
sekarang mereka berada di toko jam tangan
" kenapa kita datang kesini, kau ingin membeli jam ? " ujar Ara
" diamlah kau banyak tanya " ujar hasby sambil mengusap gemes ujung kerudung Ara
" iiihhh..... apaan si.... ko main a ini... " ujar Ara kesal sambil merapikan kembali ujung kerudung nya
dan itu berhasil membuat hasby tersenyum
" mba tolong ambil pesanan saya.... " ujar hasby pada salah satu pegawai toko
" tunggu sebentar pa... " ujar pegawai toko
pegawai toko pun membawakan dua kotak yang berisikan jam tangan mewah keluaran terbaru
" menurutmu mana yang akan lebih mommy angkat mu sukai... " ujar hasby
" mommy saja tak perlu pake angkat... " ujar Ara tegas
" mmm.... kau pilihlah...dari kedua itu... " ujar hasby
" apa kau yakin ingin memberikan ini... " tanya Ara
" mmmm..... " ujar hasby datar
" apa kau ikhlas ...." tanya Ara kembali
" kenapa kau begitu banyak bertanya... sebaiknya kau cepat pilih salah satu , bukanya kau ingin segera pergi makan " ujar hasby dan itu berhasil membuat Ara terdiam dan langsung memilih nya
" apa menurutmu ini bagus... " tanya Ara
" semuanya bagus dan itu semua aku yang pilihkan dan kau harus mengambilnya satu dari dua jam itu " ujar hasby tegas
" ok... ok... aku pilih yang ini... " tunjuk Ara pada jam tangan yang berhiaskan permata dan terkesan mewah
" bagus.... " ujar hasby tersenyum
" bungkus yang ini .... " hasby pun langsung mengeluarkan isi dompetnya dan menyerahkan kartu tanpa batasnya
" terimakasih... " ujar Ara
" mau makan apa ? " kali ini hasby yang bertanya
" aku mau makan yang pedas tapi mengingat aku sedang datang bulan ... " ujar Ara sangat pelan tapi berhasil di tangkap oleh hasby
" ayo ikut aku.... kau tidak boleh makan yang pedas " hasby menarik Ara dari restoran yang kebanyakan menyiapkan menu pedas
" pesan lah ... " hasby memberikan daftar menu dan yang berisikan macam-macam salad
" apa kau yakin pak suami... " hasby melihat daftar menu dan langsung melihat ke arah nama restoran tersebut dan tertulis saladstop
" iya... cepat kau pilih.... " ujar hasby menahan senyum
Ara tidak menjawab tapi malah memajukan bibirnya saja
kini mereka sudah berada di dalam mobil
" kembali ke kampus apa mau langsung pulang " tanya hasby
" pulang saja .... " ujar Ara lemas
setelah keluar dari restoran Ara terus saja membuang muka pada suaminya entah karena ia merasa tidak puas dengan menu makan siang kali ini apa karena kondisinya yang sekarang yang masih menahan sakit haid nya tapi tidak sesakit hari pertama datang bulan
" apa kau baik-baik saja .... ? " hasby berhasil membalikan wajah Ara menjadi berhadapan dengan nya
" apaan si.... " Ara kembali terdiam
dan hasby pun fokus kembali menyetir
setelah tiba di rumah Ara langsung berbaring di atas tempat tidur bahkan ia tak menyadari bahwa suaminya mengikutinya dari arah belakang
" kenapa dia memaksakan diri jika belom sehat sebaiknya tak perlu pergi... " batin hasby
" fuhhhhhj....,. " hasby melempar tubuhnya tepat di samping Ara dan berhasil membuat Ara kembali membuka matanya
" kenapa tak kembali ke kantor...?? " tanya Ara dengan suara lemas
" apa perut mu masih sakit .... " tanya hasby dengan wajah cemas
" aku baik-baik saja pak suami... "
hasby membuka jas yang dikenakan nya dan langsung kembali merebahkan tubuhnya
" kau mau apa... ? " Ara bangun dari tidurnya
" tidur siang... " jawab hasby enteng dan membuka kancing atas nya sebagian...
Ara yang melihat itu langsung ingin pergi tapi di cegah oleh hasby , hasby berhasil menangkap tangan Ara dan langsung menariknya ke sisinya
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen