
" paman terima kasih... " ujar Ara
" untuk apa, itu hak mu Ra itu uang mu bukan uang dari paman.... " ujar tedi
" terimakasih sudah mau mengurus perusahaan ayah padahal paman juga sibuk mengurus perusahaan paman... "
" tidak masalah Ra.... sudah jangan bahas ini , ini sudah sering kita bahas... apa kau yakin tidak kenapa-kenapa... " ujar tedi
" paman..... " Ara menggelengkan kepalanya
" jangan bilang pada siapapun ya paman, Ara ga mau yang lain jadi cemas... " lanjut Ara
" tapi lain kali lebih hati-hati saat berkendara , jika terjadi sesuatu Jangan sungkan bilang pada paman dan bibi mu jika kau tak mau mertua mu tahu.... " ujar tedi
" mmm..." Ara tersenyum dan mengangguk
" makasih paman.... " ujar Ara
* *
hasby disana entah kenapa saat ia menerima kabar untuk kembali ke tanah air ia berusaha lebih keras agar lebih cepat menyelesaikan proyek yang sedang ia tangani
" bro.... kau yakin setelah proyek ini berhasil kita kembali.... " ujar Roy
" mmmm..... " ujar hasby
" aku kira kita disini akan lebih lama.... "
" jadi kita selesaikan ini semua agar Kita bisa lebih cepat untuk kembali... " ujar hasby senang
" lihat wajah mu bro... kau begitu bahagia saat kau mendapatkan kabar untuk kembali, aku tau kau merindukan istrimu itu yang cantik itu... " goda Roy
" diamlah cepat kau kerjakan semua itu dan kirim ke bagian keuangan... " ujar hasby kembali dingin
* *
pagi menjelang suasana hati Ara begitu baik entah apa yang membuat nya begitu baik apa mungkin karena semalaman ia bermain dengan adiknya itu apa karena hal lain
" biar Ara yang menyiapkan sarapan pagi ini .." ujar Ara pada salah satu art di rumah nya
" tapi, ....." belum sempet art menyelesaikan omongngannya sudah terlebih dahulu Ara potong
" GX apa, mbok kerjakan yang lain saja.. " Ara tersenyum ke arah mbok Minah
" baik, ati-ati mba.... mbok mau belanja dulu kalau kaya gitu... " ujar mbok Minah
" mmm , jangan lupa belikan melon dan semangka ya mbo... " ujar Ara
" iya , mbo sudah hapal itu buah kesukaan mba Ara kan pasti mbo belikan ... " ujar mbo Minah
" mbo bisa saja... " Ara tersenyum malu
setelah kepergian mbo Minah Ara pun melanjutkan aktivitas nya untuk membuat sarapan berupa nasi goreng cumi
" sayang ko kamu yang membuat sarapan emang kemana mbok Minah nya... " ujar mamah Yuli yang baru tiba di dapur
" mbok Minah pergi ke pasar mah... , mah mau teh... " ujar Ara
" boleh sayang ... " mamah Yuli pun ikut bergabung dengan Ara untuk menyiapkan sarapan pagi
" sayang lusa ada seseorang yang akan datang ke rumah... " ujar mamah Yuli
" siapa mah .. ? " tanya Ara
" menurut mu siapa....? " mamah Yuli berusaha memberikan pendapatnya
" GX tau mah... apa orang penting yang akan datang mah... " tanya Ara kembali...
" GX terlalu penting.... " ujar mamah Yuli dengan tersenyum
" ooohh.... " Ara ber oh ria karena merasa tidak penting bagi ibu mertua nya dan Ara pun akan mengikutinya
" mah Ara akan pulang telat ya.... " ujar Ara
" mau kemana sayang ? " tanya mamah Yuli
" Ara ingin mau ngerjain tugas sama temen mah... " ujar Ara
" tapi kau harus hati-hati ya... bawa mobil lagi..? "
" mmmm kayaknya ga mah... Ara naik ojek saja ya... "
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️