
terkadang aku tak habis pikir dengan isi dari setiap kepala orang , mungkin karena mereka berbeda kepala juga sehingga cara pikir mereka pun berbeda susah untuk menjadi satu arah, tujuan dan keyakinan yang sama ..
ara kini sedang menyaksikan perdebatan antara Roy dan suami nya entah apa yang sedang mereka bahas dan permasalahkan sehingga membuat sang suami menjadi murka dan mengomel tak jelas pada Roy rekan kerjanya sekaligus sahabatnya
padahal Roy masih menyempatkan dirinya dari kesibukan nya yang menumpuk
" sebaiknya kau bawa kembali semua dokumen-dokumen itu ke kantor lagi biar ayah saja yang mengurusnya... " teriak hasby
" cih, kantor mu dan kantor ayah mu itu kan berbeda kenapa kau enak bangat bilang seperti itu, lagian ini semua adalah pekerjaan mu , cih... " ujar roy yang mulai kesal menghadapi sikap sahabatnya yang akhir-akhir ini bersikap malas-malasan setelah istrinya mengandung
" jika kau tak ingin memberikan nya pada ayahku sebaiknya kau tinggalkan saja itu semua di kantorku biar aku kerjakan setelah aku kembali mut untuk bekerja... " ujar hasby
" semua dokumen ini sudah lama menumpuk di meja kantormu dan semua karyawan mu membutuhkan direvisi olehmu , aku tak habis pikir kenapa akhir-akhir ini kau menjadi seperti ini si , cih.... kau akhir-akhir sangat menyebalkan " ujar roy
hasby pun lebih memilih menatap tajam ke arah Roy yang sudah merasa jengkel dengan sahabat nya itu
ara yang mendengar perdebatan antar sahabat yang merasa ada yang tak beres pun langsung menghampiri mereka dengan mengangkat rok miliknya agar ia lebih bisa berjalan lebih cepat
" sudahlah sebaiknya kau kembali ke kantor dan jangan lupa kau bawa tuh semua dokumen itu... " ujar hasby tegas
" tak bisa setidaknya kau lihat lah dulu sebentar lalu periksa dan kau tanda tangani jika kau setuju... " ujar Roy dengan nyolot
" kenapa kau jadi nyolot begitu... " teriak hasby
" cih , loe yang bikin gue nyolat bego... "
" stop.... " teriak Ara
Roy dan hasby yang mendengar teriakkan Ara dari arah pintu pun langsung menatap ke arah pintu yang di mana Ara sedang berdiri sambil ke dua tangannya mengangkat rok bagian sampingnya
" sebenarnya ada apa ? kenapa kalian dari tadi tak mau diam... " ujar Ara
Roy menatap tumpukan dokumen itu dan langsung mengambilnya
" bang ada apa coba ceritakan ... " ujar Ara
" sayang kenapa kau bertanya padanya kenapa kau tak bertanya padaku... " ujar hasby
ara menatap tajam ke arah Hasby tanpa se ucap kata pun
" hah .... sebenarnya aku ke sini ini hanya untuk memberikan tumpukan dokumen ini pada nya agar ia bisa lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya karena dokumen-dokumen ini butuh kepastian dari nya... dan semua karyawan sedang menunggu dokumen inj untuk berlangsung nya pekerjaannya tapi coba kau lihatlah suami mu itu... " jelas Roy
" bahkan ia akhir-akhir ini ia sangat males , " lanjut Roy
" hei... kenapa kau bilang seperti itu pada nya... " teriak hasby
" apa !... emang kenyataannya seperti itu, bahkan saat kau masuk kantor pun kau hanya bermalas-malasan dan kau malah mengabaikan semua pekerjaan mu itu... di mana tanggung jawab mu . "
ara yang mendengar penjelasan dari Roy pun langsung paham dengan apa yang terjadi yang sebenarnya
" hah.... " ara membuang nafas panjang
" bang Ara minta maaf atas sikap suami Ara , dan sebaiknya bang Roy tinggalkan semua dokumen itu di atas meja lagi biar Ara yang mengurusnya dan lebih baik Abang kembali lagi saja ke kantor.... " ujar Ara...
" apa tidak apa-apa Ra... " ujar Roy seraya menatap ke arah Hasby yang duduk tertunduk
" mmm .... sekali lagi maaf ya bang dan terima kasih untuk semuanya... dan mohon maklum ya bang mungkin mas hasby bersikap seperti itu akibat bawaan utun juga... " ujar Ara
" sayang kenapa kau terus saja bilang minta maaf kepada nya ... itu sudah seharusnya karena pekerjaannya juga .. " ujar hasby
ara yang mendengar itu langsung menatap ke arah Hasby dengan senyum devil nya
" mas.... sebaiknya diam... " ujar Ara dingin
" cih... kalau gitu gue balik kantor dulu, kalian urus masalah kalian , tapi Ra tolong pastikan semua dokumen itu beres hari ini juga ya.. " ujar Roy
" iya bang insyallah... ati-ati ya bang... " ujar Ara
" iya Ra... assalamualaikum... gue balik ke kantor ingat loe selesaikan tuh hari ini juga ... " ujar Roy pada hasby
" cih.... " hasby memilih membuang muka
☘️☘️☘️
jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️ like dan komen