Between Hate and Love

Between Hate and Love
sentuhan pertama



Malam ini adalah malam yang indah banyak bintang' dan bulan, tetapi tak seindah itu bagi wanita yang sedang berada dalam bahtub mandi sedang melamun memikirkan sesuatu yang membuat kepalanya seakan pecah!.


"Haaaah......... Aku benar' gila jika ini berlangsung lama!, Bagaimana bisa aku bertahan jika bersamanya saja membuat ku seperti tercekik!. Aku tidak pernah sekacau ini sebelum pria itu muncul, dia benar' membuat ku prustasi!". Katanya dengan mata menyorot tajam dan menggertakkan giginya, ini adalah pertama kalinya Lovia seperti kehilangan kendali sebelumnya dia selalu Tenang jika ada masalah bahkan bibirnya selalu menampakkan senyum.


Setelah beberapa menit selesai mandi dia pun keluar dengan menggunakan pakaian berwarna merah selutut dia tampak sangat cantik dan seksi, kulit putih mulusnya sekaligus postur tubuh yang ideal benar' membuat daya tarik tersendiri baginya. Siapapun yang melihatnya, pasti akan merasa bergairah melihat sosok dirinya yang begitu mempesona.



"Emmmm.......di mana pria itu??", Lovia mondar-mandir mencari Jerk sampai ke ruang makan pun tidak ada. Sudah lebih dari satu jam Lovia memutari mansion tapi tidak juga menemukannya, "huh!....., Damn!..... dimana dia? aku sudah lelah mencarinya tapi tidak bertemu!!. Aneh sekali bukankah pria itu menantikan kehadiranku, aku yakin dia pasti ingin mempermainkan ku. Sebenarnya apa rencana pria itu!!, Susah sekali menebak gerak - geriknya" katanya sambil mendengus kesal.


Tapi dia tidak tahu bahwa ada seorang pria bersembunyi dibalik dinding dan tersenyum menyeringai melihat mangsanya gusar adalah suatu kemenangan baginya. Dia sengaja tidak menunjukkan dirinya bukan karena tidak ingin melihat bentuk tubuh ideal itu, tapi hanya ingin mempermainkan wanitanya supaya terkecoh dia ingin melihat sejauh mana kelicikan wanitanya.


pria itu dari tadi memperhatikan gerak-geriknya tapi dia terlalu pintar sehingga tidak mencurigakan. Apa yang dia kerjakan penuh dengan kehati-hatian dan kewaspadaan.


"Apakah hanya segitu kemampuannya bukankah dia penuh dengan tipu daya lalu kenapa begitu mudah untuk mempermainkannya?!" Katanya dengan mata memicing. Tiba-tiba......


"Sudah cukup kau bermain'nya!, Jika tidak aku akan mengikuti alurnya dengan baik!". Katanya tegas dan tersenyum lebar dengan mata yang menusuk tajam.


Tapi mungkin kali ini beda karena wanita yang dihadapinya tidak semudah wanita lain karena itu Lovia bisa menemukan Jerk walaupun dengan susah payah tapi setidaknya dia bisa mengetahui keberadaan Jerk, jika itu wanita lain tentu sampai kapan pun akan uring'an tidak berhasil menemukan Jerk.


Jerk tertegun mendengar suara indah sekaligus seksi itu lalu melangkah perlahan-lahan " seperti yang kau lihat permainan kita belum selesai dan akan terus berlanjut sampai aku bosan!" Sambil mendekatkan wajahnya pada bibir merah merona dan....... Lovia memalingkan wajahnya sehingga Jerk tidak mempunyai kesempatan untuk menciumnya.


"Ehmm.......!" sepertinya kau punya nafsu yang besar ya? apakah kau tidak bisa menahannya pada setiap perempuan yang cantik!. Apa kau pria yang murahan bisa di dapatkan dengan mudah?! ternyata harga dirimu sama seperti para pria' lainya!" katanya dengan tersenyum remeh seolah-olah jijik terhadap apa yang dilakukan Jerk.


" Ya aku memang murahan tapi itu hanya pada tubuh mu babe' bagaimana tidak kau terlalu sempurna, dan aku pria normal tapi tidak sembarang wanita bisa menghabiskan waktu bersama dengan ku kecuali dirimu!" jawabnya dengan membelai wajah Lovia dengan lembut.


"Hem......... kau itu selain mempunyai mulut yang tajam tapi juga memiliki mulut yang manis! jika itu wanita lain maka aku yakin mereka akan tergila-gila kepada mu!, tapi sayangnya istrimu ini berbeda dari lainnya karena itu jangan berharap terlalu banyak bahwa aku akan tergila-gila kepadamu!, apa lagi termakan oleh ucapan' palsu mu itu!". katanya dengan bola memutar keatas karena jengah mendengar kata' pria d depannya ini.


" yah........ apa kau tahu mengapa aku memilih mu sebagai istri ku bukankah karena kau berbeda dari yang lainnya jika tidak mana mungkin aku bersusah payah untuk mennahlukkanmu! Nyonya Lovia sayna knaigh" katanya dengan mencekram dagu Lovia.


"Sial!!!... Aku yakin dia tidak akan berhenti dan akan melakukan berbagai cara supaya aku meladeninya terus menerus", kata Lovia dalam hati. " Apa yang kau inginkan dariku!"


"Aku menginginkan kata kau milikku bagaimana!" dengan mengerutkan alis menunggu jawaban dari Lovia. "Aku milikmu Jerk maigen knaigh"


"Apa benar babe kau milikku kalau begitu apakah aku bisa melakukan apapun yang ku suka pada tubuhmu" tanyanya dengan menggigit kecil leher.


"Jjikaa aku tidak menyetujuinya bisakah kau berhenti" katanya dengan susah payah menahan desahannya .


"Babe aku tidak pernah memaksamu bukankah kau juga menyukainya, tubuh mulah yang membuktikannya." Bisiknya dengan suara parau menahan gairah yang memuncak.


"Ah......!" Semua badan gemetaran dengan melemas akibat dari ciuman panas yang diberikan oleh Jerk. meskipun Lovia sudah menahannya tapi tetap saja mulutnya seakan menerobos untuk berteriak. Tangan Lovia pun mulai bergerak dengan sendirinya merangkul pundak leher dengan erat, karena kaki sudah seperti jely.


"Itu untuk harga yang harus kau bayar karena telah menikmati tubuhku!" Katanya sambil tersenyum iblis dan melenggang pergi.


"Damn......'! Lihat saja akibatnya karena berani melawan ku rupanya kau sudah lupa bagaimana dirimu pasrah karena ku."


"Pelayanan!!! Katakan kepada nyonya muda bahwa aku akan pergi selama 1 bulan", baik tuan akan saya laksanakan.


****


Saat ada penderitaan pasti hadir kebahagiaan tapi sepertinya itu tidak berlaku pada seorang gadis yang sedang memandang keluar jendela tanpa mengedipkan mata, terlihat sekali bahwa dia ingin keluar dalam mansion itu seperti burung yang ingin sekali' lepas dalam sangkarnya menghirup dalam-dalam udara yang begitu menyejukkan.


"Kasian sekali Miss Laudia hidupnya sudah menderita sejak kecil bahkan sampai dia tumbuh besar pun tetap menderita, Aku ingin sekali menolongnya tapi bagaimana?. Ketidak berdayaan sungguh membuat orang menjadi lemah seperti hidup segan matipun enggan". Hah........... Helaan nafas yang terdengar putus asa.


Laudia memang diperlukan seperti boneka disiksa semaunya. Terlihat bagaimana kulit yang putih bisa menjadi kebiruan banyak memar di seluruh tubuh. Tidak hanya itu dia diperlakukan seperti ******! dipaksa dengan kasar lalu di buang saat sudah puas dan bosan.


Tidak tahu apa yang terjadi mengapa sang Tuan begitu kejam memperlakukan seorang wanita yang tidak bersalah, Hanya untuk kepuasan semata jika uang sebagai permasalahan itu tidak mungkin karena dia tidak kekurangan uang.


"Kapan aku bisa bebas kenapa aku tidak bisa melakukan apa yang ku suka?, Kapan keajaiban datang?" Katanya parau dengan tubuh gemetaran menahan Isak tangis yang siap mengalir seperti banjir.


****


terdengar suara desahan menggema di ruangan yang bernuansa putih, "Ah.........'!" percintaan yang panas di hari yang begitu dingin karena hujan menjadi kenikmatan yang sempurna bagi kedua insan yang sedang dimabuk asmara,Meskipun Wilgo tidak mencintai wanita tersebut tapi dia tidak peduli karena dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang berharganya dibandingkan memikirkan perasaan yang tidak penting baginya.


tetapi sebaliknya wanita itu malah terjebak dalam situasi yang akan segera membuatnya menyesal telah termakan oleh gombalan' palsu dari seorang Wilgo.


Ya Wilgo sengaja membuat mangsanya merasakan kebahagiaan yang luar biasa, dengan memanjakannya di awal sebelum mengakhirinya dengan penderitaan karena gila akibat cinta palsu yang diberikan Wilgo.


"Ahhhhh........! aakkku.... lelah beby...... kita sudah melakukannya begitu lama" katanya dengan nafas tersengal-sengal.


"Baiklah babe setelah itu mari kita lanjutkan lagi" jawabnya dengan menyeringai dengan mata menatap jijik wanita yang ada di hadapannya setelah wanita itu terlelap. Wilgo pun langsung pergi tidak tahan lagi berekting lama'. Ya Wilgo memang seperti itu setelah dia puas lalu meninggalkannya seperti sampah yang sudah dipakai dan langsung dibuang, memang benar' kejam bukan!.


--------------------


Hallo babe😁😊, ini pertama kalinya aku nulis novel dan bener2 ini pengalaman pertama jadi kalau ada yang salah mohon maaf ya.


Dan panggil aja author dengan sebutan "R"


Sampai jumpa lagiπŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹


Jangan lupa komen, LIKE juga boleh apalagi kalau VOTE😊😊😊😊