
" maksud mamah apa si.... " ujar Ara ambigu
" khemmmm.... " hasby muncul dari arah balkon dan menuju kamar mandi berjalan melewati Ara begitu saja
" astaghfirullah.... " Ara mengucek kedua mata nya untuk memastikan yang barusan lewat
" apa aku GX salah lihat... kenapa dia ada di sini dan muncul dari arah sana " tunjuk Ara ke arah balkon
" khemmmm... " hasby sekarang berdiri tepat di hadapan arabelle saat Ara masih tak percaya dengan apa yang dia lihat barusan
" bodoh.... " hasby menyentil jidat Ara
sehingga membuat Ara menjadi kaget
" aarhhhh sakit..." Ara memegang jidatnya dengan tangannya
" kau... " ujar Ara
Ara menatap tak percaya sosok yang selama ini ia rindukan ada dihadapannya
" kenapa kau bisa ada di sini, kapan kau kembali... " ujar Ara terbata-bata
hasby tak menjawab pertanyaan dari Ara , karena ia juga sedang sibuk dengan pikirannya dengan menatap lekat kedua mata milik Ara
" baru ditinggal pergi sebentar sudah berani berdekatan dengan cowok... " batin hasby
" pak suami...." ujar Ara pelan
" khmmmm " hasby kembali pada kesadarannya
hasby melihat jari manis milik Ara dilihatnya semua kosong
" cincin mu mana ? " ujar hasby datar
Ara melihat jarinya... " cincin??? akh aku lepas di kamar mandi... " ujar Ara gugup
" ambil " titah hasby tegas
" baiklah..." Ara pun bergegas mengambil cincin pemberian nya
" ini... " Ara menunjukkan cincin nya tepat di hadapan hasby
" pake... jangan pernah kau melepaskan nya lagi.... " ujar hasby
" mmm ...." Ara pun memasangkan kembali cincinnya
" baru ketemu saja sudah kena omel... dan sudah marah-marah... " ujar Ara pelan
setelah kepergian hasby Ara melihat sekeliling kamarnya
" huhhh..... " Ara menarik nafas panjang
Ara mengambil jas dan kemeja yang masih tergeletak di samping tempat tidur... ia tak melihatnya saat ia masuk karena ia langsung menuju kamar mandi
" dia keluar dari balkon apa ia juga melihat aktivitasku saat keluar kamar mandi , kenapa aku bisa seceroboh ini... " ujar Ara menutup mukanya dengan kedua telapak tangan nya
makan malam sudah tertata rapi semua orang sudah duduk pada tempatnya Ara duduk disamping hasby Karen sudah lama tak melayani suaminya di meja makan Ara kembali canggung untuk melakukan kewajibannya itu
Ara mulai mengambil nasi kedalam piring tapi saat ia ingin mengambil lauknya ia sempat melirik ke arah Hasby
" mau makan sapa apa... ? " ujar Ara pelan
" apa saja.. " jawab hasby , hasby terus saja memperhatikan Ara
" cukup... " ujar hasby saat isi piring nya sudah hampir penuh
Ara pun langsung memberikan piring tersebut kepada hasby
mamah Yuli dan ayah Dicky yang melihat itu tersenyum karena keduanya masih merasa canggung
" enak nya sekarang ada lagi yang melayani saat mau makan... " goda mamah Yuli
hasby tak menggubris perkataan mamah nya ia fokus pada makan malamnya
" mah sudah aahhh jangan goda mereka... " ujar ayah
" ia GX lagi yah... tapi mamah harap kalian tak buru-buru pindah ke apartemen mu ya ... " ujar mamah Yuli mulai sedih
hasby langsung menatap ke arah mamah Yuli sedang ara melirik ke arah Hasby
" apa kau ingin segera pergi dari sini apa masih ingin tinggal disini... " ujar hasby
Ara yang mendengar itu tak tahu harus menjawab apa...
" aahhh ... aku terserah mas saja... " ujar Ara pelan
" ini pertanyaan yang sama-sama tak menguntungkan bagiku... " batin Ara
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️