
"Bawa dia keluar dan lakukan sesuai perintahku." suruh Boo Rua kepada pria bayarannya.
Sebelumnya, Boo Rua sudah menyiapkan semuanya untuk membuat Avril di benci oleh Boo Young dan Seung Chul.
Pada saat itulah, Boo Rua mulai merekam sang pria itu dan Avril. Sang pria itu kemudian menuntun Avril masuk ke sebuah hotel untuk registrasi, karena Boo Rua terlalu dekat mengambil video, sang penjaga hotel tersebut memprotes aksi Boo Rua. Seketika Boo Rua menyudahi aksinya.
"Kamu kenapa merekam mereka berdua?" tanya penjaga hotel tersebut.
Bukanya Boo Rua menjawab, dia malah pergi keluar tanpa berkata apa-apa. Sang penjaga hotel tersebut pun mencurigai sang pria bayaran itu.
"Kamu mau apa membawa wanita mabok itu ke hotel?" tanya penjaga hotel.
"Aku suaminya, jadi terserah aku mau aku bawa kemana istri ku ini!" jawab sang pria.
Karena sang penjaga hotel tersebut tidak percaya, ia pun mengambil handphone untuk menelpon polisi. Tetapi ketika ia mau menelpon polisi, sang pria itu mencoba untuk pergi.
"Jangan pergi, aku akan menelpon polisi dan memastikan kalau wanita itu benar-benar istrimu!" kata sang penjaga hotel.
Mendengar kata polisi, sang pria itu kemudian melepaskan Avril hingga Avril terjatuh di lantai dan sang pria itu pergi melajukan mobilnya.
"Sudah ku duga, pria itu bukan orang yang baik. Pantas saja, sepertinya wanita ini bukan orang asli Korea." kata penjaga hotel bicara sendiri.
Beruntungnya Avril yang di tolong oleh penjaga hotel, Avril kemudian di tidurkan di kamar hotel. Sang penjaga hotel mencoba untuk menelpon teman atau saudara Avril, tapi karena baterai handphone Avril habis, ia pun pergi keluar karena ada tamu yang datang.
...****************...
Seung Chul baru saja menerima pesan Vidio yang di kirimkan oleh nomer asing, di bukanya isi pesan itu dan di lihatnya Avril dengan keadaan mabok dengan seorang pria masuk ke sebuah hotel.
Seung Chul kemudian mencoba untuk menelpon Avril, tetapi handphone Avril tidak aktif. Dia merasa panik dan mencoba memutar kembali Vidio itu, ia berharap tahu di mana letak hotel itu. Tetapi beberapa kali Seung Chul memutar Vidio itu, semakin dia marah karena tidak tahu letak di mana hotel tersebut.
Kemudian Seung Chul keluar dari apartemen dan mencoba untuk mencari keberadaan Avril, ia pun bertanya kepada orang yang di jalanan tentang letak hotel tersebut, tetapi tidak ada yang tahu.
Merasa putus asa, Seung Chul pun akhirnya duduk di sebuah taman dengan perasaan antara marah dan sedih. Dia meyakini, kalau Avril sedang di jebak.
Setelah ia sering bertemu dengan Avril, Boo Young benar-benar mulai jatuh cinta kepadanya. Padahal niat awalnya, ia hanya ingin mengambilnya dari Boo Young untuk membalas dendam rasa sakitnya. Tetapi rasa itu perlahan-lahan menjadi cinta.
Apalagi Avril dan Boo Young hanyalah menikah kontrak, itu membuat Seung Chul ingin memiliki Avril karena cinta. karena sebelumnya, dia tidak pernah mencintai seseorang seperti ia mencintai Avril.
Baru saja ia berencana ingin mengutarakan perasaannya, tapi malah dia menerima sebuah pesan yang membuatnya menangis, karena tidak bisa menolongnya.
Waktu sudah menunjukan pukul 9 malam, Seung Chul tidak tahu apa yang akan ia lakukan. Dia tidak bisa menemukan Avril di mana-mana.
"Avril, apapun yang terjadi dengan mu, aku tetap mencintai mu." isi pesan untuk Avril.
Mungkin karena Boo Young terlalu menyukai Avril, makanya dia akan menerima apapun kondisi Avril. Seung Chul kemudian pulang ke apartemennya dengan perasaan marah dan sedih menyatu.