
" Feza Raffasya "
" kakak ney pasti sangat kesal karena belum tahu nama kamu boy.. " ucap Ara sambil tersenyum
" Beby boy Raffa.. gemes banget.... cepat lah tumbuh besar biar ka ara ada teman main .... " mengajak ngobrol Beby Raffa dan hanya direspon dengan senyuman oleh Raffa seakan bayi yang baru berusia 4 hari itu mengerti apa yang sedang Ara omongin
" Ra ajak yang lain makan gih .... nih udah waktunya untuk makan malam..." ucap bibi Kitty yang baru keluar dari kamar mandi
" paman belum kembali juga... ? " tanya Ara
" belom.. kata nya masih ada sedikit masalah yang harus diselesaikan sekarang juga ... mending kamu ajak yang lain untuk makan malam duluan...... "
" ok... yasudah biar Ara suruh bi Titi bawain makan malam bibi ke sini... " ucap Ara
Ara menuju meja makan dan dilihatnya makan malam sudah tertata rapih di atas meja
" tok.... tok... assalamualaikum Tante.. om.. " panggil Ara di balik pintu kamar tamu
" walaikumsalam sayang.... ada apa .. masuk sayang..... " ucap Tante Yuli
dilihatnya om Dicky sedang duduk di atas kursi sambil memegang buku
" Tante om mari kita makan malam bersama... " ajak Ara
" oohhh iya sayang..... yah mari kita makan... " ucap Tante Yuli mengajak suami nya
om Dicky hanya menjawab dengan anggukan kepala dengan tersenyum
setibanya di meja makan
" Ara apa kamu sudah memanggil hasby juga untuk bergabung makan malam dengan kita " tanya om Dicky
" apa bang hasby sudah pulang.... ?" ucap Ara sambil tersenyum
" sayang tolong panggilkan hasby ya... " ucap Tante Yuli
" iya Tante Ara keatas dulu... " dengan berat hati
setibanya di depan pintu kamar hasby
" sebenarnya aku males berurusan ma nih orang..... dasar orang mesum... " batin Ara kesal
" walaikumsalam... " Jawab hasby dengan suara pelan sambil membuka kan pintu
" ada apa..... " datar
" makan malam sudah siap di tunggu di bawah sama om dan Tante..." ucap Ara ketus
" mmmm.... " langsung menutup pintunya
" hey ... dasar apa GX ada jawaban lain ... mmmm doang... apa yang harus ku jawab bila om dan Tante bertanya... " Ara bergerutu di depan pintu kamar hasby sambil menendang pintu kamar .. tapi belum sempat menendang pintu kamer hasby , pintu terbuka dan alhasil yang ditendang Ara kaki panjang milik hasby
" aw... apa yang kau lakukan ?.." sambil memegang kaki
" syukurin .... " berbalik dan berjalan meninggalkan hasby
" aishhh.... dasar cewe aneh.... " hasby menyusul Ara dengan kaki sedikit pincang
" nak kenapa dengan kaki mu " ucap Tante Yuli
Ara yang mendengar itu langsung menundukkan kepalanya merasa bersalah
" duuh... mati saya... " batin Ara
Hasby melirik kearah Ara yang sedang menundukkan kepalanya
" Hasby nggak papa, kaki Hasby tadi terbentur kursi doang... " bohong Hasby
" lain kali hati-hati kalau berjalan , Hasby kamu duduk di sebelah Ara ya... " ucap Tante Yuli sambil menarik kursi di sebelah Ara
" Mama kenapa sih harus menyuruh duduk di sebelah ni cewek " batin Hasby
alhasil Hasby duduk di sebelah Ara dengan tatapan yang tidak bersahabat , Ara pun melirik ke arah Hasby dengan perasaan bersalah
tapi berbeda dengan kedua orang tua yang ada didepan mereka , kedua orang tua itu sangat bahagia melihat anaknya duduk bersebelahan dengan calon menantu idamannya
" semoga saya bisa menjadikanmu sebagai menantuku arabelle " batin Mama Yuli
☘️☘️☘️
jangan sampai lupa tinggalkan jejaknya love love love ❤️😍?