
Dipagi yang dingin karena hujan yang deras, seseorang memandang Poto wanita cantik yang terlihat menangis. Wanita itu terlihat sangat kacau rambutnya yang panjang berantakan seperti seorang yang sedang bangun dari tidur, mata sembab penampilan sangat kacau tapi anehnya dia tetap saja cantik.
"Hem........ Sekarang aku tahu kenapa kau selama ini membenci seorang pria queen" katanya dengan tersenyum menyeringai. Akhirnya aku bisa melumpuhkan kearogananmu sekarang!, Aku tidak sabar ingin melihat reaksinya jika dia tahu kalau aku mengetahui masa lalunya maka apa yang akan dia lakukan!. Apakah tetap seperti seorang wanita arogan dan dingin atau menjadi seekor kelinci yang penurut, hahahahhaajhaha!!..." Tawanya keras mungkin karena bahagia tidak seperti biasanya dia menunjukkan ekspresi, biasanya datar dan datar.
"Dan dengan begini aku juga bisa menghukum mu karena telah menantang yang paling tidak aku suka, kau selama ini selalu dekat - dekat dengan pria lain padahal kau sudah menjadi istri ku!. walaupun kau tidak menyukai ku tapi tetap saja aku tidak akan membiarkan dirimu seenaknya saja, kau hanya seorang wanita yang mempunyai kelebihan cantik tapi sudah begitu arogan. Hem...... biar ku tunjukkan kepada mu siapa aku sebenarnya dan apa akibatnya karena menentang ku!" katanya dengan dingin.
Lalu menelpon bawahannya "hallo siapkan jet pribadi ku aku ingin pulang sekarang!" Baik Tuan jawab asisten pribadinya lalu percakapan berakhir.
Beberapa menit kemudian setelah semuanya sudah siap barulah Jerk pun masuk kedalam jet pribadinya.
****
Seorang pria sedang melamun memikirkan wanita yang dia jumpai malam itu, sejak malam sampai pagi dia tidak bisa tidur wajah perempuan itu selalu terbayang' di benaknya.
"Argh......! Damn...... Ada apa dengan ku kenapa aku selalu memikirkannya, cara bicaranya yang terdengar seksi harum di tubuhnya yang memabukkan benar' membuat ku prustasi!. Jika begini terus aku bisa gila!, Hais..... Sepertinya aku harus mendapatkannya jika tidak aku takut dia akan di incar dengan Tuan jerk, aku harus segera mendapatkannya lalu menyembunyikan dia. Aku tidak bisa melawannya meskipun aku mau, di dunia ini dialah satu-satunya yang tidak bisa aku singgung.
"Meskipun aku tahu Tuan Jerk tidak begitu menyukai seorang wanita tapi tetap saja aku harus waspada walau bagaimanapun dia sangat cantik dan tubuh yang ideal pasti semua lelaki akan tertarik menginginkannya sekali pun itu Tuan Jerk".
"Kalau sampai Jerk yang mendapatkannya aku tidak akan pernah punya kesempatan lagi, tidak mungkin aku bisa melawannya meskipun aku ingin. Satu' caranya adalah aku harus memilikinya terlebih dahulu!". Katanya dengan penuh tekad yang kuat dan menggepalkan tangannya sampai kuku'memutih lalu bergegas mandi untuk menjernihkan pikirannya yang sedang kacau balau.
****
Dret'............ Suara ponsel bergetar sedangkan pemiliknya sedang asyik menonton film dan memakan cemilan favoritnya, lalu dia mengangkat telepon selulernya dengan enggan. Bagaimana tidak jika kita sedang santai-santai nya dan ada yang menggangu pasti membuat diri kita kesal bukan main, begitupun dengan Lovia. "Siapa sih mengganggu saja!" Katanya kesal lalu dengan kasar mengambil ponselnya dan menjawab " ada apa katakan!"
"Miss...... Begini em...... Tuan Jerk berhasil menemukan bukti masalalu Anda dan sekarang dia sedang pulang menuju mansion". Katanya dengan menggigit bibirnya takut jika kena amukan Missnya.
"Em........... Segeralah melakukan hukumanmu sekarang!" Lalu mematikan ponselnya dan menarik nafas panjang. " Ternyata dia hebat juga meskipun aku sudah mengecohnya tapi dia lolos, patut ku anjungi jempol. Aku harus melakukan sesuatu sekarang masih ada waktu" lalu bergegas pergi tergesa-gesa tidak memperdulikan penampilan yang dia kenakan.
****
Di dalam kamar yang tadinya terlihat sangat rapi tapi dalam sekejap saja berbanding terbalik, kamar yang sekarang hancur berantakan seperti kapal pecah, tentu saja itu dilakukan oleh seorang wanita yang sedang hancur terlihat dari pakaian, rambut tidak seperti dia. Karena biasanya dia berpenampilan seksi dan sempurna tapi ini benar' berbanding terbalik.
Ah .......... ! hancur sudah hidupku dan ini semua karena wanita ****** itu!, kenapa'..... dia tidak mempunyai kelebihan apa' bahkan kecantikannya saja dibawah rata-rata tapi.... mengapa?.... apa yang harus kulakukan aku tidak bisa memberi dia pelajaran kalau dia selalu menempel pada Wilgo!.."
"Ini baru aku.... Lihat saja perempuan ****** akan aku kirim kau ke neraka atau aku akan membuat mu mengalami penyiksaan yang paling kejam" katanya menyeringai.
****
"Hah..... akhirnya...!" nafas lega dari seorang perempuan dan senyum mengembang memancarkan kebahagiaan terlihat seperti sebuah senyuman yang terbaik baginya, tentu saja ada alasannya di balik senyum itu. Laudia tadi malam tidak dihukum seperti biasanya dia tidak tahu kenapa dan apa alasannya, Yang dia tahu adalah itu pertanda baik.
"Aku senang sekali akhirnya aku bisa lepas dari hukuman, tapi.... kenapa dia melepaskan kan ku tidak seperti biasanya saja" katanya sambil mengerucutkan bibirnya.
"Atau jangan-jangan dia menyukai ku... Ah....! tidak mungkin kan masa dia jatuh cinta padaku apa lagi penampilan ku saja tidak semenarik wanita' yang sering berkencan dengannya. Tapi apa lagi alasan yang tepat untuk membebaskan ku dari hukuman?.. "
"Tapi bagaimana jika itu benar-benar terjadi bahwa dia menyukai ku tetapi dia menyembunyikan perasaannya karena dia gengsi, hah... mungkin seperti itu karena itulah dia menyiksaku agar perasaannya tidak bisa aku ketahui".
"Lagian pula seseorang menunjukkan rasa sukanya itu berbeda-beda, Dan Wilgo menunjukkan perasaannya lewat penyiksaan untuk ku. Ya pasti seperti itu, tapi bagaimana jika suatu saat dia melamar ku untuk menjadi istrinya apa yang harus aku lakukan?, apakah aku menerimanya atau pura-pura tidak ingin menjadi istrinya".
" Walaupun dia telah menyiksaku dengan kejam tapi tetap saja aku masih menyimpan perasaan untuknya, sejak pertama kali aku bertemu dengannya aku sudah jatuh cinta apa lagi jika dia memperlakukan aku dengan baik pasti aku akan mudah memaafkannya. Yah meskipun aku berusaha membencinya tapi tidak bisa aku pungkiri bahwa perasaan ku tidak berubah" katanya sambil menundukkan kepalanya tak kala ia mengingat kejadian yang membuat dia sakit.
"Hah...... sudahlah biar waktu yang menjawab pertanyaan ku, karena tidak mungkin bagiku untuk menanyakan langsung kepada Wilgo kan?" lalu dia pergi untuk bergegas mandi.
--------------
Hallo babeππ, ini pertama kalinya aku nulis novel dan bener2 ini pengalaman pertama jadi kalau ada yang salah mohon maaf ya.
Dan panggil aja author dengan sebutan "R"
Sampai jumpa lagiππππ
Jangan lupa komen, LIKE juga boleh apalagi kalau VOTE πππππ