Between Hate and Love

Between Hate and Love
Pernikahan



Seorang pria tampan sedang menikmati menyesap minuman wine nya dengan memandangi tubuh wanita yang ada di kasurnya, ya Wilgo sudah selesai bercinta dengan wanita yang berasal dari Korea Selatan. Wanita itu bernama Jenny Cathy Sean dia adalah seorang model baru, karena itu harus membutuhkan jabatan yang lebih tinggi agar dia bisa dipromosikan menjadi bintang iklan top.


Dan Wilgo lah yang mampu membuat dia naik jabatan dalam waktu yang singkat, meskipun keperawanannya di ambil dia tidak masalah. toh... Wilgo adalah pria tampan dan kaya siapa yang tidak ingin menjadi kekasihnya walaupun cuman sehari bahkan semua wanita mengharap kan mereka hamil supaya bisa bersanding dengannya.


"Hemmm......... Sepertinya semua wanita sama saja tidak ada bedanya, mereka rela memberikan tubuh kotor mereka hanya untuk uang. Apa mereka tidak pernah menghargai tubuhnya sendiri?!, Tidak pernah aku melihat seorang wanita menolak tawaranku. Bahkan mereka menawarkannya sebelum diminta, jika begini terus mungkinkah aku harus menyisakan wanita perawan untuk calon istri ku nanti!"


Ya walau bagaimanapun pastinya Wilgo harus menikah dengan wanita bukan?, meskipun dia punya ambisinya tapi dia juga harus memikirkan masa depannya.


"Hah........"desahannya prustasi, dan langsung meninggalkan wanita itu sendirian di sebuah kamar hotel pribadinya. Ya Wilgo memang punya tempatnya sendiri untuk memuaskan hasrat seksualnya, itu dilakukan supaya tidak ada yang tahu tentang kelakuan bejatnya itu.


****


Hari ini Cessi sedang merencanakan sesuatu yang bisa membuat musuhnya hancur, dengan memfitnahnya sehingga membuat dia semakin menderita siapa lagi kalau bukan Laudia. karena saat ini musuh yang harus dia singkirkan adalah orang yang membuat mangsanya lepas.


Ya cessi memang tidak menyingkirkannya karena bersaing soal kecantikan, jika itu maka sudah pasti dia yang akan menang tapi beda. dia menyingkirkan Laudia karena dia tidak terima kalau Laudia bisa mendapatkan mangsanya yang sudah lama dia incar' tapi rencananya hancur berantakan karena ada kabar yang menyatakan "Wilgo sudah memiliki kekasih". Cessi sangat marah mendengar pernyataan itu dan dia tidak sadar akan obsesinya yang tinggi itu bisa membuat dia hancur nantinya.


"Argh..........."!!!! Teriaknya keras, "sialan kenapa wanita itu tidak keluar' dari mansion Wilgo?!. Apa dia takut akan kematian yang akan menantikannya atau dia begitu lengket seperti prangko yang tidak lepas', aku yakin dia begitu agresif sehingga selalu saja 24 jam tidak pernah mau pergi kemana mana!. Shit.....! umpatnya yang prustasi terlihat ruangan yang berantakan akibat pecahan' gelas, piring, vas bunga, kursi semua yang ada di sana pecah tak tersisa.


"Hah....... Bagaimana caranya?!, Apa yang harus kulakukan agar dia keluar dari persembunyiannya itu!, Dasar wanita ******!. Entah apa yang dilakukan wanita itu sehingga Wilgo tidak ingin melepasnya!" Argh'.........!!!


Ya meskipun Cessi sudah punya rencananya tapi tentu saja dia perlu Laudia keluar dari mansion Wilgo, tidak mungkin baginya merencanakan kejahatannya jika ada orang' yang menjaga Laudia.


****


Aah ........... desahannya saat pisau mengiris kulit putihnya, ya meskipun Wilgo tidak ada di mansionnya tapi hukumannya tetap berlangsung setiap hari. Bahkan bekas cambukan belum pulih sepenuhnya, tapi siksaan demi siksaan harus dia lewati. Entah sampai kapan hukum itu berlangsung lama, apakah sampai pemilik bosan atau sampai pemiliknya mati.


Penderitaan akan siksaan sudah seperti kebiasaan yang tidak boleh dilewatkan, jika wanita lain tahu akan kebusukan dari seorang pria yang selama ini di puja' mereka. Akankah kekaguman itu bertahan lama mengalahkan kengerian kekejaman yang di lakukan pria itu?!.


Atau semua wanita akan takut mengagumi sang pria kejam apa lagi sampai dekat' dengannya. Apakah pria itu dijadikan sebagai musuh terbesar wanita nantinya?.


Air mata selalu saja mengalir deras saat pisau itu menyentuh kulitnya, mungkin jika mata itu bisa berbicara maka dia pasti mengatakan "lelah". Bagaimana tidak setiap hari selalu menetes, seperti air mata itu sangat banyak sehingga tumpah tidak bisa menampungnya.


"Kaaaaappppaaannnnnn........ Aku mati, sungguh aku tidak sanggup lagi" katanya lemah sekaligus tumbang pingsan tak berdaya, semua tubuh sudah pucat pasi dan dingin seperti es.


Jika seseorang menginginkan kematiannya sendiri, maka sudah dipastikan betapa penderitaan itu tidak sanggup di tahan lagi.


Tubuhnya yang mulus tertutup oleh luka' memar yang tadinya belum sembuh sekarang bertambah lagi, bahkan seorang pelayan pun akan lelah mengobatinya. Bagaimana tidak bukannya akan sembuh tapi menambah luka.


"Sekali lagi dunia memang kejam karena dunia bukan surga"


****


Jika kita membahas tentang pernikahan pastinya selalu berhubungan dengan kebahagiaan tetapi kali ini tidak, bukan karena pernikahannya yang sederhana tetapi karena keterpaksaanlah yang membuat semua yang indah menjadi hancur seketika.


Bagaimana pernikahan itu bisa disebut' sebagai kebahagiaan bagi gadis itu, karena dia saja enggan melakukannya jika bisa memilih lebih baik dia mati! Dari pada harus bersama musuh yang dia benci, lelaki yang selama ini selalu dihindari tetapi sekarang malah terjebak dalam genggamannya.


Rupanya ketidak keberdayaanlah mampu membuat seseorang yang tadinya tidak ingin melakukan yang dia tidak sukai, menjadi harus dilakukannya.


Ya hari ini adalah pernikahan Jerk dengan Lovia, hari kebahagiaan bagi Jerk karena mampu membuat mangsanya tahluk di tangannya, tentu saja itu menjadi kemenangan tersendiri baginya bahkan senyuman itu tidak pernah lepas dari bibir seksinya.


Para maid dan pelayanan bahkan tercengang dibuatnya, bagaimana menurutmu jika orang yang sedingin es tidak pernah tersenyum sedikit pun tapi sekarang malah muncul senyuman yang lebar dan mampu membuat orang bertekuk lutut di bawah kakinya karena terpikat ketampanan dari seorang Jerk.


Tapi berbeda dengan Lovia dia sengaja memasang wajah sedatar mungkin agar orang' tahu bahwa dia tidak pernah menyukai pernikahannya, tapi meskipun begitu tidak mengurangi kecantikannya sedikitpun malahan membuat wajahnya semakin menarik untuk di pandang. Karena itu tidak ada yang curiga dengan mimik wajahnya, meskipun mereka tahu pun apa yang bisa mereka perbuat? mustahil bagi mereka melawan seorang Jerk bukan.


Dan beberapa waktu kemudian ucapan janji suci pun dilaksanakan, memang pernikahan yang berbeda. karena tidak ada kerabat atau keluarga hanya ada pengantin serta kaki tangan' Jerk yang setia dan para pelayan yang bekerja di mansionnya.


"Jerk maigen knaigh apakah anda bersedia menerima Lovia sayna muaren sebagai istri anda dalam suka maupun duka hingga maut memisahkan kalian"


"Saya bersedia!" Jawabnya tegas dengan menunjukkan senyum iblisnya.


"Lovia sayna muaren apakah anda bersedia menerima jerk maigen knaigh sebagai suami anda dalam suka maupun duka hingga maut memisahkan kalian"


"Saya bersedia" jawabnya cepat tidak ingin berlama' karena itu hanya akan membuat dia muak!!, Dan merekapun sah menjadi pasangan suami istri.


Hallo babe😁😊, ini pertama kalinya aku nulis novel dan bener2 ini pengalaman pertama jadi kalau ada yang salah mohon maaf ya.


Dan panggil aja author dengan sebutan "R"


Sampai jumpa lagiπŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹


Jangan lupa komen, LIKE juga boleh apalagi kalau VOTE 😊😊😊😊😊