ARABELLE

ARABELLE
part 115



" maaf , sekali lagi aku minta maaf atas kesalahan ku kami akan segera pergi kami masih ada janji dengan yang lain tapi sebelum aku pergi aku akan melunasi semua biaya bengkel terlebih dahulu.. kau tak usah kuatir... " ujar Ara


Raka yang mendengar itu langsung menatap tajam ke arah Ara


" hehhhh..... "


" loe pikir Waktu gue GX berharga harus nunggu di sini sampai tuh motor selesai di perbaiki... " ujar Raka


" maaf .... " ujar Ara


" Ra dari tadi kau terus saja minta maaf kepada nya , aku si ogah minta maaf pada cowo angkuh seperti dia walaupun aku salah... " ujar Ney sewot


" emang aku yang salah Ney.... " ujar Ara


" huuhh.... " Ney membuang nafas panjang


" terus mau mu apa " ujar Ney sewot pada raka


" anterin gue kembali ke kampus.. sekarang... !!! " ujar Raka menekankan setiap katanya


Ara dan Ney saling tatap entah apa yang dipikirkan oleh cowok yang didepannya


" baiklah.... kampus doang kan... " ujar Ara


" Ra.... " teriak Ney tak terima


" tidak apa-apa ke kampus doang kan... " ujar Ara


" mmm..... " jawab enteng Raka


" Ra yang benar saja... masa ia kita bareng sama dia " ujar Ney


" hanya kali ini saja Ney... " ujar Ara dan mereka pun langsung menuju mobil milik Ara


" ooohhh dengan mobil ini kau menabrak motor ku.... " ujar Raka sambil memperhatikan mobil milik Ara


" mmmm.... " ujar Ara


" masuk lah aku akan mengantarmu kembali ke kampus... " ujar Ara


mereka pun masuk ke dalam mobil kali ini Ney lah yang menyetir mobilnya


didalam mobil karena suasana nya sangat hening Raka yang tidak suka dengan situasi seperti ini ia mencari keributan sendiri


" khemmmm...... " Raka mendehem sangat keras


sehingga Ara dan Ney kembali dari kesadaran nya masing-masing


" maksudnya apa si.... " batin Ney kesal


" khemmmm.... " Raka kembali ngedem dengan kerasnya


dan sehingga membuat Ara dan Ney saling pandang


" kalian anak semester pertama.... " tanya Raka


Raka yang mendengar jawaban dari mereka kompak hanya memajukan bibirnya saja tapi ia berhenti bertanya pada mereka berdua


" apa kalian tak mengenal ku.... " ujar Raka pede dengan merapikan rambut bagian depannya


Ara dan Ney saling pandang dan mereka mengangkat kedua bahunya masingmasing


" GX tuh..... " lagi-lagi jawab Ara dan Ney kompak


" apa kalian tidak mengikuti ospek " ujar Raka dengan nada tinggi


mana mungkin anak semester pertama tak mengetahui karena ia menjadi ketua saat acara ospek kemarin kecuali mereka tak mengikutinya


" emang kenapa kalau kita TIDAK mengikuti OSPEK ...." ujar Ney dengan menekan kan setiap katanya


" pantes.... " ujar Raka enteng


" turunkan gue di depan .... " ujar Raka tepatnya di depan rumah sakit...


" apa kau sedang sakit.... " tanya Ara


" tidak , gue calon dokter di sini " ujar Raka bangga


" dokter ko tampang nya kaya gitu... " ujar Ara jujur


" emang ada apa dengan penampilan ku... " ujar Raka datar lagi


" sudah lah cepat kau turun.... " ujar Ney ketus


Raka melihat sekeliling dan ia langsung turun dari dalam mobil tanpa mengucapkan sepatah kata pun


" blug..... " bunyi suara pintu


" tak tau terima kasih... " ujar Ara dan Ney kompak


sehingga membuat Ara dan Ney tersenyum bersama karena merasa geli sedari tadi mereka selalu kompak


" tok.... tok.... tok.... " suara ketukan dari kaca pintu


Ara pun langsung menurunkan kaca mobilnya, belum sempat Ara bertanya Ara di Buat tercengang dari pria aneh itu


" kau punya ibu jari... fungsi ponsel untuk apa, angkat telepon dari ku.... " ujar Raka dan langsung berlalu


Ara yang mendengar itu tercengang dengan maksud ucapannya tadi


" maksudnya apa coba Ney .... dasar cowok aneh... " ujar Ara


" GX usah kau perduli kan " ujar Ney


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️