ARABELLE

ARABELLE
part 82



" Ney.... " teriak Nino


" ya ada apa kau memanggilku.... " jawab Ney cuek


" apa arabelle hari ini berangkat sekolah... ? " tanya Nino


" entahlah.... " Ney mengangkat kedua bahunya


" ayoo... lah Ney aku hanya bertanya apa dia hari ini berangkat... "


" kau tengok ke arah gerbang , wanita yang kau tanyakan sedang berjalan dengan wajah yang bersinar dengan dihiasi senyuman yang manis ... " ujar Ney tersenyum


begitu pun Nino yang melihatnya karena sudah lama tidak melihat sosok wanita yang ia cintai muncul di sekolah


Ara dari jauh sudah melambaikan tangan nya pada Ney dan Ney langsung membalas lambaian tangan nya


" pagi.... " Ara memeluk sahabatnya


" pagi juga.... " jawab Ney


" aku sungguh kangen dengan suasana sekolah... " ujar Ara girang


" Ra....... " panggil Nino yang sedari tadi hanya bisa melihat kedekatan kedua sahabat itu


Ara replek melihat ke arah samping ternyata ada sosok Nino di sebelahnya


" Hay.... " Ara meng ngangkat tangan nya dengan senyum kakunya


" sudah lama tidak bertemu, apa kau baik-baik saja... "


" Alhamdulillah aku baik-baik saja... "


" Nino aku tinggal ke kelas dulu ya....dah......" Ara langsung menarik lengan milik Ney


di dalam kelas


" cie.... yang sudah punya gelar.... " gurau ney


" Ney..... " Ara langsung membekap mulutnya Ney


" kau ini , jangan kenceng-kenceng dong kalau ngomong.... " ujar Ara sewot


" mangap-mangap ... lagian kan tidak aku sebutkan gelar mu apa ... " cenggir Ney


" tetap saja, yang bener kalau minta maaf tuh " .


" iya-iya maaf arabelle sayang..." Ney langsung merangkul Ara


" gelar yang tak diharapkan.... Ney kau harus tahu hampir setiap hari aku selalu berdebat dengan nya... "


" ya bisa Ney ... " jawab Ara enteng


" kenapa ..??? " Ney penasaran


Ara hanya diam dan tidak melanjutkan lagi ceritanya


" Ra cerita donk..... " ujar Ney memohon


" kepo..... udah aahhh jangan bahas dia, kita bahas lagu apa yang cocok ku bawakan nanti... " Ara mengalihkan pembicaraan


" huuuuhhhh.... kau selalu saja begitu... " Ney membuang nafas berat


" hhhheeee.,.. Ney cantik nanti aku ceritakan tapi tidak sekarang... "


" ya...ya... sudahlah kita bahas yang lain saja... "


di kantor hasby


" orang si sudah nikah tuh honeymoon ke luar negeri jalan-jalan ke tempat yang bagus dan romantis , lah.... ini dikurung di rumah pedesaan " ujar Roy dengan gelak tawanya


" apa kau sudah ***-*** dengan nya , secara disana kan cuacanya super dingin... " timpal Haris


" kalian bisa diam tidak,... " geram hasby pada kedua temannya


" hhhaaaa low beruntung bro mendapatkan istri yang masih muda , Solehah dan cantik lagi... aahhh aku penasaran melihat rambutnya seperti apa ya.... mungkin lebih indah saat hijab nya di buka... " ujar Roy dengan harapannya


ya menghayal istri orang


" pletak......... " hasby melempar pulpen tepat ke arah kepalanya Roy


" kenapa kau melempar pulpen ke kepalaku.. " Roy mengusap-usap kepala nya karena merasa sakit


" yang kau hayalkan itu bini orang , yang punya marah noh...... " ujar haris menunjuk ke arah hasby yang sudah mode marah


" hhhheeee... mangap-mangap pak bos.... " Roy mengikat kedua jari nya


" sudahlah aku ingin ke kafe depan kalian mau ikut apa disini... " hasby beranjak dari kursinya


Roy dan haris saling melempar pandang


" ya kita ikutlah.... " jawab mereka kompak


" sialan... beraninya dia menghayal tentang istri ku, aku saja belum melihat rambutnya ,yang jelas rambutnya hitam lurus indah alami aku pernah sekali melihatnya saat pertama kali bertemu di rumah paman ... " batin hasby


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ biar tambah semangat nulisnya