ARABELLE

ARABELLE
part 190



seperti biasa pagi dan sore hasby selalu keluar masuk kamar mandi hanya untuk memuntahkan isi di dalam perutnya dan itu sudah menjadi rutinitas hasby dan itu sudah berlangsung saat Ara dinyatakan hamil oleh dokter...


" mas... minumlah... " Ara memberikan segelas air putih hangat pada hasby dan tanpa diminta Ara langsung mengelap keringat yang keluar dari wajah suaminya dan itu lah yang Ara lakukan setiap kali suaminya muntah-muntah Ara siap setia ada di samping suaminya


" makasih sayang... " hasby tersenyum manis


" apa masih mual... ? " tanya Ara dan hasby pun langsung menggelengkan kepalanya dan langsung bersandar pada istrinya


" tidak, sayang.... " ujar hasby manja dan Ara pun langsung mengusap-usap ujung kepala suaminya dengan lembut


" apa... " ujar Ara


" sayang kayanya enak deh kalau makan diluar... makan diluar yu... aku pingin makan martabak " ajak hasby


" martabak...? kalau begitu ayo kita siap-siap .. " ujar Ara


" mmm jangan lupa pake jaket nya " ujar hasby


" ia .. " ara pun langsung mengambil jaket dan tas miliknya.. " ayoo aku sudah siap.. " ujar Ara


" ayooo... " hasby pun langsung menggandeng tangan milik istrinya


" tapi mas yakin sudah baikan, GX mual lagi ... " ujar Ara dan hasby pun kembali menggelengkan kepalanya


" syukurlah... "


hasby Terus saja mengandeng tangan istrinya sampai tiba di teras ternyata ada ayah dan Zahra yang sedang duduk berdua entah apa yang sedang mereka obrolkan


" mau kemana kak... " tanya Zahra


" ia kalian mau kemana ? " timpal ayah Dicky


" mau beli martabak yah... ayah , Zahra mau ? ayo kita pergi bersama... " ujar Ara


hasby yang mendengar itu langsung membulatkan matanya dengan sempurna


" kenapa istri ku malah mengajak mereka " batin hasby kesal


ayah dan Zahra langsung menolak ajakan Ara dengan cepat...


" tidak .. tidak .. aku dirumah saja .. " ujar Zahra


" ayah juga tidak nak, tapi kalau boleh ayah tolong bawakan saja martabak telor spesial... " ujar ayah tersenyum kaku


" ok ayah , tapi sayang sekali kalian tak ikut. " ujar Ara


" lebih baik kalian cepat berangkat... " ujar Zahra


" mmm ayo sayang " timpal hasby


" iya yah... assalamualaikum kita pergi ya... " pamit Ara


" huhhhh.... " ujar Zahra dan ayah samaan


" apa ayah lihat tatapan mata kakak seperti apa barusan seakan matanya itu berbicara " jangan coba-coba kalian ikut dan mengganggu kami... " hah ternyata kakak ku masih tak berubah ... " ujar Zahra


" hah.... anak siapa si dia... ? " ujar ayah polos sambil menggelengkan kepalanya


" hah.... bahkan ayah saja tak mengakuinya "


" hehehe... sudah-sudah jangan bahas kakakmu itu , dia sekarang sudah banyak berubah walaupun kadang-kadang masih suka nyebelin juga tuh anak... tapi setidaknya senyumnya sudah kembali dengan sempurna ayah bersyukur ... dan itu berkat menantu ..."


" mmm " Zahra membenarkan semua ucapan ayahnya Zahra hanya menganggukkan kepalanya


" tapi kenapa anak ayah tak ada satupun yang beres ya ... apa mungkin benar mereka harus menikah dulu baru mereka berubah jadi manis... termasuk kamu Ra.. " ujar ayah


" hah... ayah ngomong apa si .. "


" tidak... ayah tak ngomong apa-apa yaudah kita bahas rencana pernikahan mu lagi... " ujar ayah..


" aish, anaknya sendiri tak disyukuri..... " jawab Zahra males


" sudah ayo... kau maunya mengurus pernikahan mu pake jasa apa sendiri.. " ujar ayah


" aish... " males


" hah.... kenapa ayah kembali membahas ini si bikin males juga bahas yang ginian . " batin Zahra menjerit


" yah kan ada mamah.. biar mamah yang urus, aku males ngurusin yang gituan... " ujar Zahra


" heh sapa yang mau menikah kamu apa mamah mu... Zahra urus pernikahan mu dengan kakak ipar mu nanti tapi jangan buat dia merasa terbebani juga karena dia sedang hamil... "


" mmmm .... "


" mamah mu juga pasti akan membantu mu... "


" iya ayah iya... sudah aahh jangan bahas ini Mulu... " Zahra pun langsung meninggalkan ayah seorang diri dan ia memilih masuk kedalam rumah


" dasar, jika tak ingin menikah kenapa melakukan hal yang senonoh seperti itu dan ketahuan lagi sama orang tua.. " ujar ayah ambigu


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen


terima kasih banyak 🙏🤗