ARABELLE

ARABELLE
part 156



" bahkan dia tak punya rasa malu... " batin Ara


setelah melakukan kewajibannya mereka pun langsung memesan sarapan karena merasa lapar karena kegiatan nya tadi sangat menguras tenaga


" kenapa aku sekarang merasa malu saat dia menatap ku " batin Ara


hasby terus tersenyum manis sambil terus memandangi wajah istrinya yang berada di depan nya


" berhentilah menatap ku.. " ujar Ara malu dengan muka yang mulai memerah


" mang kenapa ? kau kan cantik " tanya hasby santai dengan senyum tak pudar menghiasi wajahnya


" pokonya berhenti menatap ku... aku merasa tak nyaman " Ara menutup mukanya dengan hijab nya dan hanya menyisakan matanya saja


" baiklah maafkan aku... " ujar hasby tersenyum


" kau ingin pergi apa ingin tetap tinggal di sini... " lanjut hasby


" ahk... aku masih tak nyaman dengan keadaan ku " batin Ara gusar karena bagian bawah nya masih merasa perih


" aku akan tetap tinggal di sini... " ujar Ara


" ok baiklah tapi jangan marah jika aku nanti menginginkan mu lagi..." ujar hasby dengan senyum devil nya


" hah.... " Ara membuka lebar mulutnya


" aku tak nyangka dengan nya, apa dia tak puas telah menyiksaku dari tengah malam sampai pagi buta ... dan tadi dia bilang menginginkannya lagi... ? " batin Ara


" aku ingin pergi... " ujar Ara lantang


" apa kau yakin , bukan kah tadi kau bilang tak ingin pergi... "


" aku berubah pikiran... " ujar Ara lantang


" jika aku terus di sini aku bakal berbaring terus di atas tempat tidur.. " batin Ara


" apa kau tidak apa-apa pergi setelah kejadian tadi pagi... apa kau sudah merasa nyaman... " ujar hasby


Ara yang mendengar langsung mengambil langkah seribu dan langsung mengambil tas miliknya


" baiklah.... " ujar hasby tersenyum manis


" aish.... lihatlah muka nya senyum selalu menghiasi wajahnya.. heuh... " batin Ara jengkel dengan suaminya


" perih ..... " batin Ara menahan perih yang dirasakan selangkangannya


* *


" tak sabar mengendong cucu... " ujar mamah Yuli antusias dengan senyum lebarnya saat memasuki rumah Kitty


" mah sudah hentikan , mamah seperti orang yang baru mendapatkan lotre saja... " ujar ayah Dicky


" emang begitu , lotre cucu... " ujar nya senang


" heuh... " ayah Dicky membuang nafas panjang


" assalamualaikum.... " teriak mamah Yuli


" waalaikum salam... " jawab kompak Kitty dan tedi kebetulan mereka sedang ada di rumah


" mas, mba... duduk lah... " ujar Kitty


" ponakanku.... sini sayang... biar bibi mengendong mu... " ujar mamah Yuli antusias saat ketemu Rafa


" ada apa ini tumben ke sini tak memberi kabar terlebih dahulu mas.. " ujar tedi


" tuh mba mu maksa pengen datang kesini.. " jawab ayah Dicky


" kamu sebentar lagi akan menjadi om kecil Rafa sayang dan aku akan menjadi seorang Nene... "ujar mamah Yuli dan berhasil membuat kedua orang tua Rafa tercengang mendengar nya


" apa maksud dari yang barusan mba bilang , om , Nene... ? " ujar Kitty


" mmm .... hasby sudah berhasil mendapatkan hati istri nya... dan berarti sebentar lagi aku akan menjadi seorang Nene... " ucap mamah Yuli antusias


ayah Dicky yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya


" istriku ini baru juga bisa membobol belom juga hamil sudah girang nya minta ampun... " batin ayah Dicky


" aahh.... Alhamdulillah syukurlah... aku senang mendengarnya... " ujar tedi


" Alhamdulillah.... " ujar Kitty bersyukur


" akhirnya dia bisa menerima hasby... " batin Kitty tenang


" tapi apa mba yakin ? " tanya Kitty


" mmm ... aku sangat yakin ... jika kalian tidak percaya sekali-kali kau hubungi dia atau GX liat nanti pas mereka pulang... " ujar mamah Yuli yakin


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen


terima kasih 🤗