ARABELLE

ARABELLE
part 120



" ada apa... ? " ujar Ara ketus


" anterin aku kebengkel.... " ujar Raka


" tidak bisa , aku harus pergi... " ujar Ara


" klek.... blug..... " suara pintu mobil Ara


Ara melihat ke samping....


" pergi kemana... ? " tanya seseorang yang baru masuk ke dalam mobil dengan tampang col nya


" astaghfirullah... ngapain kau masuk.... turun tidak.... " ujar Ara sewot


Raka menghiraukan ucapan Ara ia sibuk melihat-lihat isi mobil Ara


" tidak sopan turun tidak.... " kembali Ara berteriak....


" berisik... " ujar Raka dengan menutup kedua telinganya


" turun " dengan suara datar


" anterin aku dulu.... " jawab Raka santai


" GX mau.. " teriak Ara


" ya sudah aku GX mau turun.... " ujar Raka santai


sebenarnya ia menantikan saat-saat seperti ini sudah ia perhatikan Ara setelah kejadian tersebut ia tak lagi membawa mobil nya ke kampus dan saat-saat yang ia tunggu pun terjadi ia ingin dekat dengan Ara karena ia selalu menghindar dan sulit untuk di dekati


" mmm bengkel doang.... " ujar Ara


" ia cantik... " ujar Raka


Ara mendengar itu langsung menatap tajam ke arah Raka


" jangan macam-macam... dan jangan panggil aku seperti itu lagi .. " ujar Ara menegaskan setiap katanya


" ok ok..... " ujar Raka


" sssssh..... menarik.... " batin Raka tersenyum


Ara pun melakukan mobilnya dengan ati-ati tapi beda dengan Raka laki-laki itu sedang asik melihat setiap sudut didalam mobil tersebut


" yang di kursi belakang itu apa... " tunjuk Raka pada tumpukan kardus...


tapi Ara hanya diam tidak minat untuk bicara soal nya


Raka mengangguk-nganggukkan kepalanya


" mmmm "


" gue ikut loe... ya.... " ujar nya lagi


" gx usah ngelunjak , aku akan mengantarmu ke bengkel... dan setelah itu jangan pernah ganggu aku lagi ... lagian aku sudah membayar lunas semua tagihan nya " ujar Ara


" mmmmm..... " ujar Raka entah apa yang sedang Raka pikiran sekarang tapi semenjak Ara berkata seperti itu ia menjadi berubah dan mendadak diam seribu bahasa dan tingkahnya juga jadi patung


" turun... " ujar Ara saat sampai di depan bengkel


Raka langsung turun tanpa sepatah kata pun dan langsung meninggalkan mobil milik Ara


" huhhh..... akhirnya bebas.... tidak apa-apa kan aku bersikap seperti itu.... " ujar Ara


" sebenarnya sedikit GX enak hati si... " lanjut Ara


Ara pun langsung melajukan mobilnya ke tempat tujuan nya


" andai Ney ikut.... pasti seru.... " ujar Ara ambigu


Ney tidak ikut serta karena sekarang ia sedang dihadapi tugas-tugas kuliahnya yang belum kelar


Ara sempat berhenti di depan toko kue dan makanan ringan


" Alhamdulillah..... " ujar Ara sampai pada tujuannya


Ara dan Ney memang sudah sering berkunjung ke yayasan tersebut sekedar memberikan pelajaran dasar atau buku-buku yang diperlukan ataupun makanan ringan untuk anak-anak


" assalamualaikum....... " ujar Ara


" nak Ara...." ujar umi Yasmin salah satu pengurus di yayasan tersebut


umi Yasmin melihat ke belakang ko tumben sepi...


" nak Ara sendiri.... " ujar umi Yasmin


" ia, Ney sedang sibuk dengan tugas-tugas nya umi... "


umi tersenyum menyambut kedatangan Ara dengan sebuah pelukan.... " gimana kabar mu nak... "


" baik umi... maaf baru bisa mampir lagi... "


" tak apa , umi mengerti.... "


" umi Ara bawa buku-buku tapi kali ini buku-buku bekas Ara.... " ujar Ara


" tidak masalah nak.... pasti anak-anak senang... "


" dan ini ada sedikit rejeki untuk Yayan ini mungkin untuk melengkapi keperluan kelas atau apa mi... dari orang tua ara... "


" terimakasih banyak nak arabelle... umi sagat berterima kasih... " ujar umi Yasmin


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️