
" mas sebenarnya ada apa kenapa mendadak mereka ingin menikah , kaya nya ada yang tidak beres kan " ujar Ara
" hah... seperti nya ada yang pernah bilang pada mas kalau jodohkan siapa yang tahu, hati orang kan bisa di bulak balik dengan mudah oleh Allah bener kata mu , mungkin saat kita di sana hubungan mereka tidak baik dan mungkin saja setelah kita pergi mereka menjadi lebih dekat ... dan mungkin alasan itu juga yang membuat mereka ingin segera di sahkan... " ujar hasby
" apa mungkin , aku si percaya saja Willy bisa dengan cepat tertarik dengan Zahra karena notabennya Zahra itu cantik dan keren.. tapi Zahra ? memang Willy mempunyai pisik yang ok paras ganteng dan karir yang lumayan walaupun masih merintis tapi kayanya tidak Zahra itu anak nya terlalu cuek bahkan pembalap senior nya saja yang jauh dari Willy ia tolak.. "
" sayang apa kau sadar barusan kau memuji 2 cowo sekaligus di depan ku.. " ujar hasby dengan posisi tubuh hampir sejajar dengan Ara dengan alis yang terus di naik turunkan
" akh... masa kau cemburu.. kau itu kan lebih-lebih dari mereka .. " Ara melebarkan senyumnya
" stak.... " hasby menyentil Hadi Ara dengan gemas tapi berhasil buat Ara meringis
" aahh... sakit ko mas gitu... " Ara cemberut
" mas melakukan itu agar menghilangkan mereka dari otakmu.. " ujar hasby hasby pun kembali membungkukkan badan nya tepat di hadapan perut Ara
" sayang jika umma mu punya pikiran seperti tadi tolong abi kau tendang saja perut umma mu, Abi sangat cemburu saat umma menceritakan pria lain jadi kau harus bela Abi.. " hasby pun langsung mengusap-usap perut Ara dan menciumnya
" aish... " Ara menggelengkan kepalanya
" udah cemburunya ya sebaiknya kita kembali ke bawah , kita harus menyambut calon pengantin kita.. " ujar Ara tersenyum
" mmm ia umma ku sayang... " hasby pun langsung mencium pipi Ara dan menggandeng tangan istrinya itu
*
" yah apa kita harus jujur dengan orang rumah alasan kita menikah begitu mendadak pasti orang rumah pun akan merasa curiga.. " ujar Zahra cemas karena takut akan kemurkaan ibunya..
" hah... " ayah Dicky membuang nafas panjang
ayah langsung menatap ke arah Zahra dan Willy yang kini duduk di kursi belakang mobil
" hah... " sekali lagi ayah Dicky membuang nafas
" yah... Zahra mohon tutupi semua ini dari mereka... " ujar Zahra
" om... " ujar Willy
" mmm.... katakan... "
" om harus tahu yang sebenarnya , sebenarnya hubungan ku dengan keluarga ku maksud nya kedua orang tua ku itu sangat tidak baik.... " ujar Willy pelan tapi masih terdengar oleh ayah dan Zahra dan itu berhasil membuat Zahra tercengang tapi tidak untuk ayah Dicky karena sudah mendapatkan info sebelumnya dari Roy dan anak nya
" yah... " ujar Zahra dan langsung di potong oleh ayahnya
" mmm... kalau begitu siapa yang akan menjadi wali mu.. "
" Nene.. aku dibesarkan oleh nenekku dan om ku mungkin bisa menjadi saksi... " ujar Willy
ayah Dicky hanya bisa menganggukkan kepalanya
" om tapi apa kita harus Menikah begitu cepat.. tapi sumpah om aku tak ngapa-ngapain anak om... " ujar Willy memberanikan diri untuk membatalkan rencana pernikahan ini
ayah Dicky langsung menatap tajam ke arah Willy dan Zahra
" sebelumnya ini sudah kita bahas, dan kalian harus tahu jika foto ini bisa tersebar ke publik karirku di dunia bisnis akan hancur dan anakku perempuan satu-satunya juga akan hancur dan bukan hanya itu saja keluarga besarpun ikut malu menanggung semua atas kejadian kalian. "
emosi ayah mulai naik lagi
" dan kalian harus tahu... kalian melakukan pernikahan ini bukan semata-mata untuk menutupi kejadian ini ingat baik-baik tapi kalian menikah berarti kalian mengikatkan janji suci kalian dan tuhan jadi kalian jangan main-main dan sebaiknya kalian harus saling belajar untuk membuka hati ayah tak ingin kalian putus di tengah jalan karena alasan itu..." ucap ayah Dicky tegas
sehingga membuat Zahra dan Willy tak bisa berkata apa-apa
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen
terima kasih banyak 🙏🤗
sudah mampir