
" ah.... lepaskan kau ini kenapa .... " Ara merintih kesakitan karena tangan nya ditarik paksa oleh seorang pemuda
" arabelle..... " Ara di bawa ketempat lorong kelas yang cukup sepi oleh seorang pemuda berbadan tegap kulit putih hidung mancung dan berkaca mata
" kau siapa berani-beraninya kau menyeret ku kesini ...." geram Ara dengan tatapan mata yang tajam dan kedua tangan yang sudah mengepal
" arabelle .... maaf kan aku... " berusaha memegang kedua tangan Ara
tapi Ara langsung menepisnya dengan kasar
" jangan macam-macam... " ujar Ara tegas
" arabelle kenapa kau tak pernah membalas cat dari ku dan tak pernah mengangkat telepon dari ku.... aku hanya ingin dekat dengan mu... " ujarnya
" aku tak pernah membalas ataupun menerima telepon dari orang yang tidak aku kenal dan yang harus kau tau aku tidak terlalu perduli dengan ponselku.. jadi jika kau ingin aku mengenal mu langsung datang ke hadapan ku secara langsung dan dengan sopan... " ujar Ara tegas
" aku minta maaf aku salah... "
" mmm bagus kau mengakuinya... " ujar Ara tegas
" siapa namamu ? " lanjut Ara
" aku Dion , aku anak fakultas kedokteran ahli dalam aku tingkat pertama ... " ujarnya
" Dion ..... mmmm salam kenal aku Arabelle ngambil jurusan kebidanan... " ujar Ara datar
" kenapa kau tiba-tiba menarik tanganku... " ujar Ara
sebelumnya...
semenjak Dion menetapkan hatinya ke Ara Dion secara diam-diam memperhatikan Ara , karena pandangan pertama nya saat melihat Ara yang sedang menolong dua orang tua yang sedang membutuhkan bantuan ia langsung menaruh hati padanya dan setelah itu ia berusaha keras untuk mendapatkan nomor telepon milik Ara , kelas Ara dan dia selalu menunggu Ara di depan kampus setiap pagi nya untuk sekedar melihat Ara dan memastikan ia berangkat ...
dan karena tadi pagi ia melihat Ara turun dari dalam mobil dan diantar oleh seorang pemuda ia langsung tak terima....
" aahhh.... aku hanya ingin bertanya kenapa kau kemarin tak masuk ... " ujar Dion
" hanya itu .... ??? huh..... sebelumnya aku minta maaf Dion aku tak mengenalmu dan jika kau punya niat lain untuk mendekati ku LUPAKAN... aku hanya tak ingin kau sakit hati lebih jauh.... karena aku tak bisa ... jika kau hanya sekedar ingin berteman , itu tak masalah tapi aku tidak pernah dekat dengan teman lawan jenisku... maaf mungkin aku salah kira terhadap mu tapi aku sudah peringatkan mu lebih awal agar kau tak melangkah lebih jauh... " ujar Ara
" maaf Dion aku harus segera masuk kelas... aku permisi " ujar Ara dan langsung meninggalkan Dion
" hah...... " Ara mengambil nafas " ada-ada saja "
* makan siang
" aku ada di depan... " begitulah isi pesan dari Hasby
Ara yang mendapatkan pesan tersebut langsung menghampiri nya dan sebelumnya ia mengirim pesan terlebih dahulu kepada sahabat nya agar sahabat nya tak kuatir mencarinya saat di kantin
tok...tok....
hasby langsung menurunkan kaca mobilnya
" masuk... "
" sebenarnya kita mau kemana ? " Ara memberanikan diri untuk bertanya
" nanti juga kau akan tau... " ujar hasby singkat
" tapi aku lapar... apa nanti bisa kita mampir sebentar untuk makan " ujar Ara
" mmm.... tapi setelah urusan selesai... "
" baiklah... "
mereka tiba di pusat perbelanjaan terbesar di kota tersebut...
" kenapa dia mengajakku ke sini.. " batin Ara
" untuk apa kita kesini... ??? " tanya Ara
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen