
" mah... kapan Zahra pulang dan kemana dia sekarang.... ? " tanya hasby pada ibunya
" tadi malam dia baru sampai dan sekarang dia sedang pergi untuk menemui temannya ... " mamah Yuli memegang kepalanya
" mamah kenapa ... ? " kuatir Ara karena melihat raut mertuanya yang sudah berubah
" mamah tidak apa-apa sayang.... hanya saja mamah tidak menyangka Zahra masih sama seperti dulu... Mamah pusing lihat tingkahnya bahkan sekarang dia pergi dengan motor sport nya .... " jelas mamah Yuli sedih
" kapan dia akan berubah.... dia anak perempuan mamah hanya takut dia kenapa-napa " lanjut mamah Yuli cemas
Ara yang melihat mertuanya sedih dan mulai menitikkan air mata merasa tidak tega dan ingin sekali ia menghiburnya
" aku yakin dia akan berubah mah, mamah GX usah sedih lagi ya kan ada Ara di sini.. Ara bawakan puding buah buat mamah kita makan yu..... " ujar Ara mengganti topik pembicaraan
" nak kau memang mantuku yang baik dan pengertian.... tau saja kalau perut mamah lapar... " ujar mamah Yuli di sela-sela tangisnya
" pantesan dari tadi Ara mendengar suara geledeg dari sela-sela tangisan mamah ternyata suaranya datang nya dari Arah sini... " hibur Ara dengan menunjukkan tangan nya ke arah perut mamah Yuli
" kau bisa saja sayang.... " mamah Yuli pun kembali tersenyum
hasby lega karena mamahnya kembali ceria lagi awalnya dia tak tega melihat ibunya bersedih gara-gara adiknya itu tapi berkat ada ara mamah kembali ceria lagi
" aku akan keatas dulu ada sesuatu yang harus ku kerjakan " pamit hasby menuju kamarnya meninggalkan Ara dan mamah Yuli yang sedang asik memakan puding sambil bercanda dan bercerita
" sayang pudingnya enak sekali..... " mamah Yuli memakan pudingnya dengan rakus nya
" pelan-pelan mah.... nanti Ara akan buatkan lagi buat mamah... " Ara membersihkan sisa puding yang berada di mulut mamah Yuli
" ah.... sosweet ...... " ujar mamah Yuli gemas pada mantunya
" sayang.... boleh mamah menanyakan sesuatu ? " mamah Yuli menatap lekat kedua mata Ara
" boleh mah... mau nanya apa an si... " Ara tersenyum
" mah..... Ara diperlukan dengan baik ko oleh anak mamah.... mamah GX usah kuatir ya... " Ara menjawab dengan senyuman lebar nya dengan sedikit hati-hati agar ibu mertua nya tidak curiga dengan rumah tangga nya
" kalau anak nakal itu membuat mu sedih bilang ke mamah ya jangan sungkan biar mamah memberikan pelajaran kepada nya... " ujar mamah tegas
" ok siap bos..... " jawab Ara semangat
mereka pun berdua kembali tertawa bersama ,
" aku bersyukur bisa sedekat ini dengan ibu mertuaku dan aku sangat bersyukur diberikan
orang tua yang sangat baik lagi " batin ara
" mah bukan nya ini udah waktunya untuk membuat makan malam , apa sebaiknya kita pergi ke dapur... " ujar Ara
" GX perlu sayang , di sini ada pembantu yang melakukan itu semua , mamah mengundang mu untuk makan malam bukan untuk menyiapkannya... " jelas mamah Yuli
" tidak apa-apa aku senang melakukan nya... "
" No... sebaiknya kau pergi kekamarmu dulu ya karena mamah ingin bersiap-siap sebentar lagi ayah mertua mu akan pulang... " mamah Yuli menarik tangan ara
" tapi mah..... "
" aku tau mantu mamah ini sangat rajin sekali dan bahkan masakkannya juga lezat sekali tapi mamah mohon untuk kali ini saja sebaiknya Ara sayang tunggu saja di dalam kamar... biar mamah mengantarkan mu ke kamar suamimu... "
" baiklah..... " Ara mengikuti langkah mertuanya ke lantai dua untuk menuju kamarnya.
" duuuhhh.... didalam sana pasti ada dia kan.... " batin Ara
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️