ARABELLE

ARABELLE
jangan panggil aku bapak



suara adzan subuh sudah berkumandang , Ara sudah terbangun dari tidurnya untuk membersihkan diri dan berwudhu , setelah sholat Ara menyempatkan membaca Alquran terlebih dahulu


" hanya ini yang bisa kulakukan untuk kalian yang di sana semoga kalian selalu melindungi ku dari sana " ucap Ara lirih sambil memeluk Al-Qur'an


" aku lupa harus bantuin bibi Titi di dapur sekarang... " Ara berlalu turun dari kamarnya


di dapur


" bibi lagi ngapain ? " tanya Ara yang baru tiba di dapur


" eehh mba Ara... mih bibi lagi ngecek bumbu dapur yang sudah habis " jawab bibi Titi


" bi Titi biar Ara saja ya yang belanjanya bibi tulis saja yang mau kita masak ntar " ucap Ara sambil duduk di meja makan memperhatikan bi Titi


" apa GX apa-apa mba Ara ?... " tanya bi Titi merasa sungkan


" sudah tidak apa-apa bi, biar bi Titi lanjutkan pekerjaan yang lainnya " Ara menghampiri bibi titi


" bibi sudah Ara anggap seperti anggota keluarga ini jadi jangan sungkan hhheee "


bi Titi yang mendengar itu sangat senang dan tersenyum


" aku ke atas dulu ya bi mu ngambil tas " ucap Ara berlalu


" mba Ara memang sangat baik cantik pula semoga kebahagiaan selalu menyertai nya " ucap bi Titi


Ara turun dari kamarnya dengan keadaan sudah rapi dengan tas selempang powpow nya


" Ara kamu mau kemana pagi-pagi gini , kamu mau kabur dari tugas mu ya..... " ucap Kitty yang baru keluar dari kamar nya


" takut banget aku kabur... aku mau ke pasar bi... " ucap Ara sambil memajukan bibirnya


" maaf... kirain hhheee.... mau ke pasar sama siapa ? " tanya bibi Kitty


" sama mang Udin atuh.... bibi.... '' ucap Ara yang sudah mulai kesal dengan bibinya


arabelle kalau sudah mulai kesel pasti ngomongnya dengan bahasa daerahnya


" GX bisa, mang Udin harus bantuin bibi untuk beresin gajebo yang di depan " ucap Kitty


" terus aku ke pasar naik apa dong " ucap Ara kesal


Ara sedang duduk di meja makan dengan memegang selembar kertas di tangan nya


" ayo...." ucap seseorang dari arah belakang Ara


Ara pun menengok ke arah suara


Ara menatap heran laki-laki yang ada di depan nya


" kata bi Kitty loe mau belanja... ayooo.... " ajak hasby dengan muka datar nya


" bapak yang mau mengantar saya ke pasar ? " Ara sedikit tidak percaya


" mmm.... " datar sambil berlalu jalan ke arah depan


**


didalam mobil tidak ada yang memulai obrolan


" turun.... " hasby datar


" ko kita kesini... pak " ucap Ara karena berhenti di depan super market bukan di pasar


" aku sudah bilang mau ke pasar kenapa ke sini... " ucap Ara ngotot


" sama saja.... cepat kau turunlah... " ucap hasby


" bapak juga harus turun .... bantu aku... " Ara yang mulai kesal


" tunggu... kau dari kemaren terus-terusan panggil aku bapak ??... usiaku masih 25 THN ya... apa tampang ku setua itu.. ?" menatap Ara dengan tatapan tajam


" aishhh... tampang mu menang ok tapi pembawaan mu yang sudah seperti bapak-bapak penjaga kos , sudah lah keburu siang.. " ucap Ara sambil meninggalkan mobil


" ckks... dasar bocah ... tampang keren gini disamakan dengan penjaga kos... " batin hasby dan mengikuti Ara masuk ke dalam super market


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️😍