
" ada apa... ? " ujar Ara ketus
" anterin aku kebengkel.... " ujar Raka
" tidak bisa , aku harus pergi... " ujar Ara
" klek.... blug..... " suara pintu mobil Ara
Ara melihat ke samping....
" pergi kemana... ? " tanya seseorang yang baru masuk ke dalam mobil dengan tampang col nya
" astaghfirullah... ngapain kau masuk.... turun tidak.... " ujar Ara sewot
Raka menghiraukan ucapan Ara ia sibuk melihat-lihat isi mobil Ara
" tidak sopan turun tidak.... " kembali Ara berteriak....
" berisik... " ujar Raka dengan menutup kedua telinganya
" turun " dengan suara datar
" anterin aku dulu.... " jawab Raka santai
" GX mau.. " teriak Ara
" ya sudah aku GX mau turun.... " ujar Raka santai
sebenarnya ia menantikan saat-saat seperti ini sudah ia perhatikan Ara setelah kejadian tersebut ia tak lagi membawa mobil nya ke kampus dan saat-saat yang ia tunggu pun terjadi ia ingin dekat dengan Ara karena ia selalu menghindar dan sulit untuk di dekati
" mmm bengkel doang.... " ujar Ara
" ia cantik... " ujar Raka
Ara mendengar itu langsung menatap tajam ke arah Raka
" jangan macam-macam... dan jangan panggil aku seperti itu lagi .. " ujar Ara menegaskan setiap katanya
" ok ok..... " ujar Raka
" sssssh..... menarik.... " batin Raka tersenyum
Ara pun melakukan mobilnya dengan ati-ati tapi beda dengan Raka laki-laki itu sedang asik melihat setiap sudut didalam mobil tersebut
" yang di kursi belakang itu apa... " tunjuk Raka pada tumpukan kardus...
tapi Ara hanya diam tidak minat untuk bicara soal nya
Raka mengangguk-nganggukkan kepalanya
" mmmm "
" gue ikut loe... ya.... " ujar nya lagi
" gx usah ngelunjak , aku akan mengantarmu ke bengkel... dan setelah itu jangan pernah ganggu aku lagi ... lagian aku sudah membayar lunas semua tagihan nya " ujar Ara
" mmmmm..... " ujar Raka entah apa yang sedang Raka pikiran sekarang tapi semenjak Ara berkata seperti itu ia menjadi berubah dan mendadak diam seribu bahasa dan tingkahnya juga jadi patung
" turun... " ujar Ara saat sampai di depan bengkel
Raka langsung turun tanpa sepatah kata pun dan langsung meninggalkan mobil milik Ara
" huhhh..... akhirnya bebas.... tidak apa-apa kan aku bersikap seperti itu.... " ujar Ara
" sebenarnya sedikit GX enak hati si... " lanjut Ara
Ara pun langsung melajukan mobilnya ke tempat tujuan nya
" andai Ney ikut.... pasti seru.... " ujar Ara ambigu
Ney tidak ikut serta karena sekarang ia sedang dihadapi tugas-tugas kuliahnya yang belum kelar
Ara sempat berhenti di depan toko kue dan makanan ringan
" Alhamdulillah..... " ujar Ara sampai pada tujuannya
Ara dan Ney memang sudah sering berkunjung ke yayasan tersebut sekedar memberikan pelajaran dasar atau buku-buku yang diperlukan ataupun makanan ringan untuk anak-anak
" assalamualaikum....... " ujar Ara
" nak Ara...." ujar umi Yasmin salah satu pengurus di yayasan tersebut
umi Yasmin melihat ke belakang ko tumben sepi...
" nak Ara sendiri.... " ujar umi Yasmin
" ia, Ney sedang sibuk dengan tugas-tugas nya umi... "
umi tersenyum menyambut kedatangan Ara dengan sebuah pelukan.... " gimana kabar mu nak... "
" baik umi... maaf baru bisa mampir lagi... "
" tak apa , umi mengerti.... "
" umi Ara bawa buku-buku tapi kali ini buku-buku bekas Ara.... " ujar Ara
" tidak masalah nak.... pasti anak-anak senang... "
" dan ini ada sedikit rejeki untuk Yayan ini mungkin untuk melengkapi keperluan kelas atau apa mi... dari orang tua ara... "
" terimakasih banyak nak arabelle... umi sagat berterima kasih... " ujar umi Yasmin
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️