ARABELLE

ARABELLE
part 170



hujan mungkin sudah berhenti tapi banyak jejak yang ditinggalkan oleh hujan contoh nya jalan berubah menjadi licin dan banyak air yang bergeyumbang


" jadi anak yang baik dan belajarlah yang rajin istri ku sayang... " ujar hasby mengusap lembut bagian kepala Ara


" aku bukan anak kecil... " ujar Ara memajukan bibirnya ke depan


" cup.... " satu kecupan manis mendarat di bibir Ara


Ara membulatkan matanya kembali bukan merasa kaget dengan ciuman nya melainkan tempatnya karena takut Ada yang melihat di luar sana


" jangan seperti itu jika kau tak ingin kejadian tadi pagi terulang... " ujar hasby tersenyum nakal


" apa yang kau barusan lakukan gimana jika ada yang melihat... '' Teriak Ara tak percaya dengan kelakuan suaminya itu


" kau yang duluan memajukan bibirnya.. " Jawab hasby enteng


" aish... sudah lah aku turun... assalamualaikum... " Ara mengambil tangan milik suaminya dan menciumnya karena sudah merasa malu


" tunggu... " ujar hasby saat Ara belum seutuhnya menutup pintu mobil


" ada apa lagi... " tanya Ara


" apa tidak ada yang ingin kau katakan pada ku, misalnya semangat bekerja suamiku sayang.. atau hati hati di jalan suamiku sayang... " ujar hasby


Ara yang mendengar itu langsung tercengang


" apakah ??? apa benar ini suamiku ? " batin Ara


" mmmm.... " hasby menunggu ucapan dari ara


" ahhh.... ia ia semangat bekerja suamiku hati-hati di jalan... udah ya bisa telat kelamaan disini... " ujar Ara sambil terpaksa tersenyum


" susah tutup saja dan segera pergi kayanya kau tak ikhlas mengucapkan nya " ujar hasby datar


Ara yang melihat perubahan wajah suaminya langsung masuk kembali kedalam mobil dan langsung mencium pipi sebelah kiri hasby dengan singkat


" cup..."


" hati-hatilah..." ujar Ara singkat dan langsung melarikan diri dari dalam mobil tersebut sebelum yang punya mobil sadar dari keterkejutannya...


" apa dia barusan mencium ku tanpa ku minta ? " ujar hasby dengan tangan memegang pipinya tak menyangka


" astaga ... hari ini hari yang sangat indah dan aku akan bersemangat untuk bekerja... " ujar hasby semangat dengan senyum manisnya yang menghiasi wajahnya


" aish..... apa aku sudah mulai tidak waras... barusan aku menciumnya terlebih dahulu... akh... malu banget... " batin Ara dengan muka yang mulai memerah


Ara pun langsung masuk ke dalam kelas karena waktu yang sudah memepet untuk memulai pelajaran pertamanya


* *


" neysilla... " ujar seorang pria dari arah belakang dengan berjalan dengan gagahnya ia terus menatap ke arah Ney dengan senyuman manis nya


" ya... " Ney pun berhenti dan menengok ke arah belakang


" Hay.... " ujar Alvin dengan menunjukkan senyum manisnya


" Hay juga kak... ada apa " ujar Ney to do points karena sudah merasa tidak punya muka berhadapan dengan cowo di depannya karena kejadian saat dia teriak dan mengancam Raka


" sudah makan siang ? " tanya Alvin


" belom .. nih juga mau ke kantin .. " ujar Ney


" mau bareng ... " ujar Alvin


" terserah... emang ke mana teman-teman kakak.." tanya Ney


" entahlah mereka pada pergi ke mana ... " ujar nya


" mmm.... " Ney menganggukkan kepalanya


kantin...


Ara sudah menunggu di meja dengan sebotol air mineral nya


" assalamualaikum.... " ujar Ney


" waalaikum salam... aahh kenapa lama sekali... ? " ujar Ara


" maaf pasti gara-gara saya kau jadi menunggu lama... " ujar Alvin muncul di sebelah Ney


Ara membulatkan matanya tak percaya bahwa Ney datang bersama dengan seorang pria


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen


terima kasih 🤗