ARABELLE

ARABELLE
part 154



hasby masih saja melajukan motornya dengan kecepatan tinggi dan Ara yang masih setia memeluk erat bagian tubuh hasby


" sebenarnya dia ingin membawa ku kemana ? " batin Ara


perjalanan yang cukup panjang tak terasa melelahkan saat pertama kali sampai langsung di suguhi dengan pemandangan yang sangat indah dengan hamparan bunga tulip yang berwarna warni yang bermekaran di ladang tersebut


" subhanallah.... " Ara langsung terpesona dengan keindahan yang ada di depannya karena saking terpesonanya ia tak sempat mencopot helm yang melekat di kepala nya


hasby yang sadar melihat itu langsung mendekat ke arah Ara dan berdiri di depannya...


" apa kau suka... " ujar hasby sambil berusaha membukakan helm yang melekat di kepala Ara


dan dapat anggukan kepala dari arabelle


" mmm... terima kasih... " Ara tersenyum manis


" mmm..... ikut aku... " hasby mengambil tangan Ara dan langsung di genggaman nya tangan arabelle


Ara mendapatkan perlakuan manis seperti itu hanya tersenyum


" mau kemana kita... " tanya Ara


" nanti juga kau pasti tau... "


" apa aku harus mengunakan semua ini... " sekarang Ara telah mengganti pakaiannya dengan pakaian tradisional nya...


" kau cantik dengan pakaian itu... "


" ah.... makasih.... " ujar Ara tersipu malu


" ayo kita berkeliling... " ajak hasby


mereka pun berkeliling dengan pakaian tradisional sana dan mereka pun menghabiskan waktu di sana dengan berbagai kegiatan berfoto dan memetik bunga


" cukup ya... ini sudah sore kita harus kembali... " ujar hasby


" mmm ... " Ara pun melangkah kaki nya terlebih dahulu


" tunggu... " ujar hasby


" ada apa ? " Ara menengok ke arah Hasby


" ini untuk mu... " hasby memberikan seikat bunga tulip yang baru mereka petik


" untuk ku apa tidak apa-apa kita membawa nya... " tanya Ara


" mmm.... ayo.... " ajak hasby dan langsung menggenggam tangan milik Ara


* *


" tidurlah pasti kau sangat lelah... " ujar Hasby saat ada di atas ranjang


kini Meraka sudah ada di atas tempat tidur


" hah... apa mereka masih belum tidur... " ujar hasby dan langsung mengangkat telepon tersebut


" iya assalamualaikum... ada apa MH... " ujar hasby datar


" kau sekarang sedang ada di mana ? " tanya mamah Yuli


" di hotel mah... "


" syukur lah... mana menantu ku ... "


hasby memperlihatkan ponselnya ke arah Ara


" mah... assalamualaikum... "


" iya sayang kau pasti sangat lelah ya jam segini sudah ada di atas tempat tidur "


" mmm iya MH... " jawab Ara polos


mamah Yuli yang mendengar itu langsung tersenyum senang


" akhirnya sebentar lagi kita akan mendapatkan cucu... " bisik mamah Yuli pada suaminya


" apa suamimu kasar pada mu sayang... ? "


" tidak mah, " Ara tersenyum


"syukurlah lah... sebaiknya kalian tinggal lah di hotel dulu jangan tinggal di rumah utama jika kalian belum puas... mamah tidak ijinkan kalian tinggal di rumah... " ujar mamah Yuli antusias


" oh, iya mah... "


" hah... " hasby yang mendengar itu langsung merebut ponsel miliknya


" mah... sebaiknya mamah bujuk anak mamah yang satunya agar dia tak membuat ulah...agar rencana dan keinginan mamah segera terwujud... " ujar hasby tersenyum


" ah... baiklah sayang demi cucu... semangat ya... jangan kasar-kasar mainnya kasian mantuku... " ujar mamah Yuli sebelum mematikan telepon nya


sebelumnya


rumah utama


setelah pulang dari kampus Zahra langsung memilih kembali ke rumah karena ingin menemani kakak ipar nya tapi kenyataannya saat ia datang tak ada satu orang pun yang ada di rumah bahkan di telpon pun tak ada satupun yang menjawab nya dan bahkan ia memilih untuk meninggalkan latihannya agar bisa bersama arabelle kakak ipar nya


" aish.... kakak ku benar-benar... tapi aku harap ada kemajuan dengan hubungannya... " ujar Zahra


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen


terima kasih 🤗