ARABELLE

ARABELLE
part 141



pagi-pagi sekali sudah terdengar suara tangisan mamah Yuli sehingga Ara dan hasby yang sedang bersiap buru-buru turun untuk melihat mamah Yuli...


Ara , hasby dan ayah Dicky saling pandang


mamah Yuli sedang menangis di pangkuan mbo Minah dengan mbo Minah yang sedang menenangkan majikannya dengan mengusap-ngusap bagian lengannya


" sebenarnya ada apa kenapa ibu menangis begini ... " tanya mbo Minah


" mbo Minah sudah punya cucu berapa ? " tanya mamah Yuli di sela-sela tangisannya


" cucu mbo sudah banyak Bu...emang kenapa Bu nanyain cucu simbo.... "


" banyak ya..... bahkan teman-teman ku saja sudah punya cucu hanya aku yang belum punya .... aku juga ingin mbo..... punya cucu yang manis-manis cantik ganteng... aku iri... aku iri.... yallah berikan hamba cucu segera.... "


ayah Dicky yang mendengar itu langsung mendekat ke arah mamah Yuli sedang kan Ara dan hasby hanya saling pandang


" mah.... ada apa pagi-pagi sudah bikin heboh.... " ujar ayah Dicky


" heuh.... kau tak menginginkan cucu apa .... lihat status teman-teman ku semuanya status nya foto mereka bersama cucunya ... aku ingin seorang cucu yah... tapi lihat anak mu tak ingin memberikan nya bahkan untuk sekedar pergi bulan madu saja mereka tidak mau ... "


Ayah Dicky melihat ke arah Ara dan hasby " huhhhh.... " ayah Dicky membuang nafas panjang " ayah juga ingin tapi kalau mereka belum siap ayah bisa apa mah .. sudahlah.... "


Ara yang melihat itu langsung mendekat ke arah ibu mertua nya....


" mah.... mamah ingin cucu dari kita... " tanya Ara


dan mamah Yuli pun mengangguk-nganggukkan kepalanya


" huhhhhh..... maaf ya mah karena kita belum bisa memberikan yang mamah inginkan... maaf kita belum bisa membahagiakan mamah dan ayah " ujar Ara sendu dengan mata yang sudah berkaca-kaca


mamah Yuli yang mendengar itu dan melihat kedua mata Ara sudah berkaca-kaca merasa tak tega


" mamah egois ya.... tapi .... huhuhu...... " mamah Yuli tak melanjutkan ucapannya ia hanya kembali menangis di dekapan simbo


" mah ....jangan nangis Ara sedih liat mamah kaya gini ... " ujar Ara dengan air mata yang sudah membasahi pipinya


" nak maafin mamah ya ... mamah egois .... " mamah Yuli kini meraih tubuh anaknya Dan langsung di pelukannya


hasby yang melihat itu langsung mendekat ke arah ibunya


" mah... kita akan pergi untuk berlibur ... mamah GX perlu nangis lagi ... " ujar hasby sambil mengusap tangan ibunya


" sungguh.... " mamah Yuli langsung menatap ke arah Hasby dan begitu juga dengan Ara yang berada di sampingnya


" dia barusan bilang apa ? " batin Ara sok


" bener begitu istri ku .... " ujar hasby pada Ara


" hah.... " Ara melihat ke arah ibu mertua nya


mamah Yuli yang senang mendengar itu kembali berbunga-bunga wajah nya berasa harapan mendapatkan cucu semakin dekat


" iya.... kita akan pergi... " ucap Ara terbata-bata dengan pandangan mata masih tertuju ke arah mertuanya


" pergilah... kalian harus pergi berlibur.... mamah sudah menyiapkan semuanya disana untuk kalian..... " ujar mamah Yuli kali ini dengan antusias


Ayah Dicky yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya


" ada-ada saja tingkah laku istriku ini... " batin ayah Dicky


" ya sudah kita sarapan dulu ya mah nanti kita bahas lagi.... " ujar Ara dan mereka pun menuju meja makan untuk sarapan


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen biar tambah semangat untuk melanjutkan ceritanya