
mamah Yuli yang merasa cemas langsung memarahi hasby
" selama ini kau mengurusnya dengan baik kan kau perlakukan dia dengan baik " teriak mamah Yuli pada hasby
" mba jangan " ujar Kitty sambil menggelengkan kepalanya
Yuli langsung mengerti dan langsung menghampiri Ara
" Ara sudah ya jangan sedih kan ada mamah disini... mamah akan selalu ada buat mu sayang ... sini sayang sudah lah.... jangan sedih lagi... mamah jadi ikut sedih.. " mamah Yuli meraih pundak Ara dan memeluk nya berusaha menenangkan nya
" mah.... maafin Ara... Ara selalu saja berpikiran kalau Ara sendiri. " ujar Ara terbata-bata
" mulai sekarang kau harus ingat kalau Ara GX sendiri lagi kan Ara punya mamah sekarang punya ayah Dicky yang akan selalu sayang pada Ara... " ujar mamah Yuli
" mari mamah antar ke kamar... " mamah Yuli menuntun Ara untuk menuju ke kemar untuk membersihkan diri Agar Ara lebih segar kembali
mamah Yuli senantiasa menunggu Ara yang sedang mandi di dalam kamar
hasby masuk ke dalam kamar
" mah apa dia sudah baik-baik saja.... " tanya hasby cemas
mah Yuli menarik hasby ke balkon yang berada di dalam kamar
" mamah tanya selama ini kau perlakukan Ara sudah dengan baik belum... " ucap mamah Yuli tegas dengan mata tajamnya
" mamah kenapa ngomong seperti itu " hasby balik bertanya
" mamah yakin kau memperlakukan nya dengan buruk.... " ujar mamah Yuli
" mah.... ini kan yang mamah inginkan aku menikah dengan nya... ''
" mamah yang salah.... " ujar mamah Yuli dan langsung melengos pergi
Ara keluar kamar mandi dengan keadaan yang sudah segar , Ara melihat hasby sedang duduk di tempat tidur dengan menundukkan kepalanya
" shitttt........ " ujar hasby mengusap kasar wajah nya
Ara merasa kaget dengan hasby lakukan barusan
Ara berusaha menundukkan dirinya di sebelah hasby
" apa kau baik-baik saja... " ujar hasby datar
" mmmm......" jawab Ara singkat
" selamat atas kelulusan mu dan peringkat pertama mu... "
" mmmmm...... " lagi-lagi Ara hanya menjawab nya dengan singkat
" aku sudah mengurus berkas-berkas kuliah mu bahkan di universitas yang kau inginkan dan jurusan yang kau inginkan juga... " jelas hasby
" terimakasih.... "
" dan mulai lusa kau tinggal lah bersama mamah dan ayah... " ujar hasby
Ara langsung melihat ke arah Hasby dengan tatapan yang aneh
" kenapa... "
" aku dipindahkan tugaskan oleh ayah untuk mengurus cabang perusahaan di Amsterdam , kebetulan paman juga disana sedang sakit harus berobat ke luar negeri untuk menjalankan pengobatan... " jelas hasby
" berapa lama kau akan disana... " ujar Ara entah kenapa tiba-tiba Ara kembali berkaca-kaca seakan hatinya tertusuk duri
" paling lama 1 tahun bahkan mungkin 2 tahun... " ujar hasby
entahlah dapat dorongan dari mana Ara berani mendekat ke arah Hasby dan memeluk nya erat...
" kau akan meninggalkan aku.... " ucap Ara lirih
hasby pun menyambut pelukannya Ara , hati nya pun berat untuk jauh dari istrinya itu dan entah kenapa ayah tiba-tiba memberikan instruksi kepada nya untuk segera pergi dari sini dan mengurus cabang perusahaan secara tiba-tiba
" maaf.... " hanya itu yang bisa hasby ucapkan
Ara kembali menangis dalam pelukan hasby , baru juga ia mendapat sosok keluarga ya keluarga tapi ia harus ditinggal pergi oleh sosok tersebut , keluarga satu-satunya walaupun tak sedarah tapi dia suamiku keluarga satu-satunya yang aku miliki tapi kenapa ia harus pergi untuk waktu yang cukup lama...
☘️☘️☘️
terimakasih sudah berkunjung 😍
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️