
setibanya di kamar Ara langsung menuju ke dalam kamar mandi... Ara meluapkan tangisannya di dalam situ...
" bibi Kitty ....... " disela-sela tangisannya yang Ara ucap kan hanya nama bibinya
Ara sungguh merasa bersalah karena sudah menghindari bibinya..
" Ra ...... " teriak Ney
" iya bentar aku sedang mandi... " jawab Ara
Ara pun langsung menghapus air mata nya dan lanjut membersihkan diri dan tidak lupa untuk mengambil air wudhu
belum sempat Ara keluar Ney langsung masuk kedalam kamar mandi
" kau lama sekali.... " ucap Ney dan langsung nyelonong masuk ke dalam kamar mandi
" astagfirullah... Ney... "
Ara pun langsung melaksanakan kewajiban nya
setelah melaksanakan kewajibannya Ara melihat sahabatnya keluar dari kamar mandi langsung menuju meja rias , Ara langsung menegurnya
" Ney sholat dulu... "
" ini mau sayang .... mmmmm kenapa dengan mata mu... " Ney langsung mendekat ke arah Ara dan langsung menatap ke dua mata milik Ara
" bener kau habis menangis... kenapa... ? " lanjut Ney
" aku GX apa-apa udah sana sholat dulu... " mendorong tubuh Ney
" iya... iya .... tapi urusan kita belum selesai .. " Ney pun langsung mengambil mukena dan menjalankan kewajiban nya
Ara sedang memilih hijab yang cocok dengan gamis yang dikenakan nya
" assalamualaikum wr wb... assalamualaikum wr wb.... " Ney baru selesai melaksanakan kewajiban nya
" warna putih saja.... " celetuk Ney
" ok aku pilih warna putih.... "
" Ney kau pilih saja baju yang kau mau... tapi aku sarankan kau harus pake kerudung... itu wajib ... " lanjut Ara
" jangan ngarang Ney... ngomongin Nino aku merasa tidak enak dengan nya... dia memang perfek dari dalam segala hal... kenapa tidak coba kau dekati saja si Nino... "
" Arabelle... " teriak Ney karena tau Ara sedang menghindar
" ok... jujur aku merasa bersalah karena tadi pagi aku menghindari bibi dan paman..." ucap Ara langsung lesu dan Ney langsung memeluk erat tubuh Ara
" jangan pernah kau ulangi lagi ok ... bibi pasti sangat sedih... " ucap Ney
dan Ara pun mengangguk tanda setuju
" udah jangan sedih gitu... kita harus siap-siap menyambut tamu di bawah... " Ney langsung mengambil hijab milik Ara dan langsung di selempang kan
Ney memang sahabat arabelle dari kecil tapi memang dia tidak berhijab seperti Ara , dia selalu bilang belum siap belum siap terus jika di tanya kapan kau akan menutup aurat oleh Ara maupun ibunya
arabelle sangat cantik dan manis dengan mengunakan gamis ijo tosca dengan dipadukan hijab berwarna putih
sedangkan Ney menggunakan gamis berwana coklat dan hijab dengan warna senada
Ara dan Ney sudah siap untuk menyambut para tamu
" Ney pake hijab mu dengan benar... " Ara membenarkan hijab Ney karena merasa risih dengan hijab yang Ney pakai
" suttttttt........ Ra udah donk... kau udah kaya mommy tau GX.... '' Ney langsung mendekat memberikan ciuman kepada Ara supaya Ara tidak berkomentar lagi dengan penampilannya
" aishhh.... kau ini.. " pasrah
mereka pun turun ke bawah dengan bergandengan tangan dengan canda tawa yang Ney buat
sedangkan di bawah sudah ada tamu yang mulai berdatangan
Ara dan Ney tidak menyadari ada beberapa pasangan mata yang memperhatikan dia semenjak berjalan di tangga
" nak Ara.... " panggil Tante Yuli sembari melambaikan tangan nya
ara dan Ney pun mendekat
" Tante... apa kabar.. " tanya Ara dan langsung mencium tangan milik Tante Yuli
" baik sayank.... Tante sangat merindukan mu... dari tadi Tante menunggu mu tapi kata suami Tante kau ada di kamar sedang bersiap-siap .. " langsung memeluk erat tubuh Ara