ARABELLE

ARABELLE
part 94



" bisakah kau diam... aku ingin tidur... " ujar hasby


" aku tidak bisa tidur...." ujar Ara pelan


hasby mendudukan posisi tubuhnya melihat ke arah Ara yang terus saja gelisah seakan dia sedang waspada


" huhhhh... tidurlah aku akan tidur di depan ... " ujar hasby


tapi belum sempat hasby bangun tangan Ara langsung meraih baju milik hasby


" kenapa lagi... kau tak bisa tidur karena aku ada disini jadi tidur lah aku akan tidur di luar..." jelas hasby


" jangan pergi , nanti apa kata mamah sama ayah jika melihat mu tidur di luar... " ujar Ara pelan


" lucu sekali si.. " batin hasby karena melihat tingkah Ara karena masih sungkan dan tak terbiasa melepas kerudung didepannya Ara menutup kepalanya dengan selimut dan hanya menyisakan mukanya saja


" terus aku harus tidur di mana ? " tanya hasby datar


" disini ... tapi jangan macam-macam seperti yang kau lakukan tadi sore... " ujar Ara malu dan takut


" emang apa yang aku lakukan tadi sore ?... " tanya hasby dengan sedikit tersenyum


" pura-pura lupa... " ujar Ara memalingkan wajahnya ke arah samping dengan sedikit sewot


" baiklah... kau cepat tidur GX baik buat anak kecil seperti mu tidur malam " goda hasby


" aku bukan anak kecil ya.... " teriak Ara


" kalau bukan anak kecil bisa ngelakuin seperti tadi donk bahkan lebih... " dengan senyum devil nya


" jangan macem-macem aku belum siap... " teriak Ara dari balik selimut nya yang menutupi seluruh tubuhnya


" dosa loh.... " hasby menahan tawanya


" diamlah kata nya kau ingin tidur... lebih baik kau tidur jangan mikir yang tidak-tidak " ujar Ara kesal


" nanti kau GX bisa napas ... " hasby menarik sedikit selimut yang menutupi Ara


tapi Ara malah terpesona dengan keindahan senyuman manis suaminya hasby yang sudah tak bisa menahan lagi karena keusilannya membuat dirinya tak sadar tersenyum


" astaghfirullah yaallah jauhkan lah diriku dari godaan syaitan terkutuk... " ujar Ara jelas dan kencang


hasby yang melihat itu langsung tersenyum ...


" gemes ... " batin hasby


" harusnya yang kau ucapkan doa untuk tidur "


" sejak kapan pak suamiku ini banyak omong ya... rupanya kutub es sudah meleleh ... " ujar Ara


" sihttttt..... sudahlah kau cepat tidur " hasby menyudahi pembicaraan nya


" wkwkwk... rupanya sedang hilap kali a sekalinya di ingetin langsung mode on lagi " Ara puas membalas godaan suaminya


Hasby yang mulai kesal dengan ucapan Ara langsung menarik setengah selimut Ara dan langsung mendekat dan ketemulah kedua mata Ara dan hasby dengan posisi jarak yang dekat


hasby menatap lekat kedua mata milik Ara dengan tatapan tajam nya


" sihttttt.... " hasby menjauh dari arah Ara dan memilih untuk keluar kamar


" astaghfirullah... apa yang dia ingin lakukan barusan.... astaghfirullah aku takut hilap lagi karena mukanya yang sangat mempesona " ujar Ara dengan muka datar nya


" apa yang aku pikirkan si... muka boleh ok tapi tetap dia pria angkuh.. dia pergi kemana jika ada yang melihatnya tidur di luar aku harus bagaimana.... " Ara bermonolog dengan dirinya


" bodo amat lah aku ingin tidur ini sudah terlalu malam untuk bergadang " Ara memegang bibirnya sebelum ia tertidur ia teringat akan ciuman pertamanya..


suasana sepi karena semua orang sudah tidur untuk mengistirahatkan tubuh nya, hasby berbaring di atas kursi goyang yang berada di balkon untuk mendinginkan otak dan tubuhnya dari pikiran-pikiran kotor dan tubuh yang sudah mulai panas hawa malam yang dingin mencengkeram bisa membuat nya sedikit lebih tenang..


" shittt....... " hasby mengacak-acak rambutnya


☘️☘️☘️


jangan lupa tinggalkan jejak nya ❤️