
" sah...."
" sah... "
" sah..... "
Alhamdulillah itulah satu kata yang terdengar jelas di telinga Zahra dengan perasaan yang tak karuan seakan dadanya tiba-tiba sesak dan seakan nafasnya berhenti saat itu juga
" hah.... " Zahra membuang nafas panjang dengan tak terasa air mata mengalir di pipinya mungkin orang yang akan mengira air mata itu adalah sebagai tanda air mata kebahagiaan seorang pengantin perempuan tapi untuk Zahra malah berbeda
kini Willy dan Zahra sudah sah sebagai pasangan suami istri di mata hukum , agama dan masyarakat
" besan.... " ujar bagus dengan senyum mengembang nya
ayah Dicky yang mendengar itu merasa jijik tapi ia coba tahan
" selamat untuk pernikahan anak kita... " ujar ayah Dicky seraya mengulurkan tangannya
" ya... selamat juga untuk mu semoga dengan adanya pernikahan ini hubungan kita akan lebih baik... " ujar tuan bagus menyambut uluran tangan Dicky
" mmm.... " ayah Dicky masih bersikap baik
" semoga dengan adanya Hubungan besan kita juga akan lebih baik dalam hal apapun . " ujar bagus dengan senyum devil nya
" cih, ya.... bisa di atur.... " ujar ayah Dicky dengan senyum kecutnya
" cih, kau sangat terlihat sangat bahagia tuan bagus dengan adanya pernikahan ini , tapi jangan percaya diri dulu kau tidak bisa mendapatkan apa yang kau inginkan dengan mudah.. " batin ayah Dicky seraya memperhatikan tuan bagus yang merasa senyumnya tak pernah luntur di wajahnya
" sayang.... kenapa cemberut terus .. " ujar Ara pada suaminya
" cih, gara-gara aku mengikuti saran dari ibu mertuamu ,aku harus menahan malu karena semua orang hampir melihatku saat aku harus membuang air liur di kantong keresek sialan ini... " gerutu hasby seraya menunjukkan kantong keresek berwarna hitam ke arah ara
Ara yang mendengar itu menahan senyum...
mungkin saja semua orang merasa aneh dengan tingkah laku dari hasby seorang CEO sukses kenapa bisa meludah di kantong keresek pada saat acara pernikahan adiknya
" cih, bahkan kau juga mengejekku... " umpat hasby kesal
" mas, maafkan aku, aku tak bermaksud mengejek mu tapi sungguh ini sangat lucu ko mau aja mas ngikutin ucapan mamah... " ujar Ara
" sudah lah, aku sangat kesal... lebih baik aku balik ke kamarku ... " ujar Hasby seraya berdiri bergegas untuk meninggalkan istrinya
" andai kita cepat mendapatkan bukti mungkin pernikahan ini tidak akan pernah terjadi... " ujar tedi lirih dengan pandangan mata nya masih tertuju pada sosok ponakan perempuannya yang terlihat sangat cantik tapi raut wajah nya sangat bisa di lihat dengan jelas oleh sosok tedi...
Zahra tidak merasa bahagia begitu juga dengan sosok pempelai laki-laki nya yang ada di samping nya tidak ada kebahagiaan di antara mereka
" paman aku akan keluar dulu untuk mencari angin .... " ujar Roy meninggalkan pamannya
awalnya hasby ingin naik ke atas untuk menuju kamarnya tapi ia urungkan karena melihat gerak-gerik seseorang yang mencurigakan
hasby terus saja mantau seorang laki-laki paruh Bayah yang ada di luar sudut ruangan yang sedang asik dengan ponsel di tangannya
" sedang melihat apa... " ujar Roy dari arah belakang hasby dengan kepala yang ikut nengok ke arah samping
" aish.... kau sedang apa di sini... " ujar hasby kaget..
Roy tidak memperdulikan ucapan hasby ia penasaran dengan apa yang di lakukan oleh sahabatnya itu...
" woy.... kau tidak mendengar ku... " hasby langsung saja menarik kepala Roy untuk menghadap kepadanya
" apa... ??? " ujar Roy dengan menaikan sebelah alisnya ke atas
" aish kau ini.... minggir.... kau mengganggu saja... " gerutu hasby
hasby menengok kembali ke sudut juru ruangan dicarinya sosok laki-laki paruh baya tadi , tapi sayang hasby sudah tidak mendapatkan lagi sosok yang ia pantau dari tadi itu
" ****.... " umpat hasby kesal
" semua ini gara-gara kamu... " ujar hasby pada Roy
" sebenarnya ada apa ??? " tanya Roy masih penasaran dengan apa yang sedang sahabatnya lakukan
" tidak ... bukan apa-apa... ! kau sendiri sedang apa di sini... kenapa kau meninggalkan ruangan pesta dan malah kesini... " ujar hasby
" aku tidak tega melihat Zahra , jadi aku putuskan untuk keluar dulu untuk mencari angin , kau sendiri sebagai kakak nya harusnya kau ada di samping adik mu saat ini kenapa malah di sini dengan tingkah yang aneh... " ujar Roy
" sama aku juga seperti mu apa lagi mereka melakukan ini demi istri ku.... " ujar hasby sendu
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen