
Willy terus saja mengambil nafas dan membuangnya dengan kasar seakan untuk bernafas pun rasanya berat baginya
" hah... rasanya kepalaku ingin pecah... hah..... " Willy sangat kusut seakan masalah dalam hidupnya tak kunjung berhenti
" baru saja aku merasa hidup tenang disini , kenapa harus ada masalah lagi ... hah... menikah ? dengannya ? aku tak habis pikir... pacaran saja belum pernah sudah harus nikah, terus dengan cewe gila itu lagi... sungguh hidup ku sangat sial sekali.. " ujar Willy
" apa yang harus aku lakukan sekarang... apa aku harus memberi tahu mereka , ****... kepala ku pusing... " Willy langsung membanting tubuhnya pada tempat tidur nya
*
" aahhhh.... apa ayah sudah gila kenapa harus menikah juga dengan nya begitu cepat... aku tak habis pikir kenapa ayah menginginkan aku segera menikah... gimana dengan kuliahku disini, dunia balap ku... aahhhh..... " Zahra mengeluarkan kekesalannya di bescem nya
" gara-gara kejadian sialan itu hidup ku hancur berantakan... aahhh sial bangat .. "
Zahra yang uring-uringan di bescem setelah mendapatkan keputusan yang diambil oleh ayahnya
*
" gimana ? " tanya hasby
" dia ternyata anak dari tuan bagus jaya Adiatma bro... ternyata sudah lama dia mengincar hotel milik ayahmu yang ada di kawasan timur karena menurutnya hotel tersebut bisa menguntungkan baginya dari bidang bisnis hitam nya... tapi om Dicky kekeh tak ingin memberikan itu padanya karena tahu motif nya.. "
" terus... "
" dan ternyata tak hanya pada rekan bisnis dan saingannya saja pada anak dan istri nya pun ia sangat tegas dan kejam... tapi dia sudah bercerai dengan istrinya dan anak nya sudah lama ia tak memperdulikan nya.. " ujar Roy
" tolong kau terus selidiki dia . " ujar hasby
" aish... bro sahabat loe apa cuma ada gue ajah apa ? loe kan bisa nyuruh orang lain orang-orang mu kan banyak.. gimana dengan pekerjaan gue..." ujar Roy..
" gue dan bokap sudah percaya sama loe , biar pekerjaan loe orang gue yang urus.. "
" aish.... mmm baiklah.... " ujar Roy pasrah
" thanks bro... "
" baiklah... "
*
ayah Dicky, Zahra dan Willy kini sudah mendarat di tanah air
" apa kita harus menikah ? " bisik Zahra pada Willy
" jujur aku tidak sama sekali tertarik untuk menikah dengan mu.. " lanjut Zahra
Willy yang mendengar itu langsung menatap dan mendekat ke arah Zahra dengan jarak yang lebih dekat
" kamu kira aku juga mau menikah dengan cewe jadi-jadian seperti mu... " bisik Willy dan itu berhasil membuat Zahra naik darah
Zahra pun langsung mendorong tubuh Willy dan memberikan tatapan tajam nya tapi Willy tak mau kalah ia pun langsung membusungkan dada nya
" hey, kalian lagi apa ? cepat jalan nya.. " ujar ayah Dicky dan itu berhasil membuat mereka kembali berjalan tapi dengan tatapan saking sinis dan benci
*
sedangkan di rumah besar mamah Yuli sangat syok mendengar kabar bahagia datang dari anak perempuan nya karena tak menyangka tiba-tiba ia ingin segera menikah
" sayang... mamah bingung sekarang , apa mamah harus bahagia atau cemas ... soalnya kau tahu sendiri Zahra itu seperti apa anaknya sekedar dikenalkan dengan seorang pria saja dia tak mau , pacaran saja mamah belum pernah mendengar nya walaupun teman pria nya banyak tapi tak sedikitpun ia tertarik dengan nya.. tapi kenapa tiba-tiba ia ingin menikah ? '' ujar mamah Yuli
" hah, mamah saja bingung apa lagi aku, yang satu adik ipar dan yang satunya sahabat sendiri jika di ingat-ingat saat di sana hubungan mereka seperti kucing dan anjing , hah... " batin Ara
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen
terima kasih banyak 🙏🤗