
kejahatan demi kejahatan tuan bagus mulai terbongkar mulai dari tega mendorong saudara kandung sendiri demi sebuah tahta dan tega merencanakan kematian ayah Ara dan keluarganya demi mendapatkan cinta pertama yang tak bisa ia lupakan entah apa lagi kejahatan yang dilakukan tuan bagus diluar sana tapi itu sudah cukup untuk menjadi alasan bagi Willy untuk membenci sang papah setelah mencampakkan nya menganggap nya tak ada
" hah.... kejahatan apa lagi yang kau lakukan di luar sana, kenapa orang seperti mu masih bisa berkeliaran bebas..." ujar Willy sinis
" aish.... lupakan itu, itu sudah menjadi luka lama bagiku... tapi papah dengar-dengar kau akan menikahi seorang anak pengusaha sukses anak dari tuan Dicky... " ujar Bagas mengalihkan pembicaraan
" hah... " Willy tak menggubris ia memilih membuang muka...
" anak pintar... ternyata selera mu cukup bagus juga... " ujar Bagas
sang Nene yang mendengar itu langsung menggenggam erat telapak tangan milik cucunya karena merasa sikap Willy yang sudah merasa geram karena berkat perbuatan nya maka adanya sebuah pernikahan yang tak diinginkannya
" Will... " ujar sang Nene seraya menggelengkan kepalanya
" sebaiknya kau pergilah dari sini, sudah terlalu banyak kau bicara... " ujar sang Nene...
" baiklah , jaga dirimu baik-baik Bu... " ujar Bagas dengan senyum sinis nya
" dan untuk mu putraku, mana mungkin kan aku melewatkan acara sepesial bagimu dan akan aku Pastika aku akan datang... " ujar nya seraya melangkah meninggalkan ruangan itu
" aish ... " geram Willy
" kenapa bisa orang seperti itu menjadi ayah kandungku.... " ujar Willy
" antar Nene ke dalam kamar, Nene juga tak habis pikir kenapa harus melahirkan anak seperti nya..." ujar sang Nene yang sudah mulai berkaca-kaca
* *
" sayang ... mas lapar tapi mau pasta yang sama seperti Minggu kemaren kau masak, pasta jamur.... " ujar hasby
ara yang terlalu serius dengan ponsel di tangan nya tak memperhatikan sekitar
" sayang... " ujar hasby kembali
tapi Ara masih tetap fokus dengan ponsel nya
semenjak hamil Ara lebih sering menghabiskan waktu nya dengan ponsel miliknya entah mungkin bawaan sang bayi ia lebih asik dengan permainan yang ada di ponselnya
karena hasby sudah merasa jengkel dengan istrinya yang lebih mementingkan ponselnya akhirnya hasby mendekat ke arah Ara
" sayang cukup , sedari tadi kau hanya memperhatikan ponsel mu... " ujar hasby tepat di hadapan Ara
" baru juga mulai mas " ujar Ara seraya masih asik dengan dunia nya
" tapi dari tadi kau selalu melihat ke arah ponsel mu.. dan tak mendengar ucapan ku ... " keluh hasby
" maaf sayang, tadi aku bertukar pesan dengan Ney... emang apa yang mas bilang... '' jelas Ara
" masak sendiri... ?? mas apa bisa... ? " ujar Ara
" tau.... " ujar hasby ngambek
" mas mau masak apa Ara mau... " ujar Ara senang
" hah.... GX jadi..." ujar hasby dan langsung duduk kembali dengan tangan dilipat kan di dadanya karena sudah merasa jengkel dengan tingkah istrinya
" katanya mau masak ?? ko malah duduk lagi ? lagipula ko tumben mau masak sendiri... ? " ujar Ara
" hah.... " hasby membuang nafas panjang
" sayang berhenti melihat ponselmu... sejak hamil kenapa kau jadi asik dengan ponselmu... " ujar hasby
" aku juga GX tau mas, maafkan aku... " ujar Ara
" hah.... " hasby kembali membuang nafas panjang
" mas lapar ? " tanya ara
" mas mau pasta jamur yang sama seperti Minggu kemaren yang kau buat... " ujar hasby
" kenapa GX bilang... ? " ujar Ara polos
" gimana mau dengar , yang di ajak ngomong nya ajah malah asik sendiri dengan ponselnya... " jelas hasby
" apa ia, " ujar Ara
" hah.... tau ah... "
" hehehe .... maaf ya mas , Ara akui akhir-akhir ini emang Ara suka main game di ponsel Ara tapi Ara juga tak mengerti... " jelas Ara
" mmm, apa sebaiknya ayo kita bikin pasta aku sudah merasa lapar sayang... " hasby menyandarkan tubuhnya ke arah 'Ara
" maafkan istri mu ini ya suami ku, ayoo kita buat pasta nya sekarang juga... " ajak ara
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen
mangga kritik dan saran nya tulis saja
dan terima kasih udah mau mampir 🙏🙏