
hujan mungkin sudah berhenti tapi banyak jejak yang ditinggalkan oleh hujan contoh nya jalan berubah menjadi licin dan banyak air yang bergeyumbang
" jadi anak yang baik dan belajarlah yang rajin istri ku sayang... " ujar hasby mengusap lembut bagian kepala Ara
" aku bukan anak kecil... " ujar Ara memajukan bibirnya ke depan
" cup.... " satu kecupan manis mendarat di bibir Ara
Ara membulatkan matanya kembali bukan merasa kaget dengan ciuman nya melainkan tempatnya karena takut Ada yang melihat di luar sana
" jangan seperti itu jika kau tak ingin kejadian tadi pagi terulang... " ujar hasby tersenyum nakal
" apa yang kau barusan lakukan gimana jika ada yang melihat... '' Teriak Ara tak percaya dengan kelakuan suaminya itu
" kau yang duluan memajukan bibirnya.. " Jawab hasby enteng
" aish... sudah lah aku turun... assalamualaikum... " Ara mengambil tangan milik suaminya dan menciumnya karena sudah merasa malu
" tunggu... " ujar hasby saat Ara belum seutuhnya menutup pintu mobil
" ada apa lagi... " tanya Ara
" apa tidak ada yang ingin kau katakan pada ku, misalnya semangat bekerja suamiku sayang.. atau hati hati di jalan suamiku sayang... " ujar hasby
Ara yang mendengar itu langsung tercengang
" apakah ??? apa benar ini suamiku ? " batin Ara
" mmmm.... " hasby menunggu ucapan dari ara
" ahhh.... ia ia semangat bekerja suamiku hati-hati di jalan... udah ya bisa telat kelamaan disini... " ujar Ara sambil terpaksa tersenyum
" susah tutup saja dan segera pergi kayanya kau tak ikhlas mengucapkan nya " ujar hasby datar
Ara yang melihat perubahan wajah suaminya langsung masuk kembali kedalam mobil dan langsung mencium pipi sebelah kiri hasby dengan singkat
" cup..."
" hati-hatilah..." ujar Ara singkat dan langsung melarikan diri dari dalam mobil tersebut sebelum yang punya mobil sadar dari keterkejutannya...
" apa dia barusan mencium ku tanpa ku minta ? " ujar hasby dengan tangan memegang pipinya tak menyangka
" astaga ... hari ini hari yang sangat indah dan aku akan bersemangat untuk bekerja... " ujar hasby semangat dengan senyum manisnya yang menghiasi wajahnya
" aish..... apa aku sudah mulai tidak waras... barusan aku menciumnya terlebih dahulu... akh... malu banget... " batin Ara dengan muka yang mulai memerah
Ara pun langsung masuk ke dalam kelas karena waktu yang sudah memepet untuk memulai pelajaran pertamanya
* *
" neysilla... " ujar seorang pria dari arah belakang dengan berjalan dengan gagahnya ia terus menatap ke arah Ney dengan senyuman manis nya
" ya... " Ney pun berhenti dan menengok ke arah belakang
" Hay.... " ujar Alvin dengan menunjukkan senyum manisnya
" Hay juga kak... ada apa " ujar Ney to do points karena sudah merasa tidak punya muka berhadapan dengan cowo di depannya karena kejadian saat dia teriak dan mengancam Raka
" sudah makan siang ? " tanya Alvin
" belom .. nih juga mau ke kantin .. " ujar Ney
" mau bareng ... " ujar Alvin
" terserah... emang ke mana teman-teman kakak.." tanya Ney
" entahlah mereka pada pergi ke mana ... " ujar nya
" mmm.... " Ney menganggukkan kepalanya
kantin...
Ara sudah menunggu di meja dengan sebotol air mineral nya
" assalamualaikum.... " ujar Ney
" waalaikum salam... aahh kenapa lama sekali... ? " ujar Ara
" maaf pasti gara-gara saya kau jadi menunggu lama... " ujar Alvin muncul di sebelah Ney
Ara membulatkan matanya tak percaya bahwa Ney datang bersama dengan seorang pria
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen
terima kasih 🤗