
" akh.... " Ara menyibakkan selimutnya dan melihat noda merah di ats sprei
saat hasby keluar dari dalam kamar mandi Ara sedang merapihkan kembali sprei yang baru
" kenapa kau ganti sprei nya..." tanya hasby
" GX apa " Ara langsung meraih tumpukan selimut dan sprei yang tadi malam , lalu buru-buru ia taruh di keranjang cucian
hasby mengangkat kedua bahunya yang melihat itu dan langsung hasby melanjutkan aktivitasnya sedangkan Ara langsung kembali masuk ke dalam kamar mandi untuk segera mandi dan bersiap untuk berangkat ke kampus
setelah kejadian tadi pagi Ara mendadak berubah sikap nya lebih menjadi pendiam
" na kau sakit, kenapa wajahmu terlihat pucat... " ujar mamah Yuli
hasby melirik ke arah Ara dan kembali melanjutkan sarapannya
" Ara tidak apa-apa mah.... " ujar Ara dengan memaksakan senyum
" nak... apa kau yakin..." karena Ara begitu lemas
" apa kau sedang datang bulan... " tanya mamah Yuli dengan lantangnya
hasby yang mendengar itu langsung menatap ke arah Arabelle
" mmm....." Ara menganggukkan kepalanya dengan lemas lalu ia pergi meninggalkan meja makan
" Ara ke atas dulu ya mah, yah maaf Ara tidak bisa sarapan bareng..." ujar Ara
" apa dia masih sering seperti itu mah saat datang bulan..." ujar hasby dengan wajah serius nya
" ia , kau bawakan jus ini untuk istrimu.... " mamah Yuli memberikan jus alpukat ke arah Hasby
" dan mamah akan membuatkan jamu dari kunyit dan jahe di belakang... "
" tapi dia tidak terlalu suka kan dengan ini, " ujar hasby
" apa kau mau melihat istri mu kelaparan hah.. dia hanya makan sedikit apa kau tidak melihatnya..." ujar mamah Yuli dengan nada tinggi
" sebaiknya kau cepat susul istri mu dan berikan ini juga... " timpal ayah sambil menyodorkan buah-buahan yang sudah di potong yang ada di depan nya
" mmm ... aku akan menyusulnya ke atas... " hasby pun menyusul Ara ke atas
di atas tempat tidur Ara sedang membaringkan tubuhnya dengan kedua tangan di lipat di atas perutnya
" mmm.... " jawab Ara tanpa melihat yang bertanya
" minumlah ini dulu , kau hanya makan sedikit tadi.. " hasby menyodorkan segelas jus alpukat
tapi Ara menggelengkan kepalanya tidak mau
" sedikit saja... bangun lah biar aku bantu... " ujar hasby
saat hasby baru memegang pundaknya Ara langsung menolak
" tak perlu aku bisa sendiri... " Ara duduk selonjoran
" minumlah... " hasby kembali menyerahkan jus alpukat nya
" mmm makasih.. " Ara pun langsung mengambil nya dan meminum nya
" sudah , aku tak sanggup lagi harus menghabiskan nya... " Ara menaruh gelas kembali ke atas meja dan kembali berbaring
" apa sesakit itu... " ujar hasby
" mmm, pergi lah jika kau ingin pergi , aku tidak apa-apa... " ujar Ara pelan
" aku akan tetap di sini... " ujar hasby tegas
hasby tak tega melihat Ara lemah tak berdaya di depan mata nya
hasby mengeluarkan ponselnya dan lalu beranjak pergi dari kamar
" mah aku minta lap ... " ujar hasby saat di dapur karena mamah Yuli sedang membuat jamu untuk Ara
" untuk apa sayang... " tanya mamah Yuli
hasby tak menjawab nya ia sibuk menyiapkan air hangat dan ditaruh nya di baskom
mamah Yuli yang melihat itu langsung mengerti dengan tujuan anaknya
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️