
tok .... tok.... tok....
Ara mengetuk pintu kamar milik Ney....
" Ney.... apa kau belum bangun.... " ujar Ara dari balik pintu
karena merasa tidak ada jawaban dari dalam Ara pun langsung membuka pintu nya dan langsung masuk untuk mengecek pemilik kamar yang ber dominan warna hijau..
di atas kasur Ney masih betah dengan selimut yang masih menyelimuti seluruh tubuhnya dengan boneka kodoknya yang ia peluk erat
Ara mendekat ke arah Ney tapi ia melewati nya dan langsung berdiri tepat di depan jendela
srek..... gorden kamar Ney terbuka sepenuhnya sehingga yang punya merasa terganggu dengan tidur nya, karena cahaya pagi yang begitu terik langsung masuk ke dalam kamar Ney
" euh..... " Ney membuka sebagian matanya
" selamat pagi.... " ujar Ara saat melihat Ney membuka salah satu matanya dengan senyum lebarnya
" apa si .. kenapa kau sudah datang bukan nya aku yang akan menjemputmu... " dengan suara serak nya Ney langsung menutup kembali wajahnya dengan selimut
" bangun.... bukan nya kita akan pergi.... " Ara menarik selimut milik Ney
" ini masih terlalu pagi... " rengek ney
" apa kau melewatkan sholat subuh mu.... " ujar Ara sambil siap-siap untuk menarik kembali selimut yang Ney pakai
" sembarang....." Ney langsung duduk sambil masih memeluk erat boneka nya " aku bangun subuh karena mata ku masih berat setelah sholat aku kembali tidur "
" oohh baguslah... karena kau sudah terlanjur bangun lebih baik kau segera bersiap-siap " Ara menarik tangan milik Ney agar segera menuju kamar mandi dengan senyum tak lepas dari wajahnya
" lepaskan ... baik tunggu sebentar aku mandi dulu " ujar Ney dengan memasang muka bantal nya
" good job... "
* *
" kalau bukan karena aku ingat senyum dari wajah anak-anak aku males berangkat sepagi ini .. bukanya kita sudah sepakati kita berangkat pukul 1 kenapa mendadak jadi pagi ..." ujar Ney sambil menyetir
" kau memang berhati malaikat neysilla.... " ujar Ara dengan senyum manisnya
" hentikan omong kosong mu... "
" hhheeee.... kau tau sendiri sekarang suamiku sudah pulang... beda lagi kan Ney ... sebelum dia pulang aku sudah harus ada di rumah... " jelas ara
" mmm ... ribet bangat suamimu itu... " ujar Ney males " aku masih tak terima aku kira mommy akan marah besar sama suamimu ternyata sebaliknya... " batin Ney
" mmmm..... "
toko kue
Ara memesan begitu banyak berbagai macam kue untuk di bagikan kepada anak-anak
" GX salah... apa ini GX terlalu kebanyakan ... " Ney melihat kedua tangan Ara penuh dengan jinjingan
" tidak .... " Ara menaruh kantong yang berisi kue di kursi belakang
" arabelle... " panggil seseorang dari arah belakang
Ara yang namanya di panggil langsung berbalik badan
" huh..... " Ara membuang nafas males
" siapa Ra... " tanya Ney yang sudah masak terlebih dahulu ke dalam mobil
pemuda itu langsung berlari menghampiri Ara
" nanti juga kau tau.... " ujar Ara males
" ada apa ? " tanya Ara jutek
" aku lihat kau memborong kue begitu banyak... " ujar Raka
" mmm.... iya aku akan membawa kue-kue tersebut ke yayasan... " ujar Ara
" aku boleh ikut... " Raka memohon
" tidak boleh..." teriak Ney dari dalam mobil
Raka yang mendengar itu langsung menengok ke arah dalam mobil
" oooh .... aku kira kau sendiri... " ujar Raka pada Ara dengan senyum manis nya
" maaf ya... " ujar Ara
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen