ARABELLE

ARABELLE
part 157



" lepaskan aku.... aku bisa berjalan sendiri... " Ara berusaha memberontak dalam rangkulan suaminya


" tapi kau tak terlihat baik.. coba kau lihat gaya berjalan mu itu.. " ujar hasby


" emang ini salah siapa ? heuh... tapi sudahlah aku tidak apa-apa sungguh... " ujar Ara


" sudahlah kumohon kau diam lah.. pilih saja apa yang ingin kau beli... " ujar hasby karena sekarang mereka sedang ada di pusat perbelanjaan terbesar di kota


" gimana aku ingin memilih nya , dari tadi kau terus mendekapku bahkan untuk melihat-lihat saja susah suamiku... " ujar Ara merasa sudah jengkel dengan melakukan suaminya


" kau bilang apa tadi , coba ulangi ... ? " ujar Hasby girang


" apa ? emang aku bilang apa ? " ujar Ara mengalihkan wajahnya


" yang tadi ? " ujar hasby membalikan wajahnya supaya menghadap nya lagi


" lepaskan tanganmu dari tubuhku.. " ujar Ara ketus


" bukan.. bukan yang itu... " hasby menggeleng gelengan kan kepalanya


" yang terakhir kau ucapkan.. ayo tadi apa coba kau ulangi... " ujar hasby berusaha mengingatkan arabelle untuk memanggilnya suamiku


" apa si GX jelas... lepaskan dulu ... " ujar Ara kesal


" heuh... kau ini... sana pergilah... " hasby mendorong tubuh Ara dari dekapannya karena sudah merasa jengkel..


" iihhh... dari tadi ke.. " ujar Ara sewot


" suamiku... heuh... rupanya aku harus lebih berusaha keras lagi untuk menaklukkan hati nya... " batin hasby


Ara pun langsung memilih-milih barang-barang apa saja yang akan dia beli untuk oleh-oleh orang terdekatnya...


" Ney pasti suka dengan ini... " saat Ara melihat tas cantik dengan warna kesukaan sahabatnya


" apa tidak apa-apa aku belanja begitu banyak nya.. " saat Ara tau barang belanjaan nya begitu banyak dan pasti ini tak murah saat sudah sampai di kasir


" mmm tak apa lah aku masih punya banyak kartu kredit... jika dia tak ingin membayar ini semuanya... " Ara mengangkat kedua bahunya dan tersenyum


hasby yang sedari tadi hanya duduk sambil memperhatikan Ara dari kejauhan pun langsung mendatangi Ara saat dia sudah berada di depan kasir


" aku baru ingin memanggil mu pak suami... " ujar Ara tersenyum


" panggil aku suamiku sayang... apa kau bisa memanggilku dengan sebutan seperti itu... " ujar hasby


" ah ko tiba-tiba... " ujar Ara


" aku ingin kau memanggilku suamiku... " ujar hasby tegas


" permisi... apa ini semuanya belanjaannya..." ujar salah satu kasir


Ara mengangkat salah satu alisnya " heh apa si... " tapi Ara merasa tak enak harus berdebat di depan kedua orang kasir itu alhasil Ara menuruti keinginan suaminya


" suamiku sayang .... aku sudah belanjanya... apa kau bisa membayar ini semuanya.. " ujar Ara sambil tersenyum manis itu juga terpaksa


hasby yang melihat itu langsung tersenyum bahagia


" ia tolong kau hitung jumlah nya dan kalian bisa pakai kartu ini... " hasby pun langsung memberikan kartu kredit nya pada salah satu kasir


" terima kasih suamiku sayang... " ujar Ara


" mmm.... ingat ini tak gratis.... " ujar hasby dengan senyum devil nya


" hah... maksud nya..." ujar Ara bingung


" nanti kau juga tau... " bisik hasby


" aish.... "


sebelum mereka pulang mereka menyempatkan untuk makan di sebuah salah satu restoran terkenal


" kenapa kau tak makan ? " tanya Ara karena hasby hanya memperhatikan Ara sedari tadi dan sekali-kali ia melihat ponselnya


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen


terima kasih 🤗