
" jika ingin pergi, pergi saja duluan ... biar Ara aku yang mengantar nya pulang... " ujar Willy pada hasby
" Ara akan pulang bersama ku sekarang juga... ayo Ara... " ujar hasby tegas dengan tatapan tajam nya hasby pun melangkahkan kakinya terlebih dahulu
" ah... Willy aku harus segera pergi kita bisa ketemu lagi nanti .... assalamualaikum... " ujar Ara dan langsung menyusul langkah suaminya meningkatkan Willy ia tidak mau mengambil resiko untuk menghadapi kemarahan suaminya
" kenapa dia bersikap seperti itu si .. kekanak-kanakan sekali... " batin Ara
" jangan mengumpat suamimu di dalam hati .. kau itu wanita yang sudah bersuami harusnya kau bilang saja yang sejujurnya ... " ujar hasby datar
" akh... bilang .... ? apa kau ingin aku perkenalkan sebagai suamiku gitu... " ujar Ara polos
" apa kau malu mempunyai suami seperti ku .. harus nya kau bangga karena kau punya suami yang seperti aku, aku mapan , pintar dan lagi aku dari segi pisik kau tak perlu meragukannya lagi... semua orang tau itu... " ujar hasby Banga
" aish.... ternyata kau orang nya seperti ini... " Ara menggeleng-geleng kan kepalanya
" sudahlah... " hasby langsung masuk kedalam mobilnya
" dasar ... " umpat Ara
* *
" Ney kau harus cerita kan yang sebenarnya... " teriak Willy
" aduh sebaiknya kau tanya saja sama orang nya aku takut Ara malah marah pada ku... "
" kalian menyembunyikan sesuatu dari ku... bukan kah kita sahabat... " ujar Willy tak percaya kalau mereka menyembunyikan sesuatu hal besar dari nya
" apa kau yakin , kau itu sahabat kita... " ujar Ney
" sahabat macam apa yang pergi meninggalkan sahabat lainnya... " sindir Ney
" neysilla.... " teriak Willy
" sudah-sudahlah jangan berlebihan kau tanyakan saja pada orang nya ..." ujar Ney dan langsung menyudahi telpon tersebut
" aish kenapa setiap bertemu dengan nya disini dia selalu bersamanya ? sebenarnya apa hubungannya dia dengan Ara ? "
* *
" arabelle.... " ujar hasby manja
" apa ?? " jawab Ara datar
" aish... kau ini... " hasby menggeser tubuh Ara untuk mendekat ke arah nya
" aku ingin dengar tentang dia.. " ujar hasby
" pria tadi... "
" Willy... " Ara melihat ke arah Hasby berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya suaminya pikirkan
" kenapa kau ingin mengetahui tentangnya.. ? " tanya Ara
" ceritakan saja dia itu siapa mu apa dia salah satu mantanmu .. " ujar hasby
" aish.... kan pernah aku bilang beberapa kali aku belum pernah pacaran... " teriak Ara
" siapa tau kau bohong karena hampir beberapa kali aku memergoki mu jalan dengan nya.. " ujar hasby
" hah... " Ara membukakan mulutnya lebar
" heuh.... jika di lihat dari ekspresi wajah mu itu benar... "
" iihhh... sudah ku bilang aku tak pernah pacaran.. bahkan ciuman pertama ku kau yang mengambilnya " Ara langsung menutup mulutnya nya mengunakan tangan nya karena atas kecerobohan mulutnya..
" aish.... apa itu benar..." goda hasby
" iihh.. geli " karena hasby mencolek pinggangnya
" ceritakan aku hanya ingin tahu mengenainya... itu saja.. " ujar hasby kembali ke posisinya
" baiklah... " Ara pun menceritakan Willy dari pertama ketemu dan dekat menjadi seorang sahabatnya
" mmm.... " hasby terus saja menganggukkan kepalanya saat Ara menceritakan tentang nya
" sudahlah... aku sudah mulai ngantuk... " ujar Ara merengek
" jangan tidur dulu..
ini malam terakhir kita di sini... aku ingin menghabiskan malam panjang dengan mu ... " bisik hasby dan berhasil membuat wajah Ara berubah menjadi merah merona
" bukankah kita di sini masih ada 3 hari lagi ? " tanya ara
" ada sesuatu yang harus aku urus di perusahaan " ujar hasby
" mmm...." Ara pun menganggukkan kepalanya tapi hasby langsung melahap bibir manis milik Ara dengan rakusnya tanpa memberi celah untuk Ara mengambil nafas
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen
terima kasih 🤗