
" kau hutang penjelasan pada ku Ney... sebenarnya apa yang terjadi kau dan kak Raka ... " ujar Ara
" aish... sebelumnya jangan cemburu dulu ya... hampir setiap hari dia selalu mengejar-ngejar aku Ra... GX cemburu kan... " ujar Ney
" Ney jangan ngaco ya siapa juga yang cemburu si... aku hanya penasaran ... tapi ko bisa Ney... " ujar Ara
" hhhaaa kirain... bisa saja karena aku dekat dengan mu.. " ujar Ney
" maksudnya... ? " Ara tidak mengerti
" huhhh.... sebenarnya selama kau tidak ada aku selalu dikejar-kejar oleh dia untuk menanyakan keberadaan mu alasan mu tak pernah berangkat alasan mu mengambil cuti... apa kau tau aku sangat sangat terganggu dengan semua itu... dan kemarin mungkin batas kesabaran ku ya selama ini menghadapi dia sampai-sampai aku berteriak padanya tapi di depan orang yang selama ini aku suka kak Alvin Ra... " ujar Ney panjang lebar
" oohhh... " ujar Ara singkat
" oh... ??? doang ??? " ujar Ney
" terus.... ?? " tanya Ara
" aish.... kau ini ya.. " Ney memukul lengan milik Ara " jauhi senior gila mu itu , jangan coba-coba kau memberikan harapan padanya.. apa kau mengerti... !!! " teriak Ney
" ia aku tau itu , makasih atas perhatian mu dan maaf gara-gara aku pasti kau merasa tak nyaman... " ujar Ara dan langsung merangkul sahabat nya itu
" mmm... "
" menurut ku kak Alvin menyukai mu Ney... " ujar Ara
Ney langsung melepaskan rangkulan dari Ara dan menatap nya
" apa kau yakin... ? "
" mmm... saat makan dia selalu memperhatikan mu dan tersenyum manis ke arahmu ... tapi yang diperhatikan nya malah menekuk muka terus " ujar Ara
" hah... tapi aku merasa tak pede karena sikap buruk ku terhadap temannya " ujar Ney
" jangan sedih gitu doank... menurutku kau selalu keren saat kau marah Ney.. " hibur Ara
" jangan bercanda... '' ujar Ney
" aish.... cukup jangan buatku terbang terlalu tinggi.... lebih baik aku pergi kelas dulu kau juga ya... dah ... " ujar Ney
" mmm ... dah.... " mereka pun langsung berpisah
* *
dari lorong sampai halaman parkiran Raka terus saja mengejar-ngejar Ara , karena Ara yang ingin menghindar dari nya terpaksa mengabaikan Raka karena tak mau memberikan harapan pada nya
" Ra tunggu... tunggu Ra... " ujar Raka yang masih kekeh ingin mengobrol dengan Ara
" aku harus segera pulang maaf ka... " ujar Ara dengan berjalan secepat mungkin
" Ra... loe harus tau perasaan gue Ra... gue suka sama loe Ra... " teriak Raka
Ara berhenti saat Raka mengutarakan perasaannya
" Ra sumpah gue suka sama loe Ra... " teriak Raka sekali lagi
" gue mau loe jadi pacar gue... " lanjut Raka
tapi Ara hanya diam
" Ra... " panggil Raka dengan sendu
" aahhh .... kak sebelumnya saya minta maaf aku tidak bisa membalas perasaan kakak.. sekali lagi aku minta maaf dan satu lagi berhenti mengikuti ku ka sudah cukup aku harap kakak menemukan wanita yang juga bisa membalas perasaan kakak. karena aku tak bisa ... " ujar Ara tegas dan langsung pergi meninggalkan Raka diam membisu
Ara tak menyadari di didepan pagar rupanya sudah ada dua mata yang sedari tadi memperhatikan mereka berdua sambil mengepalkan tangannya ke arah ara dan ter senyum devil ke arah nya
" istriku memang cantik... wajar kan pemuda itu menyatakan cintanya tapi .... aish... ko hati gue kesal ya.... " ujar nya ambigu
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen
terima kasih 🤗