
di apartemen mamah Yuli , Zahra dan bibi Kitty sudah mempersiapkan kejutan kecil untuk Ara , jangan tanya mereka tau dari sapa yang pasti dari sahabat terdekat nya yaitu ney
" aku harus membagi kebahagiaan ini sama siapa... " monolog Ara
Ara memanggil ojek langganan nya dan ara melangkahkan kakinya menuju ke arah peristirahatan keluarga nya , entah kenapa ia ingin berkunjung ke sana
" aku hanya rindu.... ibu ,ayah... " ujar Ara dengan air mata yang sudah mulai jatuh
tepat didepan 3 gundukan tanah Ara berjongkok bersiap untuk mendoakan mereka, Ara membuka ponselnya dan langsung membuka aplikasi Alquran Ara membacakan surat Yasin
sebenarnya sudah wudhu ya..... 😂
" yah, ibu.... Ara lulus dengan nilai terbaik.... kalian bangga kan dengan anakmu ini .... Ara merindukan kalian..... Ara rindu...... yah, ayah pernah bilang kan jika Ara lulus dengan nilai terbaik kemana pun Ara ingin kuliah Ara bisa masuk dan ayah orang pertama yang akan mendukung Ara dan mengantarkan Ara saat pertama kali masuk gerbang universitas.... Ara ingin menagih nya ayah.... Ara ingin menagihnya.... " Ara meluapkan semua perasaan nya dengan air mata yang terus mengalir dan entah kenapa memori-memori kenangan indah dengan keluarga nya keluar sehingga membuat Ara berat untuk meningkatkan tempat tersebut
langit berubah menjadi jingga , Ara masih senan tiasa duduk disana
sedangkan di apartemen hasby semua itu mulai panik karena Ara tak kunjung datang
" aku sudah tanya Ney dia sudah naik ojek dari sananya tapi kenapa jam segini belum pulang juga kak ipar... " ujar Kitty
" mah aku telpon juga tidak di angkat... " ujar Zahra
" aduh sayang kau pergi kemana.... semoga kau baik-baik saja , aku harus telpon hasby... " ujar mamah Yuli
saat mamah Yuli ingin menelepon anaknya suara pintu terdengar suara orang ingin masuk
" mamah mah ada yang datang.... " ujar Zahra pelan
" coba kau tengok nak sapa yang datang " mamah Yuli dan lainnya mulai berjongkok di balik kursi
belum sempet Zahra menengok ia dibuat kaget oleh bersin kakaknya
" hasimmmmmm..... " hasby bersin
" copot.... copot..... copot..... sialan gue latah... " ujar zahra
mamah Yuli dan Tante Kitty langsung muncul di balik kursi
" ya ampun kalian sedang apa ada disini..... " tanya hasby
" mah.... jelas kan " ujar hasby dingin karena melihat mereka memakai topi pesta dan memegang terompet
" aduh sayang rupanya kau mamah kira yang datang itu Ara... mamah ingin memberikan kejutan untuk nya sayang... " jelas mamah Yuli
" terus ara nya kemana sekarang ko belum pulang... "
" nah itu , kenapa jam segini Ara belum juga pulang.... " ujar zahra
" GX biasa nih anak kaya gini , bibi jadi kuatir bahkan Ney pun tidak tau " jelas Kitty
hasby yang mendengar penjelasan dari mereka langsung ingin pergi keluar mencari Ara
tapi saat hasby ingin bergerak suara pintu kembali terdengar
Ara masuk dengan keadaan lelah entah anak malang ini dari mana pulang dengan keadaan seperti itu
" surprise..... " teriak mereka kompak kecuali hasby
Ara melihat sekeliling ternyata masih banyak yang sayang dan peduli padanya
Ara kembali menangis dan langsung menghampiri bibinya... sehingga membuat mereka jadi kawatir
" bibi..... " Ara meluapkan tangisannya
mamah Yuli , Zahra dan hasby dibuat kaget melihat Ara yang menangis dengan tangisan yang sangat pilu tapi bagi Kitty ini kedua kalinya ia seperti itu kepada nya
mereka semua bertanya-tanya kenapa arabelle bisa seperti itu menangis dengan pilu apa telah terjadi sesuatu dengan nya
" Ara pergi berkunjung... " ujar Ara dari sela tangisan nya
" sudahlah..... sudah jangan menangis lagi.... " ujar Kitty mengerti sekarang
hasby yang melihat itu merasa tersentuh kasihan melihat istrinya kecilnya menangis sampai seperti itu
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ komentar ,like ya....