ARABELLE

ARABELLE
part 152



Ara mendudukkan tubuhnya di atas tempat tidur karena melihat hasby langsung duduk di kursi Ara berpikiran tak mau duduk berhadapan dengan suaminya


" hah.... ini sangat membosankan " batin Ara


Ara melihat sekeliling kamar suaminya yang hampir sama dengan milik Zahra dominan warna gelap


" gitar... "


Ara pun beranjak dari tempat duduk nya dan langsung berani menuju balkon kamar


" sungai.... "


" sejuk...."


Ar melihat ke arah hasby yang masih sibuk dengan laptop nya


" huh..... "


sebenarnya hasby mengerti bahwa istrinya itu sudah merasa bosan


hasby meninggalkan tempat duduk nya dan beranjak mendekati arabelle yang masih betah di balkon dengan membawa sesuatu di tangannya


" duduk lah... " ujar hasby


" hah .. " Ara melihat ke arah Hasby


Meraka pun berdua pun duduk bersebelahan


" kalau aku boleh tau kau menganggap ku itu seperti apa ? " tanya hasby tiba-tiba


" ah.... " Ara kaget dengan pertanyaan yang dilontarkan hasby


" kau bodoh atau apa ... sudah jelas kau itu suamiku... " ujar Ara langtang


hasby yang mendengar itu langsung tersenyum senang


" seberapa penting aku untuk mu ?"


" penting... bukankah sudah sewajarnya kau itu suamiku ,dan sudah sewajarnya kau itu penting untuk ku karena kau itu keluarga ku satu-satunya... " ujar Ara


" hanya itu... "


" mmmm....."


" terus... kau itu... " ujar hasby santai dengan memainkan gitarnya


" aku itu ya istri mu bodoh... " Ara kaget replek dengan jawaban nya " hah kau apaansi... "


dan itu berhasil membuat hasby tersenyum kembali


" hah... sebenarnya kau ingin apa si... ? " ujar Ara tegas


hasby menatap lekat kearah Ara


" dengarkan aku baik-baik... aku hanya ingin menikah seumur hidup sekali dan menjalani pernikahan ku dengan normal dan bahagia dengan pasangan ku....."


" mmm.... terus.... "


" aku ingin memulai semua itu ... kebagian " ujar hasby dengan pandangan terus tertuju pada wajah Ara


" hah....dasar bodoh ..... kau menganggap ku suamimu bahkan kau pintar dalam beragama tapi kau seolah-olah tak mengerti semua itu... "


" hah.... kau nya saja yang tak jelas.... setidaknya kau ungkapkan dulu perasaanmu pada ku agar aku tau dan aku bisa membalas perasaanmu... " batin Ara


" apa aku boleh mencium bibir mu " ujar hasby


" hah... " belom sempet Ara menjawab hasby langsung melahap bibir manis milik Ara


" seperti nya aku sudah kecanduan dengan bibir mu ini... " batin hasby


" tunggu.... " Ara mendorong tubuh hasby dengan sekuat tenaga agar bisa lepas dari ciuman tersebut


" apa aku boleh bertanya..." ujar Ara


" mmmm... apa ? " hasby mengulum bibirnya dengan begitu seksi nya


" apa kau menyukaiku... " ujar Ara tegas


" aku butuh kepastian ... " lanjutnya


" hah..... ". hasby membuang nafas panjang


" jika aku tak mencintaimu aku tak akan menikahi mu ... jika aku tak mencintaimu akau tak akan mendekat ke arah mu dan mencium bibirmu " jelas hasby dengan mengusap lembut bibir milik Arabelle


" hah... "


" apa kau sudah puas...."


" tapi kau tak pernah menyatakan perasaan mu " Ara mulai gusar


" bahkan kau selalu bersikap buruk terhadap ku bahkan kau tega meninggalkan aku , apa itu yang di namakan cinta " ujar Ara


" hah.... " hasby kembali membuang nafas panjang


" maaf.... "


" sejak kapan ? " tanya Ara


" apa ? "


" kau mulai menyukai ku... "


" tak tau... " jawab hasby enteng


" kau sendiri apa kau sudah menyukai suamimu ini ? "


" ga tau... "


" hah... kau harus menyukai ku ... " ujar hasby tegas


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen


terima kasih 🤗