ARABELLE

ARABELLE
part 147



" bodoh.... emang aku mengharapkan apa dari nya... ? " batin Ara sedih


disepanjang jalan bahkan sampai ketemu dengan kerabat dari mamah Yuli Ara dan hasby tidak banyak berbicara... hasby memilih sibuk dengan ponselnya


dan sekarang kini mereka sedang menuju rumah utama yang berada di sana sambil menikmati indahnya kota di sore hari dengan berjalan kaki


" akhhhhhh.... kenapa juga bibi memberikan ini semua , bahkan aku tidak tahu ini isinya apa " batin Ara sambil menenteng dua jinjingan yang lumayan cukup besar dan lumayan berat


" bahkan dia tak ada niat untuk membantu ku untuk membawanya... akhh... " keluh ara


" apa rumahnya masih jauh.. " Ara memberanikan bicara...


" mmmm..... " jawab hasby singkat


" huhhhhh...... " Ara menghentakkan kakinya merasa kesal


" bawa ini.... " Ara menyerahkan semua bawaannya ke hasby dan langsung mendahului hasby berjalan dengan cepat


" huh.. aku ingin pulang saja ke tanah air... aku tidak butuh liburan ... " batin Ara


" emang salah ku apa , yang bicara kan Zahra kenapa dia yang marah padaku... " dumel Ara dalam hati nya dengan berjalan terburu-buru tak lihat situasi di depan nya


" brug... " Ara menabrak salah satu pria yang sedang berkerumun..


" sorry... " ujar Ara pada pemuda tersebut..


" ja , ben je oke.. ( ya, apa kau tidak apa-apa ) " ujar pemuda tersebut


" I'm ok.. thank and again sorry... " ujar Ara sambil tertunduk


" arabelle... " timpal salah satu temannya


Ara yang namanya di panggil langsung menengok ke arah suara.. dan berhasil membuat Ara membulatkan matanya


" Welly... " ujar Ara Dengan muka tak percaya nya karena bisa bertemu sahabat nya disini


hasby yang melihat Ara berdiri di segerombolan pemuda langsung mengambil langkah seribu..


" ada apa , apa kau baik-baik saja... " tanya hasby


" ah, aku tidak apa-apa.. " ujar Ara singkat


Willy langsung menghampiri Ara dan membawa Ara aga menjauh dari teman-temannya saat ia mengetahui gadis yang barusan menabrak salah satu temannya


" Ra... ini benar loe, gue GX nyangka bisa ketemu loe di sini ... " ujar Willy antusias


" kau kenal dia.... ? " tanya Hasby


" dia orang nya... " lanjut hasby


" mmm..... "


" Ra... siapa dia ? " tanya Willy


" dia itu kakak dari Zahra yang dompetnya kau temukan... " jawab Ara cepat sambil melirik ke arah Hasby


hasby yang mendengar istrinya berbohong langsung menatap tajam ke arah Ara


" kenapa dia tak mau jujur dengan status nya... " batin hasby


" ooohhhh.... " Willy menganggukkan kepalanya


" Ra .. kapan kau datang dan kau disini sampai kapan... ? " tanya Willy


" aku baru datang kemarin dan kurang lebih 10 hari aku tinggal di sini... " ujar Ara


" mmm... kenapa kau tidak menghubungiku saat mau datang kemari... kan aku bisa menjemputmu... " ujar Willy


" dia tak butuh itu... " ujar hasby tegas


" mmmm... " Willy melihat ke arah Hasby dan memperhatikan nya sebentar " aku rasa adik dan kakak sifatnya sama saja Ra... " bisik Willy pada Ara


" mmm... " respon Ara sambil tersenyum


" cukup ! kita harus pergi... " ujar hasby dingin dan langsung mencengkram lengan milik Ara dengan erat


" aahh.... " Ara melihat ke arah pergelangan nya yang di cengkram oleh suaminya yang cukup kencang


" kau melukai nya... " ujar Willy tak terima Ara di perlakukan seperti itu di depan nya


" tidak apa-apa Willy aku harus pergi, senang bertemu dengan mu disini.. " ujar Ara sambil tersenyum


hasby yang melihat itu membuang muka tak suka


" kita masih bisa bertemu Ra... aku akan menghubungi mu " ujar Willy


" mmm.... aku pergi dulu... " pamit Ara pada Willy dan langsung mengikuti langkah hasby


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen